Comscore Tracker

5 Cara untuk Mengatasi Homesick bagi Anak Rantau

Yuk intip caranya berikut! #4GPlusKuat #MakinKuatInternetan

Homesick merupakan suatu keadaan di mana seseorang merasa menderita akibat terpisah dari keluarga, lingkungan rumah, dan semua hal yang biasa ada di sekitarnya.

Homesick dapat menyerang siapa saja, tidak peduli berapa pun usianya, dan apa pun jenis kelaminnya. Hanya saja, homesick pada orang dewasa memiliki intensitas yang lebih rendah dibandingkan pada anak-anak.

Dampak homesick sendiri berbeda-beda pada tiap orangnya. Namun, pada umumnya mereka yang terkena homesick akan merasa sedih, gelisah, depresi, sulit tidur, dan bahkan ada yang sampai jatuh sakit.

Sebagian besar dari dampak homesick memang bersifat negatif bagi para penderitanya. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mengatasinya agar dampak negatif tersebut tidak semakin berlanjut.

Berikut ini 5 cara untuk mengatasi homesick bagi anak rantau.

1. Menyibukkan Diri

5 Cara untuk Mengatasi Homesick bagi Anak RantauUnsplash.com/Khara Woods

Ketika seseorang melakukan banyak kegiatan, otomatis pikirannya hanya akan tertuju pada rutinitasnya saja. Biasanya, orang-orang yang sibuk akan jarang dihinggapi perasaan sedih karena ia tidak memiliki waktu untuk memikirkan hal-hal yang tidak berguna.

Bagi mahasiswa rantau, memiliki kegiatan lain di samping belajar sangatlah penting. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan di antaranya seperti berorganisasi atau bekerja paruh waktu. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif dari homesick.

2. Hangout bersama teman

5 Cara untuk Mengatasi Homesick bagi Anak RantauUnsplash.com/Aaron Sebastian

Ketika otak mulai merasa penat, ajaklah teman untuk hangout bersama. Tidak perlu ke tempat yang jauh dan mewah, hanya pergi ke pusat perbelanjaan terdekat pun akan sangat menyenangkan apabila bersama teman.

Hangout bersama teman memiliki beberapa manfaat di antaranya dapat mempererat tali silaturahmi, dapat menjadi ajang tukar informasi, dan yang paling penting adalah dapat membuat hidup menjadi lebih bahagia.

Baca Juga: 6 Drama Korea Bertema Keluarga Ini Bisa Sukses Obati Homesick-mu

3. Olahraga

5 Cara untuk Mengatasi Homesick bagi Anak RantauUnsplash.com/chuttersnap

Seseorang yang sering berolahraga cenderung memiliki pikiran yang positif. Selain dapat menyehatkan fisik, olahraga pun dapat menyehatkan mental. Tidak harus melakukan olahraga yang berat dan mahal, cukup dengan jogging atau berenang maka manfaatnya akan tetap terasa.

4. Berkomunikasi dengan keluarga

5 Cara untuk Mengatasi Homesick bagi Anak RantauUnsplash.com/Fezbot2000

Di era digital seperti sekarang, jarak bukan lagi menjadi penghalang. Oleh karena itu, sesekali hubungi keluarga dan tanyakan kabarnya. Hal tersebut memang sederhana namun sangat berarti baik bagi diri sendiri maupun bagi keluarga.

Agar komunikasi tetap lancar, pilihlah paket internet yang bukan hanya gesit tetapi juga irit seperti IM3 Ooredoo. Selain karena jaringan 4G Plus dari IM3 Ooredoo selama 24 jam, harganya pun terjangkau yaitu hanya Rp2.500 untuk paket Yellow 1GB.

Yuk, pakai IM3 Ooredoo agar #MakinKuatInternetan dengan #4GPlusKuat. Dan jangan lupa untuk cek jangkauan internet 4G Plus IM3 Ooredoo di https://indosatooredoo.com/4g plus ya!

5. Pulang kampung

5 Cara untuk Mengatasi Homesick bagi Anak RantauUnsplash.com/Priscilla Du Preez

Ketika libur telah tiba, pulang kampung adalah incaran bagi mereka si anak rantau. Tentunya, hal tersebut merupakan obat yang paling manjur untuk mengatasi homesick. Jangan lupa, manfaatkan waktu bersama keluarga dengan sebaik-baiknya agar tidak muncul perasaan menyesal ketika harus kembali untuk menjalani rutinitas seperti biasa.

Jadi, kamu adalah anak rantau dan sedang merasa homesick? Kamu bisa mencoba cara di atas.

Baca Juga: Yuk Nostalgia, Ini 5 Aktivitas Wajib Anak Rantau Ketika Pulang Kampung

Sipa Aryanti Photo Writer Sipa Aryanti

Writing is one way to be known to the world.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Berita Terkini Lainnya