Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tanaman Hias Bunga yang Cocok untuk Bunga Potong, Estetik!
ilustrasi bunga lili (pexels.com/Meri Verbina)
  • Artikel membahas lima jenis tanaman hias bunga—mawar, krisan, gerbera daisy, lili, dan anyelir—yang cocok dijadikan bunga potong karena keindahan serta daya tahannya di dalam vas.
  • Masing-masing bunga memiliki karakteristik unik seperti aroma mawar yang memikat, ketahanan krisan hingga dua minggu, hingga tampilan cerah gerbera yang menyerupai matahari mini.
  • Dijelaskan pula tips perawatan penting agar bunga potong tetap segar lama, termasuk waktu pemotongan ideal, kebersihan air vas, serta penempatan di area sejuk tanpa sinar matahari langsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menghias ruangan dengan bunga segar di dalam vas selalu berhasil mengubah suasana rumah menjadi lebih hidup, ceria, dan estetik. Namun, tidak semua jenis bunga di halaman memiliki daya tahan yang baik setelah dipotong dan dipindahkan ke dalam media air. Memilih jenis tanaman hias bunga yang tepat adalah kunci utama agar kesegaran dan keindahan warnanya bisa bertahan hingga berhari-hari di dalam ruangan.

Jika kamu tertarik untuk memetik varietas dari halaman sendiri, menanam tanaman hias yang fungsional sebagai bunga potong adalah pilihan cerdas. Selain menghemat biaya dekorasi, aktivitas merawat tanaman ini juga memberikan kepuasan tersendiri saat bunga-bunga tersebut mulai mekar dan siap dipanen. Inilah beberapa tanaman hias bunga yang sangat cocok dijadikan sebagai bunga potong untuk mempercantik interior rumah.

1. Mawar

ilustrasi mawar (pexels.com/Danielle Cooper)

Mawar selalu menjadi primadona dalam dunia bunga potong karena bentuk kelopaknya yang elegan dan aromanya yang memikat. Tanaman ini memiliki varietas warna yang sangat beragam, mulai dari merah merona, merah muda lembut, kuning cerah, hingga putih bersih, sehingga mudah disesuaikan dengan tema dekorasi ruangan. Selain visualnya yang mewah, beberapa jenis mawar juga mengeluarkan wangi khas yang bisa berfungsi sebagai aromaterapi alami di dalam rumah.

Untuk menjadikan mawar sebagai bunga potong yang tahan lama, sebaiknya petik pada pagi hari saat kandungan airnya masih maksimal dan kelopaknya baru sedikit terbuka. Potong batangnya secara miring menggunakan gunting tajam di dalam air agar saluran penyerapan nutrisinya tidak tersumbat udara. Dengan perawatan air vas yang rutin diganti, mawar segar hasil kebun dapat bertahan keindahannya hingga satu minggu penuh.

2. Krisan

ilustrasi krisan (pexels.com/Ravi Sharma)

Krisan merupakan salah satu bunga potong yang paling populer dan digemari karena memiliki daya tahan yang luar biasa setelah dipetik. Keunggulan utama dari bunga ini adalah struktur kelopaknya yang kokoh dan tidak mudah rontok, bahkan bisa tetap segar di dalam vas hingga dua minggu lebih. Pilihan bentuknya pun sangat bervariasi, ada yang berbentuk mirip kancing mini, pompom yang bulat menggemaskan, hingga kelopak besar yang mirip bunga lili.

Menanam krisan di halaman rumah relatif mudah karena tanaman ini menyukai paparan sinar matahari yang cukup namun tidak terlalu terik. Saat kelopak bunga sudah mekar sekitar tiga perempat bagian, itulah waktu terbaik untuk memotongnya dan membawanya masuk ke dalam ruangan. Kehadiran warna-warni krisan yang cerah seperti ungu, kuning, dan jingga dijamin akan langsung merubah sudut ruangan yang sepi menjadi lebih berenergi.

3. Gerbera daisy

ilustrasi gerbera daisy (pexels.com/Beyzaa Yurtkuran)

Gerbera daisy dikenal dengan tampilannya yang menyerupai matahari mini dengan kelopak berlapis yang simetris dan rapi. Bunga ini memancarkan aura keceriaan yang kuat berkat pilihan warnanya yang sangat berani dan mencolok, seperti warna merah tua, oranye neon, merah muda elektrik, hingga kuning terang. Batangnya yang tebal, panjang, dan tidak memiliki daun membuat bunga ini sangat mudah ditata di dalam vas kaca yang tinggi dan minimalis.

Saat merawat gerbera sebagai bunga potong, kamu perlu memperhatikan tingkat kebersihan air di dalam vas secara lebih ekstra. Batang gerbera cenderung berbulu halus dan mudah membusuk jika terendam air yang kotor yang dapat memicu pertumbuhan bakteri penyumbat nutrisi. Cukup isi vas dengan air setinggi beberapa sentimeter saja dan potong ujung batangnya secara berkala agar kesegaran bunga matahari mini ini tetap terjaga optimal.

4. Lili

ilustrasi bunga lili (pexels.com/Meri Verbina)

Jika kamu menginginkan sentuhan dekorasi yang memberikan kesan mewah, dramatis, dan berkelas, maka bunga lili adalah jawabannya. Kelopak bunganya yang berukuran besar dengan bentuk menyerupai terompet megah selalu berhasil menjadi pusat perhatian di sudut ruangan mana pun ia diletakkan. Ditambah lagi, keharuman bunga Lili yang semerbak dan kuat mampu menyebar ke seluruh ruangan, memberikan kesegaran alami tanpa bantuan pewangi kimia.

Bunga lili sebaiknya dipotong saat kuncupnya sudah berukuran besar dan warnanya sudah mulai terlihat jelas, namun kelopaknya belum terbuka sepenuhnya. Langkah penting setelah memotong lili adalah segera membuang bagian serbuk sari yang berwarna jingga atau cokelat di dalam kelopaknya. Hal ini dilakukan untuk mencegah serbuk sari jatuh dan mengotori kelopak bunga itu sendiri atau mengotori taplak meja dan karpet.

5. Anyelir

ilustrasi anyelir (unsplash.com/Debby Hudson)

Anyelir merupakan pilihan bunga potong klasik yang tidak pernah kehilangan pesonanya. Karakteristik kelopaknya yang bergelombang rapat dan tampak seperti renda memberikan tekstur visual yang kaya dan unik saat dirangkai. Kelebihan utama anyelir terletak pada harganya yang ekonomis untuk ditanam dalam jumlah banyak serta daya tahannya yang sangat tangguh terhadap kondisi ruangan ber-AC.

Tanaman hias ini menyukai tanah dengan drainase yang baik dan membutuhkan pemangkasan rutin pada tunas samping jika kamu ingin menghasilkan satu kuntum bunga yang besar pada satu batang utama. Bunga anyelir juga memiliki simbolisme mendalam terkait cinta dan rasa syukur, menjadikannya pilihan yang sangat hangat untuk dipajang di ruang tamu. Keindahan anyelir potong ini umumnya dapat bertahan lama, berkisar antara 10-14 hari di dalam vas.

Supaya bunga potong bisa bertahan secara maksimal, pastikan vas yang digunakan dalam kondisi benar-benar bersih sebelum diisi air. Gunakan air bersih bersuhu ruang, potong daun-daun bawah yang sekiranya akan terendam air, dan letakkan vas di area yang sejuk serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Hal ini agar bunga potong selalu terlihat fresh dan sedap dipandang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article