Cover novel "Remain" (foto via GoodReads)
Novel "Remain" mengikuti Tate Donovan, seorang arsitek asal New York yang datang ke Cape Cod untuk merancang rumah musim panas milik sahabatnya. Ia berharap tempat baru tersebut menjadi awal untuk menata kembali hidupnya setelah kehilangan saudara perempuan tercinta dan menjalani perawatan akibat depresi akut. Namun, perjalanan untuk mencari ketenangan justru membawanya pada pengalaman yang mengguncang cara pandangnya terhadap dunia.
Saat tinggal di sebuah penginapan bersejarah, Tate bertemu Wren, perempuan misterius yang langsung menghadirkan hubungan emosional kuat. Wren membuat Tate mempertanyakan keyakinannya yang selama ini sangat mengandalkan logika. Terlebih, mendiang saudarinya pernah mengungkapkan bahwa ia dapat melihat roh yang masih terikat dengan dunia orang hidup, sebuah kemampuan yang disebut mengalir dalam keluarga mereka.
Hubungan Tate dan Wren kemudian berkembang menjadi misteri yang lebih gelap. Di balik kehidupan kota kecil yang tampak indah, terdapat rahasia, kecemburuan, keserakahan, dan ancaman terhadap hubungan mereka. Tate harus mengungkap kebenaran tentang masa lalu Wren sebelum semuanya terlambat. Dengan demikian, Remain bukan hanya kisah romansa, tetapi juga cerita tentang duka, keyakinan, dan pertanyaan apakah cinta mampu melampaui batas kehidupan dan kematian.