Menjadi main character dalam hidup sendiri terdengar menyenangkan. Kita diajak untuk lebih percaya diri, menikmati momen, dan tidak terlalu memikirkan pendapat orang lain. Namun, jika dilakukan berlebihan, kebiasaan ini juga bisa membuat kita melihat kehidupan hanya dari satu sudut pandang: diri sendiri sebagai pusat dari segala sesuatu.
Padahal, menjadi tokoh utama bukan berarti semua hal harus berputar di sekitar kita. Ada kalanya kita perlu berhenti sejenak dan mempertanyakan cara kita memandang diri, orang lain, hingga pengalaman yang sedang dijalani. Yuk, lihat beberapa hal yang mungkin perlu kita renungkan dari kebiasaan menjadi main character!
