ilustrasi merasa cemas (pexels.com/www.kaboompics.com)
Doomscrolling membuat seseorang merasa dunia dipenuhi ancaman dan hal buruk. Karena terlalu sering melihat berita negatif, otak mulai menganggap situasi berbahaya selalu ada di sekitar. Akibatnya, rasa aman perlahan menurun dan seseorang menjadi lebih mudah cemas terhadap kehidupan sehari-hari.
Kecemasan ini dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti takut berlebihan terhadap masa depan, khawatir terhadap kondisi sosial, atau merasa hidup semakin tidak pasti. Padahal, tidak semua informasi buruk yang beredar akan berdampak langsung pada kehidupan pribadi seseorang. Namun jika terus dikonsumsi tanpa batas, berita negatif dapat memengaruhi cara seseorang memandang dunia secara keseluruhan.
Mengikuti perkembangan informasi memang penting, tetapi konsumsi berita negatif secara berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental. Doomscrolling bukan hanya membuat pikiran penuh, tetapi juga meningkatkan kecemasan harian dan mengganggu kualitas hidup secara perlahan.
Karena itu, penting untuk mulai mengatur pola konsumsi informasi digital. Membatasi waktu bermain media sosial, menghindari berita negatif sebelum tidur, dan memberi waktu istirahat untuk pikiran bisa menjadi langkah sederhana agar mental tetap sehat dan lebih tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.