Julia Quinn (instagram.com/juliaquinnauthor)
Setelah beberapa tahun produktif menulis romance historis, Quin merilis novel The Duke and I pada tahun 2000, novel pertama seri Bridgerton yang semakin mengangkat namanya. Menariknya, dalam sebuah wawancara Goodreads, Quinn menyatakan bahwa ia awalnya membayangkan cerita Bridgerton cukup jadi trilogi romance Regency.
"Ketika aku mulai menulis The Duke and I, aku mengira itu akan jadi buku pertama dari sebuah trilogi. Aku berencana menulis tentang Daphne, Anthony, dan Colin. Demi apa pun, aku benar-benar tidak ingat kenapa aku memberi Daphne tujuh saudara laki-laki dan perempuan," papar Quin dalam interviewnya dengan Goodreads yang diterbitkan di 2016.
Dari situlah seri ini, Quin membangun basis pembaca setia dan mengukuhkan namanya sebagai penulis romance historis laris. Popularitasnya semakin meledak ketika Bridgerton diadaptasi jadi serial Shondaland-Netflix yang tayang pertama kali di 2020. Adaptasi ini memicu lonjakan penjualan buku dan membuat beberapa judulnya kembali masuk daftar best seller.