Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Selawat Bulan Syakban dan Keutamaannya, yuk Amalkan!

Selawat bulan Syakban untuk memperbanyak pahala di bulan istimewa ini
ilustrasi selawat (unsplash.com/Ahmed)
Intinya sih...
  • Selawat dari Rasulullah SAW dan sahabat
  • Keutamaan yang didapat saat berselawat
  • Selawat dari para imam besar
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh di bulan Syakban, salah satunya dengan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Bulan Syakban dikenal sebagai bulan yang istimewa karena di dalamnya terdapat sejumlah peristiwa penting, seperti malam Nisfu Syakban yang diyakini sebagai malam penuh keberkahan. Adapun, pada bulan ini pula diturunkan ayat tentang perintah berselawat kepada Nabi Muhammad SAW, yakni Q.S. Al-Ahzab ayat 56. 

Oleh karena itu, memperbanyak selawat di bulan Syakban menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Nah, bagi kamu yang ingin mengamalkannya, IDN Times telah merangkum beberapa selawat bulan Syakban yang bisa kamu baca. Yuk, simak selengkapnya!

1. Selawat dari Rasulullah SAW

Memperbanyak selawat dan berzikir saat bulan Syakban untuk mendapatkan keberkahan
ilustrasi berzikir (unsplash.com/Dwi Asy Syafa'atul Ulyah)

Berikut bacaan selawat yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Adapun bacaannya sebagai berikut:

Allaahumma shalli 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa shallaita 'alaa ibraahiim wa aali ibraahiim, wa baarik 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarakta 'alaa ibraahiim wa aali ibraahiim, wa tarahham 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa tarahham 'alaa ibraahiim wa aali ibraahiim.

Artinya: "Ya Allah, berilah sholawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi sholawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Dan berilah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Dan berilah rahmat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi rahmat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim."

Allaahumma shalli 'alaa muhammad wa azwaajihi ummahaatil mu'miniina wa dzurriyyatihi wa ahli baitihi kamaa shallaita 'alaa aali ibraahiim, innaka hamiidun majiid.

Artinya: "Ya Allah, berilah sholawat kepada Muhammad, istri-istrinya para Ummul Mukminin, keluarganya, dan ahli baitnya, seperti Engkau telah memberi sholawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia.”

2. Selawat dari sahabat Nabi Muhammad SAW

Membaca selawat Nabi Muhammad SAW saat bulan Syakban
Perempuan muslim berzikir dan berdoa (pexels.com/Zeynep Sude Emek)

Selain sholawat dari Nabi Muhammad SAW, beberapa sahabat juga memiliki bacaan tersendiri untuk bersholawat. Berikut di antaranya:

  • Sholawat Ibnu Mas’ud

Allaahummaj'al shalaataka wa rahmataka wa barakaatika 'alaa sayyidil murasliina wa imaamil muttaqiina wa khaatamin nabiyyiina muhammadin 'abdika wa rasuulika imaamil khairi wa qaa-idil khairi wa rasuulir rahmah. Allaahummab'atshu maqaaman mahmuudan yagbithuhu bihil awwaluuna wal aakhiruun.

Allaahumma shalli 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa shallaita 'alaa ibraahiim wa 'alaa aali ibraahiim innaka hamiidun majiid. Allaahumma baarik 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa baarakta 'alaa ibraahiim wa 'alaa aali ibraahiim innaka hamiidun majiid.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah selawat, rahmat, dan berkah-Mu kepada pemimpin para Nabi yang diutus, imam orang-orang yang bertakwa dan penutup para nabi, Muhammad, hamba dan rasul-Mu. Seorang imam dan pemimpin kebaikan serta rasul pembawa rahmat. Ya Allah, bangkitkanlah ia pada kedudukan yang terpuji, kedudukan yang menjadikan iri orang-orang terdahulu dan yang akan datang.

Ya Allah, berilah selawat kepada Muhammad dan keluarga-nya sebagaimana Engkau memberi selawat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga-nya sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha-agung."

  • Sholawat Ibnu Abbas

Allaahumma taqabbal syafaa-'ata muhammadil kubraa war-fa' darajatahul 'ulyaa wa aatihi su'-lahu fil aakhirati wal uulaa kamaa aataita ibraahiima wa muusaa.

Artinya: "Ya Allah, terimalah permohonan syafaat (Nabi) Muhammad yang agung (di hari Kiamat), tinggikanlah derajat beliau ke tempat yang tertinggi, kabulkanlah segala permohonannya dalam hal akhirat dan dunia, sebagaimana anugerah-Mu kepada (Nabi) Ibrahim dan (Nabi) Musa."

