7 Perlengkapan P3K yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran

Mudik menjelang lebaran sudah menjadi tradisi mayoritas masyarakat Indonesia yang merantau di luar kota. Seringkali mudik menjadi perjalanan panjang dan melelahkan. Tak sedikit orang yang menghabiskan waktu seharian bahkan lebih, untuk menempuh perjalanan dari luar kota ke kampung halaman.
Oleh sebab itu, kamu perlu membawa berbagai perlengkapan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) untuk mengatasi kemungkinan cedera ringan di saat perjalanan. Perlengkapan P3K juga membantu mengantisipasi bila kesehatanmu menurun karena perjalanan yang melelahkan. Berikut tujuh jenis obat dan perlengkapan P3K yang harus kamu bawa selama perjalanan mudik.
1.Obat dasar

Obat dasar adalah obat-obatan umum yang dipakai untuk mengobati masalah kesehatan ringan. Jenis obat-obatan ini umumnya tersedia di apotek dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Misalnya obat penurun demam seperti paracetamol, obat diare, hingga obat asam lambung. Obat-obat ini perlu kamu bawa untuk mengatisipasi bila muncul berbagai gejala sakit ringan di tengah perjalanan.
Satu lagi obat dasar yang harus kamu bawa adalah obat anti-mabuk selama mudik. Obat anti-mabuk ampuh untuk mengurangi gejala mual dan pusing, apalagi bila kamu menggunakan transportai seperti kapal dan bus. Jangan lupa membawa minyak kayu putih atau balsam untuk meredakan keluhan seperti pusing, flu, bahkan mabuk.
2.Obat pribadi

Selain obat dasar, kamu wajib membawa obat-obatan pribadi. Khususnya kamu yang memiliki riwayat penyakit tertentu dan mewajibkanmu untuk mengonsumsi obat secara berkala. Contohnya diabetes, sesak napas, atau darah tinggi.
Mudik sering kali membuat jadwal makan dan tidur gak teratur. Maka, membawa obat-obatan pribadi dapat mengatasi keluhan-keluhan dan rasa sakit dengan cepat. Pastikan kamu menyediakan obat-obatan pribadi dalam jumlah yang cukup selama perjalanan mudik berlangsung.
3.Masker dan hand sanitizer

Meskipun pandemi sudah usai, membawa masker dan hand sanitizer masih diperlukan. Terutama bila kamu menggunakan transportasi umum. Pemakaian masker akan melindungimu dari berbagai penyakit menular ketika kamu berada di kerumunan seperti stasiun, terminal, dan bandara.
Mengaplikasikan hand sanitizer juga ampuh mengurangi bakteri dan kotoran yang menempel di tangan. Di perjalanan, kemungkinan kamu akan sulit menemukan air untuk mencuci tangan. Jadi hand sanitizer bisa jadi solusi sementara untuk membersihkan tangan, terutama sebelum menyantap makanan.
4.Antiseptik luka

Selama perjalanan, bisa saja kulitmu tergores atau terluka. Untuk itu antiseptik dapat membantu meredakan luka dan mencegah infeksi. Dalam kondisi darurat, antiseptik adalah pertolongan pertama untuk mengatasi luka sebelum mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Antiseptik juga praktis dan tersedia dalam berbagai macam bentuk, seperti cairan atau tisu.
5.Menstrual pad

Menstrual pad atau pembalut juga perlu dibawa saat mudik. Sebagian perempuan memiliki siklus menstruasi yang gak teratur. Apalagi rute perjalanan yang melelahkan juga dapat memengaruhi siklus haid. Jadi menyediakan pembalut dapat mengatasi menstruasi yang datang lebih awal atau terlambat.
Membawa pembalut juga memungkinkanmu untuk mengganti pembalut secara berkala, bila kamu sedang haid. Sehingga kebersihan saat menstruasi tetap terjaga dan kamu merasa nyaman di sepanjang perjalanan. Bawa juga obat pereda khusus nyeri menstruasi untuk meminimalisir kram di bagian perut.
6.Salep gatel

Kondisi cuaca yang berubah-ubah selama perjalanan, baik itu dari luar ruangan atau karena keberadaan AC, dapat memengaruhi kesehatan kulit. Terutama bagi kamu yang punya alergi dan kulit yang sensitif. Tentu kamu perlu menyiapkan salep gatal untuk obat luar.
Keringat berlebih, baju yang ketat, hingga paparan debu juga dapat menyebabkan iritasi kulit. Apalagi, bila kamu melintasi area hutan dan pedesaan yang terdapat banyak serangga dengan menggunakan motor. Untuk itu, pakai pakaian yang nyaman dan menutupi kulit. Serta bawa salep gatal agar perjalananmu lancar.
7.Kain kasa dan perban

Selain antiseptik, kain kasa dan perban juga dibutuhkan untuk membalut luka dan cedera. Kondisi perjalanan yang berdesak-desakan dan cukup banyak lalu-lalang orang-orang bisa saja membawamu pada cedera dan luka ringan.
Dalam kecelakaan kecil, kain kasa dan plester sangat membantu menghambat pendarahan. Ketersediaan kain kasa dan perban merupakan pertolongan pertama sebelum perawatan medis lanjutan.
Sebelum berangkat mudik, pastikan kamu beristirahat cukup. Siapkan semua perbekalan dan perlengkapan yang kamu butuhkan selama di perjalanan. Jangan lupa untuk selalu berhati-hati dan gak tergesa-gesa saat berkendara.