Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Persiapan Jelang Imlek, Rumah Bersih Rezeki makin Lancar

ilustrasi pasangan membersihkan rumah
ilustrasi pasangan membersihkan rumah (pexels.com/Annushka Ahuja)
Intinya sih...
  • Mulai bersih-bersih sebelum hari H Imlek untuk membuang nasib buruk dan menyambut rezeki baru.
  • Fokus pada area yang sering terabaikan, membersihkan area yang jarang tersentuh membantu melancarkan aliran keberuntungan.
  • Buang barang rusak dan tidak terpakai, momen tepat untuk memilah barang agar rumah lebih lapang dan nyaman selama perayaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjelang Imlek, suasana rumah biasanya mulai terasa berbeda. Ada persiapan, tumpukan barang yang mau dibereskan, dan sedikit rasa lelah yang bercampur antusias. Tradisi bersih-bersih rumah bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi bagian penting dari menyambut tahun baru dengan energi yang lebih segar. Di banyak keluarga Tionghoa, rumah yang bersih dipercaya membuka jalan bagi rezeki dan keberuntungan.

Tradisi bersih rumah Imlek juga punya makna simbolis yang dalam. Membersihkan sudut-sudut rumah dianggap sebagai cara membuang kesialan, energi negatif, dan beban dari tahun sebelumnya. Makanya, kegiatan ini sering dilakukan dengan niat khusus, bukan asal beberes. Supaya persiapan jelang Imlek terasa lebih bermakna, berikut lima hal wajib yang perlu kamu perhatikan.

1. Mulai bersih-bersih sebelum hari H Imlek

ilustrasi laki-laki membersihkan karpet
ilustrasi laki-laki membersihkan karpet (freepik.com/yanalya)

Dalam tradisi Imlek, membersihkan rumah sebaiknya dilakukan sebelum hari perayaan tiba. Hal ini dipercaya sebagai simbol membuang nasib buruk yang tertinggal di tahun lama. Membersihkan rumah tepat di hari Imlek justru dianggap bisa “menyapu” rezeki yang baru datang. Karena itu, timing jadi bagian penting dari persiapan Imlek.

Selain makna simbolis, membersihkan rumah lebih awal juga bikin kamu lebih santai saat hari raya. Tidak ada lagi drama debu, barang berserakan, atau sudut rumah yang terlewat. Rumah terasa lebih siap menyambut tamu dan momen kebersamaan keluarga. Energi positif pun lebih terasa sejak awal.

2. Fokus pada area yang sering terabaikan

ilustrasi membersihkan kolong
ilustrasi membersihkan kolong (freepik.com/dcstudio)

Saat bersih-bersih, banyak orang hanya fokus pada area yang terlihat. Padahal, sudut tersembunyi seperti kolong tempat tidur, lemari lama, atau gudang kecil juga punya peran penting. Dalam makna bersih rumah, area yang jarang tersentuh sering diasosiasikan dengan energi stagnan. Membersihkannya dianggap membantu melancarkan aliran keberuntungan.

Membersihkan area ini juga memberi efek psikologis yang nyata. Rumah terasa lebih lega dan rapi secara keseluruhan. Kamu pun merasa seperti benar-benar “memulai ulang” suasana rumah. Ini yang membuat tradisi bersih rumah Imlek terasa berbeda dari beberes biasa.

3. Buang barang rusak dan tidak terpakai

ilustrasi kursi rusak
ilustrasi kursi rusak (freepik.com/freepik)

Imlek adalah momen yang tepat untuk memilah barang. Perabot rusak, pakaian yang tak pernah dipakai, atau barang usang sebaiknya disingkirkan. Dalam kepercayaan Tionghoa, barang rusak melambangkan energi yang tidak berjalan dengan baik. Menyimpannya terlalu lama dipercaya bisa menghambat rezeki.

Secara praktis, membuang barang tak terpakai juga membuat rumah lebih lapang. Ruang kosong memberi kesan segar dan teratur. Kamu jadi lebih nyaman beraktivitas selama perayaan. Persiapan Imlek pun terasa lebih ringan dan terorganisir.

4. Libatkan seluruh anggota keluarga

ilustrasi membersihkan halaman rumah
ilustrasi membersihkan halaman rumah (freepik.com/zinkevych)

Tradisi bersih rumah Imlek bukan tugas satu orang saja. Melibatkan seluruh anggota keluarga membuat prosesnya lebih cepat dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini bisa jadi momen kebersamaan sebelum hari raya. Ada obrolan ringan, canda, dan rasa gotong royong yang menghangatkan suasana.

Keterlibatan keluarga juga memperkuat makna simbolisnya. Membersihkan rumah bersama-sama melambangkan kesiapan kolektif menyambut tahun baru. Setiap orang ikut melepas beban dan kesialan dari tahun sebelumnya. Ini yang membuat persiapan Imlek terasa lebih personal dan bermakna.

5. Akhiri dengan sentuhan segar dan rapi

ilustrasi perempuan duduk di sofa merah
ilustrasi perempuan duduk di sofa merah (freepik.com/lifeforstock)

Setelah rumah bersih, tambahkan sentuhan akhir agar suasana makin hidup. Menata ulang perabot atau menambahkan dekorasi bernuansa merah bisa jadi pilihan. Warna merah identik dengan keberuntungan dan kebahagiaan dalam budaya Imlek. Sentuhan kecil ini memberi efek besar pada atmosfer rumah.

Rumah yang rapi dan segar membuat perayaan terasa lebih spesial. Tamu yang datang pun merasakan energi positif sejak melangkah masuk. Lebih dari sekadar estetika, ini adalah bagian dari makna bersih rumah sebagai simbol kesiapan menyambut rezeki. Suasana hangat dan optimis pun tercipta.

Tradisi persiapan jelang Imlek atau bersih-bersih hunian bukan sekadar soal kebersihan fisik. Di balik sapu dan lap, ada niat untuk menutup tahun lama dengan lapang dan menyambut tahun baru dengan harapan. Persiapan Imlek ini mengajarkan kita untuk melepaskan yang tidak perlu agar ruang baru bisa tercipta. Yuk, jadikan bersih-bersih rumah sebagai ritual penuh makna, supaya rezeki dan keberuntungan makin lancar sepanjang tahun!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Ide Kado Imlek untuk Sahabat yang Baru Melahirkan, Relaxing!

02 Feb 2026, 21:03 WIBLife