3. Selawat dari para imam besar

Memperbanyak ibadah dengan selawat, zikir, puasa, dan membaca Al-Qur'an saat bulan Syakban
Seorang sedang berzikir (pexels.com/RDNE Stock project)

Berikut salah satu selawat yang sering diamalkan oleh imam besar, yaitu Imam Syafi’i. Selawat ini dikenal sebagai doa penuh keberkahan dan kerap dibaca untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Adapun bacaannya sebagai berikut:

Shallallaahu 'alaa nabiyyinaa kullamaa dzakarahudz dzaa-kiruuna wa ghafala 'an dzikrihil ghaafiluuna wa shalla 'alaihi fil awwaliina wal aakhiriina afdhala wa aktsara wa azkaa maa shallaa 'alaa ahadin min khalqihi wa zakkaanaa wa iyyaakum bish-shalaati 'alaihi afdhala maa zakkaa ahadun min ummatihi bi-shalaatihi 'alaihi was salaami 'alaihi wa rahmatillaahi wa barakaatih.

Wa jazaahullaahu 'annaa afdhala maa jazaa mursalan 'amman ukhrijat lin-naasi daa-iniina bi-diinihil ladzii irthadhaa wash-thafaa bihii malaa-ikatahu wa man an'ama 'alaihi min khalqihi falam tamussu binaa ni'matun zhaharat wa laa bathanat nilnaa bihaa hazhzhan fii diinin au dufi'a bihaa 'annaa makruuhun fiihimaa wa fii waahidin minhumaa illaa wa muhammadun shallallaahu 'alaihi sababuhaa.

Al-qaa-idu ilaa khairihaa wal-haadii ilaa rusydihadz dzaa-idu 'anil halakati wa mawaaridis suu-i fii khilaafir rusydil munabbihi lil-asbaabil latii tuuridul halakatal qaa-ima bin-nashiihati fil irsyaadi wal indzaari fii haa fashallalaahu 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammadin kamaa shalla 'alaa ibraahiima wa aali ibraahiima innahu hamiidun majiid.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah selawat atas Nabi kami (Nabi Muhammad SAW) selama orang-orang yang ingat masih menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai masih melupakan-Mu. Semoga Allah melimpahkan karunia kepada Nabi SAW pada awal dan akhir, secara lebih baik, lebih banyak, dan lebih suci daripada karunia yang dilimpahkan-Nya kepada makhluk-Nya. Semoga Allah membersihkan kita dengan selawat kepadanya dengan pembersihan terbaik yang dilakukannya terhadap umatnya lantaran selawatnya kepada Rasulullah SAW. Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah senantiasa terlimpah kepada Rasulullah SAW.

Semoga Allah membalas atas jasanya kepada kami dengan balasan terbaik yang diberikan-Nya kepada seorang rasul atas apa yang diutuskan kepadanya, dengan komitmen terhadap agama yang diridhai-Nya. Kepadanyalah Allah memilih para malaikat-Nya dan para makhluk yang diberi-Nya nikmat.

Tidak ada nikmat yang kita peroleh, baik lahir maupun batin, sehingga dengannya kita mendapatkan keuntungan dalam masalah agama dan dunia, atau dijauhkan dari hal buruk menyangkut kedua masalah tersebut atau salah satunya, melainkan Muhammad SAW perantara-Nya.

Beliau SAW pemandu menuju kebaikannya, penuntun kepada petunjuk-Nya, penghalau dari kehancuran dan sumber-sumber keburukan akibat perselisihan dalam membaca petunjuk, pengingat tentang sebab-sebab yang menjerumuskan kepada kehancuran, serta pemberi nasihat, petunjuk, dan peringatan. Semoga Allah melimpahkan karunia kepada Muhammad SAW dan keluarganya, sebagaimana Allah melimpahkan karunia kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji dan Maha Mulia."

4. Keutamaan yang didapat saat berselawat

Memperbanyak shalawat dan berdoa saat bulan Syaban untuk memperoleh syafaat dari Rasulullah SAW
Ilustrasi sedang berdoa (unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan)
  • Seseorang yang membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW satu kali, akan dibalas oleh Allah SWT dengan sepuluh kali selawat.
  • Barang siapa berselawat kepada Rasulullah SAW, maka Rasulullah pun akan berselawat untuknya.
  • Selawat menjadi sebab Allah SWT mengangkat derajat seseorang, melipatgandakan kebaikannya, serta menghapus dosa-dosanya.
  • Pahala berselawat disamakan dengan pahala memerdekakan sepuluh orang budak di jalan Allah SWT.
  • Selawat juga menjadi wasilah turunnya ampunan Allah SWT sekaligus penghibur bagi pembacanya ketika berada di alam kubur.
  • Orang yang memperbanyak selawat berhak memperoleh syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat.
  • Keberkahan selawat tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga mengalir kepada anak cucu dan keturunannya di masa depan.

Demikian kumpulan selawat yang dapat kamu amalkan sepanjang bulan Syakban. Semoga amalan ini menjadi jalan kebaikan yang terus mengalir dan membawa ketenangan hati dalam setiap langkah ibadah kita.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Dekorasi Lamaran Indian Akbar dan Siska Minbite, Nuansanya Pastel!

26 Jan 2026, 14:05 WIBLife