Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Persiapan Blackout untuk Pemilik Kucing, biar Anabul Minim Stres!

5 Persiapan Blackout untuk Pemilik Kucing, biar Anabul Minim Stres!
ilustrasi menggendong kucing (pexels.com/Sam Lion)
Intinya Sih
  • Pemilik kucing disarankan menyiapkan lampu darurat di area penting agar hewan tetap tenang dan tidak stres saat rumah mendadak gelap akibat pemadaman listrik.
  • Air minum harus selalu tersedia karena blackout bisa menghentikan alat otomatis, sementara suhu panas dapat meningkatkan risiko dehidrasi pada kucing.
  • Menjaga suhu ruangan, menyediakan alternatif alat otomatis, serta memberi camilan dan mainan favorit membantu menjaga rutinitas dan kenyamanan kucing selama listrik padam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Pemadaman listrik atau blackout bisa terjadi kapan saja, apalagi saat cuaca ekstrem atau gangguan jaringan listrik. Buat pemilik kucing, kondisi ini gak cuma bikin aktivitas terganggu, tapi juga bisa memengaruhi kenyamanan dan keamanan anabul di rumah.

Kucing termasuk hewan yang sensitif terhadap perubahan suasana, suhu, dan rutinitas. Karena itu, ada beberapa persiapan penting yang sebaiknya dilakukan supaya mereka tetap tenang dan aman selama listrik mati. Berikut lima hal yang perlu kamu siapkan sebelum blackout terjadi.

1. Siapkan lampu darurat di area penting

kucing
kucing (unsplash.com/ManjaVitolic)

Dr. Jamie Richardson, dokter hewan dari Small Door Veterinary, sebuah jaringan klinik hewan modern yang berbasis di Amerika Serikat, menjelaskan bahwa perubahan lingkungan mendadak bisa memicu kecemasan pada kucing karena mereka sangat mengandalkan rasa familiar terhadap ruang di sekitarnya. Hasilnya, saat rumah mendadak gelap, kucing bisa lebih mudah stres atau bergerak tanpa arah

Oleh karena itu, saat rumah blackout, penting bagi cat owners untuk menyiapkan lampu darurat, senter, atau lampu rechargeable di beberapa titik rumah, terutama dekat litter box dan area makan mereka. Cahaya redup membantu kucing tetap mengenali area rumah dan mengurangi risiko cedera saat blackout.

2. Pastikan stok air minum selalu tersedia

ilustrasi kucing minum air
ilustrasi kucing minum air (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)

Menurut American Veterinary Medical Association (AVMA), hewan peliharaan lebih rentan mengalami dehidrasi saat cuaca panas atau ventilasi buruk. Hewan peliharaan tidak memiliki kelenjar keringat seperti manusia dan mengandalkan proses terengah-engah (panting) untuk mendinginkan tubuh. Ketika dihadapkan pada cuaca panas ekstrem atau ventilasi yang buruk, penguapan cairan tubuh mereka meningkat drastis.

Blackout bisa membuat dispenser otomatis atau pompa air berhenti bekerja. Padahal, hidrasi tetap penting untuk menjaga kondisi tubuh kucing, terutama saat suhu rumah terasa lebih panas dan pengap. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap memastikan pasokan air minum tersedia meski rumah mati listrik.

3. Jaga suhu ruangan tetap nyaman

Kucing
Ilustrasi kucing lemas (pexels.com/Ayush Shakya)

Menyambung terkait poin sebelumnya, hewan peliharaan termasuk kucing lebih rentan dehidrasi dan bisa mengalami overheating. Tanpa AC atau kipas, suhu rumah bisa meningkat cukup cepat, terutama di siang hari. Kucing berbulu tebal atau ras seperti Persian dan Maine Coon biasanya lebih sensitif terhadap udara panas berlebih. Oleh karena itu, cat owners perlu menjaga suhu ruangan tetap nyaman untuk kucing.

Dokter hewan Jennifer S. Fryer, DVM mengatakan bahwa tanda awal overheating pada kucing bisa berupa napas cepat, lemas, hingga gelisah.

"Jika Anda melihat salah satu dari tanda-tanda ini, pindahkan kucing Anda ke area yang sejuk dan ber-AC," ungkap Jennifer, dilansir dari petmd.com.

Selain itu, kamu juga bisa meletakan handuk lembap di atas punggung kucing. Jika kucing mengizinkan, tempatkan juga handuk lembap di bawah perutnya.

4. Siapkan alternatif untuk alat otomatis kucing

Kucing
Ilustrasi kucing makan (pexels.com/itsmeseher)

Menurut hasil studi klinis dari UC Davis School of Veterinary Medicine, konsistensi rutinitas harian merupakan kebutuhan biologis mendasar bagi kucing untuk merasa aman dan memegang kendali atas lingkungannya. Kehilangan keteraturan ini akibat mati listrik dapat langsung memicu respons stres yang hebat pada kucing.

Sesuai dari penelitian ini, semakin banyak pemilik kucing mengandalkan teknologi seperti feeder otomatis, water fountain, atau pet camera yang sepenuhnya bergantung pada listrik. Sehingga ketika blackout terjadi, alat-alat ini otomatis berhenti berfungsi dan seketika mengacaukan jadwal makan serta minum kucing.

5. Simpan camilan dan mainan favorit kucing

Kucing
Ilustrasi kucing bersembunyi (pexels.com/Nabil Naidu)

Sebagian kucing bisa menjadi lebih cemas saat suasana rumah berubah gelap dan sunyi akibat blackout. Mengajak mereka bermain atau memberi treat favorit bisa membantu mengalihkan perhatian dan membuat mereka merasa lebih aman.

"Interaksi positif dengan pemilik dapat membantu menurunkan stres pada kucing dalam situasi tidak biasa. Mainan yang familiar juga memberi rasa nyaman karena mengingatkan mereka pada rutinitas sehari-hari di rumah," ungkap certified cat behavior consultant Pam Johnson-Bennett dilansir dari buku Think Like a Cat.

Itu tadi persiapan blackout untuk kamu yang punya kucing. Semoga bisa membantu!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More