Obrolan kantor sekarang gak cuma terjadi di ruang rapat atau pantry, tapi juga berpindah ke layar ponsel yang hampir selalu ada di tangan. Di balik notifikasi yang terus berdatangan, ternyata ada banyak interaksi yang diam-diam bikin hati terasa berat. Cyberbullying di tempat kerja sering muncul dalam bentuk yang halus sampai kamu sendiri bingung apakah itu cuma bercanda atau memang menyakitkan.
Masalahnya, bullying kantor versi digital sering terlihat sepele karena gak meninggalkan suara keras atau tatapan sinis secara langsung. Justru karena berlangsung lewat chat, email, atau platform kerja, banyak korban cyberbullying memilih memendam perasaannya sendiri. Yuk, simak lima tanda yang bisa membantumu mengenali situasi ini sebelum berdampak pada kesehatan mental.
