ilustrasi bantuan profesional (pexels.com/Timur Weber)
Ada masalah yang memang tidak bisa selesai hanya dengan ngobrol bersama teman. Namun, percakapan bisa menjadi awal ketika seseorang akhirnya mau menerima bantuan dari orang lain. Teman yang sebelumnya menolak bicara mungkin menjadi lebih terbuka setelah tahu bahwa ada orang yang mau mendengarkan tanpa langsung menyuruhnya berpikir positif”
Kamu juga tidak harus mengambil peran sebagai orang yang menyelesaikan semuanya. Kalau masalahnya sudah terlalu berat atau menyangkut keselamatan, ajak teman mencari bantuan dari orang yang memang bisa menangani situasinya. Yang penting, jangan membuatnya merasa harus menghadapi semuanya seorang diri hanya karena sudah mau bercerita kepadamu.
Mendengarkan memang tidak menjamin seseorang langsung merasa lebih baik. Namun, ketika seorang teman berani mengatakan bahwa dirinya sedang tidak sanggup, memilih untuk berhenti dan mendengarkan berarti kamu tidak melewatkan kesempatan untuk mengetahui keadaannya. Dalam situasi tertentu, percakapan yang awalnya terasa sederhana justru bisa menjadi alasan seseorang akhirnya mau menerima bantuan.
Jika kalian memerlukan dukungan ahli saat mengalami emosi negatif, silakan hubungi LISA Suicide Prevention Helpline (Love Inside Suicide Awareness) berbahasa Indonesia di nomor +62 811 3855 472.