Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 Dukung Pemberdayaan Komunitas

Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 Dukung Pemberdayaan Komunitas
Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia (dok. Tanoto Foundation)
  • Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia menyoroti pemberdayaan komunitas melalui storytelling, mengangkat ketangguhan, rasa memiliki, dan kemampuan bertumbuh bersama di tengah keterbatasan.
  • Sebanyak 127 karya dari 26 provinsi disaring menjadi 21 semifinalis; community vetting melibatkan 7.411 anggota di 38 provinsi untuk memilih finalis.
  • Rancage, Ruang ANTARA dan memBEKAS, serta Pulang memenangkan kategori utama; finalis berpeluang ke Grand Final Manila untuk memperebutkan modal regional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Indonesia akrab dengan berbagai persoalan sosial yang berbeda di berbagai daerah. Banyak tantangan mulai dari pendidikan hingga isu inklusivitas yang dihadapi oleh masyarakat di dalamnya. Semangat inilah yang diangkat oleh Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia.

Pada Jumat (11/9/2026) lalu, telah berlangsung Regional Screening dan Awarding Day di Ice Palace, Lotte Mall, Jakarta. Ada 11 karya terbaik dari berbagai komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia.

  1. 1. Tema yang diangkat

    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia
    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia (IDN Times/Adyaning Raras)

    #InspiringIndonesia mengusung tema Community Empowerment: Belonging, Resilience, Thriving. Tujuannya menghadirkan kisah autentik tentang ketangguhan komunitas serta bagaimana komunitas bisa saling mendukung, bertumbuh, dan bangkit bersama, terutama di tengah keterbatasan.

    #InspiringIndonesia 2026 bukan hanya tentang karya, tetapi juga tentang keterlibatan komunitas dan kekuatan storytelling dalam menciptakan perubahan. Karena pada akhirnya, setiap cerita yang dibagikan adalah bentuk empowerment. Kami berharap semakin banyak orang terus bercerita, menginspirasi, membangun koneksi, dan menciptakan perubahan positif,” ujar Candy Goh, Director, Li Foundation.

    Inspiring Asia merupakan gagasan Li Foundation. Inisiatif ini menggunakan storytelling untuk mengangkat isu sosial dengan beragam cerita di baliknya. Li Foundation kemudian menggandeng Djarum Foundation, Tanoto Foundation, dan Campaign for Good dalam menghadirkan dan mengembangkan rangkaian festival di Indonesia.

  2. 2. Ada tiga kategori

    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia
    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia (IDN Times/Adyaning Raras)

    Festival ini menghadirkan tiga kategori utama. Pertama, Best Project Award diberikan kepada inisiatif sosial berdampak yang telah berjalan dan diangkat melalui film pendek, dengan penekanan pada dampak nyata serta kontribusi komunitas atau social enterprise dalam pemberdayaan masyarakat. Beberapa karya di antaranya adalah HEAR HER STORY, LILIN-LILIN DARI PELOSOK, Bergandengan Tangan, dan Rancage.

    Kedua, Best Micro Film Award ditujukan bagi pembuat film yang mampu menyampaikan cerita kuat melalui kualitas artistik, visual kreatif, dan sinematografi. Beberapa karya finalias, di antaranya; memBEKAS, Ruang Antara, SAMTAMA, dan Kisah Igo.

    Ketiga, Best AI Film Award. Kategori baru ini ditujukan kepada mereka yang menggunakan AI untuk bercerita tentang isu sosial. Beberapa karya terpilih adalah Pulang, Jahitan Harapan di Atas Puing, dan 2 Are Better Than 1.

  3. 3. Publik dilibatkan dalam penentuan finalis

    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia
    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia (IDN Times/Adyaning Raras)

    Dalam penentuan finalis, dilakukan melalui community vetting atau proses seleksi oleh publik melalui aplikasi Campaign for Good. Melalui mekanisme ini, masyarakat ikut berpartisipasi dan berdiskusi tentang isu pemberdayaan komunitas, memberikan suara, dan berpartisipasi aktif dalam menentukan karya yang layak melaju ke tahap penjurian akhir.

    Di Indonesia, ada 127 karya yang masuk dari 26 provinsi. Hasil karya kemudian disaring menjadi 21 semifinalis. Proses community vetting melibatkan 7.411 anggota komunitas, menjangkau 38 provinsi.

    "Kami harap karya-karya ini bisa menyentuh masyarakat lebih luas lagi untuk terinspirasi dan akhirnya membuat inisiatif baru untuk lingkungan sekitarnya," ujar Nurdini Prihastiti, Founder Dama Kara sebagai salah satu juri dalam kompetisi ini.

  4. 4. Daftar pemenang

    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia
    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia (dok. Tanoto Foundation)

    Pemenang Best Project Award jatuh kepada IPB University yang membawa karya "Rancage". Best Micro Film Award dimenangkan oleh Ruang ANTARA karya Feugee dan memBEKAS karya KATALIS.

    “Film pendek yang baik adalah yang mampu menggambarkan sebuah cerita dengan kuat, dan juga menyampaikan gagasan pembuatnya dengan cara yang dapat dirasakan secara emosional oleh penonton. Dua karya yang terpilih sebagai pemenang Best Micro Film berhasil melakukan hal tersebut. Keduanya mampu mengemas cerita dan gagasan dengan kuat, sehingga saya yakin dapat menginspirasi penonton untuk turut berdampak pada masyarakat," jelas Muhammad Zaidy, Produser, Palari Film.

    Kategori Best AI Film dimenangkan oleh "Pulang" karya Dika Karan. Sementara itu, Nyanyian di Angkringan karya Tim Samudra turut mendapat penghargaan Honourable Mention.

  5. 5. Finalis berkesempatan tampil di Grand Final Inspiring Asia di Manila, Filipina

    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia
    Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 #InspiringIndonesia (dok. Tanoto Foundation)

    Finalis berkesempatan tampil di Grand Final Inspiring Asia di Manila, Filipina, untuk memperebutkan modal regional. USD100.000 untuk Best Project, USD50.000 untuk Best Micro Film, dan USD10.000 untuk Best AI Film.

    Lewat #InspiringIndonesia, banyak cerita akan ketangguhan masyarakat yang terungkap. Festival ini hadir membawa harapan bahwa perubahan bisa terjadi ketika ada ruang untuk bercerita, terhubung, dan bergerak bersama.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More