Comscore Tracker

5 Rekomendasi YouTube Channel Slow Living Vlog yang Menenangkan! 

Rasanya seperti therapeutic 

Kian hari berbagai channel YouTube bermunculan. Salah satunya adalah video blog atau disingkat vlog yang bertemakan slow living. Vlog slow living menayangkan bagaimana pola perilaku slow living, yaitu seni hidup melambat di dunia yang serba cepat. Tentang bagaimana menikmati hidup diantara sekelumit kerumitan dunia. Serta bagaimana  memaknai hidup yang bersahaja.

Lalu apa saja 5 rekomendasi channel YouTube yang menyuguhkan konten bertemakan slow living vlog? Yuk simak!

1. Malama Life

https://www.youtube.com/embed/VTniB-wsgI0

Channel YouTube Malama Life menyuguhkan konsep slow living dari sang pemilik channel yaitu Sophie, ia bertempat tinggal di Hawaii. Ia memberi gambaran kepada kita bagaimana seni untuk menghargai apa pun di sekitar kita, bersikap tenang serta menyederhanakan kerumitan.

Melalui channel ini, Sophie juga memberikan tips bagaimana langkah untuk memulai slow living. Ia juga menceritakan alasannya menjalani seni hidup melambat. Sinematografi Malama Life sangat jernih.

Melalui channel YouTube Malama Life, Sophie menampilkan konsep diri yang dianutnya untuk sadar secara penuh, terhadap apa yang sedang ia lakukan dalam kehidupannya. Sesuai dengan banner pada channel Malama Life yaitu Mindfulness, Minimalism, Slow Living!

2. Sarah Lê

https://www.youtube.com/embed/Bo3aWXMTrRI

Channel YouTube Sarah Lê per tanggal 19 Maret 2021 telah memiliki sebanyak 4,31 subscribers. Memang belum sebanyak channel vlog slow living lainnya. Namun sebenarnya video-video Sarah begitu apik dan menarik. Ia menampilkan konsep slow living dalam videonya yang bergaya retro. Sarah juga menyuguhkan konten perpustakaan, book preview, wabi sabi dan rutinitas perjalanannya dari satu tempat ke tempat lain yang ia labeli dengan sebutan silent vlog.

Semakin cocok bagi para pecinta buku, dan vlog ini bakal membawamu pada rutinitas hening yang mendamaikan!

3. Meaningful Minimal

https://www.youtube.com/embed/lYsaeVvtSGg

Channel YouTube Meaningful Minimal beriskan konten slow living dari Indonesia. Disuguhkan oleh seorang gadis tanpa menunjukkan wajahnya di layar kamera. Video-video nya menampilkan minimalisme dengan baik. Rutinitas yang terlihat sederhana namun menenangkan, apalagi ditambah dengan suara ASMR dari kegiatan yang dilakukan. 

Channel YouTube Meaningful Minimal juga menginspirasi para penontonnya tentang bagaimana rasa syukur sangat penting untuk kesehatan jiwa.

Baca Juga: 5 Langkah Memulai Gaya Hidup Slow Living, Biar Gak Gampang Stres!

4. Apronful of Stones

https://www.youtube.com/embed/jfTS33ZbpYo

Channel YouTube Apronful of Stones menayangkan kehidupan seorang wanita di pedesaan Inggris. Ia menangkap berbagai kegiatannya mulai dari berjalan di luar, memasak, hingga menikmati matahari tenggelam. View pedesaan yang murni akan vibes cottagecore, yaitu konsep hidup impian di pedesaan tengah hutan. Dikelilingi oleh buah-buahan segar dan kebersamaan dengan alam.

5. Little House On The Mountain

https://www.youtube.com/embed/_o85f8ppgAs

Channel YouTube Little House On The Mountain mulai menayangkan video slow living nya sekitar akhir bulan Desember menuju Januari 2021. Pemilik channel ini bernama Lea D, ia menyuguhkan kehidupannya yang bertempat tinggal di gunung.

Di channel ini Lea membagikan resep-resep masakan, ide berkebun, ide do it your self, lalu tentang bagaimana mengeksplorasi keimanan, pengobatan alam, dan segala rutinitas kehidupan sederhananya di gunung. Nuansanya bersatu dengan alam!

Wah, nampak efisien dan menyenangkan ya? Itulah beberapa rekomendasi channel YouTube slow living vlog yang menenangkan, untuk kamu tonton di waktu luang! Seni hidup melambat di dunia yang serba cepat.

Baca Juga: Mau Jauh Lebih Hemat? Coba 5 Gaya Hidup Frugal Living 

Rifkah Mannaf Photo Writer Rifkah Mannaf

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya