Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Manfaat Les Musik untuk Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar

5 Manfaat Les Musik untuk Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar
ilustrasi anak belajar main musik (pexels.com/RDNE Stock project)
  • Les musik dapat membangun kepercayaan diri, membantu anak lebih rileks, serta memperkuat hubungan sosial dan keterlibatan mereka dalam pendidikan.
  • Pembelajaran musik mendukung motivasi belajar, pengaturan emosi, dan kesehatan mental anak sebagai ruang ekspresi sekaligus pelepas stres di tengah tekanan sekolah.
  • Latihan musik mengasah bahasa, daya ingat, konsentrasi, kreativitas, kerja sama, koordinasi tangan-mata, kemampuan mendengar, serta pemahaman matematika anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Memberikan les untuk anak usia Sekolah Dasar (SD), bisa jadi pilihan tepat buat mengisi waktu luangnya. Selain les yang berhubungan dengan pelajaran di sekolah, les musik juga gak kalah menarik. Les musik bisa menjadi selingan yang menyenangkan bagi anak, terutama jika mereka memiliki bakat di dalamnya.

Ada banyak manfaat yang bisa dirasakan baik oleh anak maupun orangtua melalui les ini. Selain prestasi nonakademis anak menjadi menonjol, ada beberapa manfaat lain yang didapat dari les musik. Berikut beberapa manfaat yang dimaksud. Orangtua wajib tahu, nih!

  1. 1. Membangun kepercayaan diri anak

    pexels-boris-pavlikovsky-7714073.jpg
    ilustrasi anak belajar main musik (pexels.com/Boris Pavlikovsky)

    Alih-alih hanya menikmati atau mendengarkan saja, mempelajari musik bisa membantu anak-anak untuk merasa lebih rileks. Hal ini dapat berpengaruh dalam pembelajaran mereka di sekolah. Sebuah penelitian oleh para ahli dari Edith Cowan University (ECU), seperti dilansir laman Neuroscience News.com, mengatakan bahwa pembelajaran musik sangat berdampak pada kesejahteraan, hubungan sosial, emosional, dan pendidikan yang signifikan bagi anak-anak.

    Penulis utama penelitian ini, Dr. Jason Goopy, mengatakan bahwa belajar musik dapat memberikan banyak manfaat bagi anak-anak dan remaja. Penelitian ini juga menegaskan bahwa mempelajari musik sejak dini bisa mempertebal karakter dan rasa percaya diri anak.

    "Pendidikan musik di sekolah lebih dari sekadar apresiasi musik dan belajar memainkan musik," kata Dr. Goopy. "Hal ini akan memperkuat rasa percaya diri, koneksi sosial, dan keterlibatan dalam pendidikan," lanjut dia.

    Anak-anak yang mempelajari beberapa alat musik cenderung lebih rileks dan tenang saat menerima pelajaran. Mereka juga memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi. Tentu saja secara tidak langsung, hal ini bisa menunjang prestasi anak-anak di sekolah.

  2. 2. Meningkatkan motivasi belajar

    pexels-yankrukov-8520462.jpg
    ilustrasi anak belajar main musik (pexels.com/Yan Krukau)

    Mengikuti les musik bisa jadi kegiatan yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Di samping itu, menurut Dr. Goopy, mempelajari musik juga dapat mendukung prestasi akademik anak di sekolah. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Edith Cowan University (ECU), menyoroti tiga hasil kesejahteraan inti dari pembelajaran musik, yakni individu, sosial, dan pendidikan.

    Pada tingkat individu, melaporkan adanya peningkatan dalam kepercayaan diri, pengaturan emosi, dan kepuasan pribadi. Dr. Goopy menemukan bahwa musik membantu siswa membangun hubungan, pengembangan keterampilan komunikasi, dan menumbuhkan rasa memiliki, serta meningkatkan keterlibatan dan motivasi untuk belajar.

    "Belajar musik menciptakan peluang untuk ekspresi diri, kolaborasi, dan prestasi, yang semuanya berkontribusi pada kehidupan siswa yang baik dan sehat," kata Dr. Goopy.

    Mempelajari musik adalah kegiatan yang menyenangkan, anak-anak jadi terbiasa belajar dengan cara yang rileks dan hati-hati. Kebiasaan ini bisa memengaruhi metode belajar siswa di sekolah. Mereka secara tidak langsung akan lebih termotivasi untuk belajar dan membuat nilai akademis di sekolah semakin meningkat.

  3. 3. Menjaga kesehatan mental anak

    pexels-pavel-danilyuk-7520989.jpg
    ilustrasi anak belajar main musik (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Menerima pelajaran yang beragam dalam waktu bersamaan, bisa membuat anak menjadi stres. Tekanan lingkungan, persaingan antarteman, dan tak jarang tuntutan orangtua kadang membuat anak merasa tersudutkan. Alih-alih nilainya terus meningkat, prestasi anak justru jadi kian merosot. Dari sinilah, dibutuhkan sedikit hiburan supaya pikiran dan kesehatan mental anak tetap stabil.

    Dr. Goopy menyarankan untuk memperkenalkan musik pada anak sejak dini. Ia mendorong sekolah untuk menjadikan seni musik sebagai mata pelajaran utama, bukan sekadar pilihan ekstrakulikuler semata. Akan tetapi, memberikan les musik pada anak di luar jam sekolah juga bisa jadi solusi.

    "Di saat kekhawatiran tentang kesehatan mental di kalangan anak muda meningkat, sangat penting bagi sekolah untuk memanfaatkan manfaat besar yang didapat dari pendidikan musik," terang dia.

    Mempelajari musik, mendengarkan, dan membuat karya musik itu sendiri bisa menjadi terapi yang menenangkan bagi anak. Itu bisa menjadi pelepas stres di antara kepenatan belajar di sekolah. Dengan kesehatan mental yang terus terjaga baik, diharapkan prestasi anak di sekolah pun akan terus meningkat.

  4. 4. Menunjang perkembangan kognitif hingga kreativitas anak

    pexels-cottonbro-7567324.jpg
    ilustrasi paduan suara anak (pexels.com/cottonbro studio)

    Anak-anak yang mengikuti les musik biasanya menunjukkan peningkatan perkembangan bahasa dan daya ingat, serta cenderung memiliki rentang perhatian dan kemampuan matematika yang lebih baik. Di laman Connections Academy by Pearson dituliskan, musik menyediakan tempat yang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan mengeksplorasi pemikiran mereka secara artistik.

    Mempelajari musik secara konsisten juga mendukung perkembangan sosial anak. Melalui paduan suara misalnya, anak diajarkan untuk bekerjasama dalam tim. Kemampuan bermusik mereka juga diasah sehingga anak cenderung lebih kreatif. Mempelajari alat musik tidaklah mudah sehingga anak membutuhkan konsentrasi dan ketelitian. Inilah salah satu keunggulan les musik, yakni daya konsentrasi anak jadi meningkat.

  5. 5. Musik dapat melatih otak anak

    pexels-rdne-10566472.jpg
    ilustrasi anak bermain musik (pexels.com/RDNE Stock project)

    Masih dilansir laman Connection Academy by Pearson, les musik memiliki banyak manfaat kognitif bagi anak. Ketika seorang anak belajar bermusik, itu bukan hanya soal menghasilkan melodi, tapi juga sebuah proses rumit yang menantang dan membentuk otak.

    Saat sedang belajar musik, anak-anak akan belajar bagaimana cara mendengarkan suara atau instrumen mereka sembari mendengarkan grup secara keseluruhan, menghubungkan not-not pada halaman dengan suara yang mereka dengar dari instrumen mereka, memperhatikan konduktor tentang seberapa cepat atau lambat tempo mereka. Selain itu, bermain musik secara berkala juga akan melatih anak untuk membangun memori otot untuk instrumen atau suara mereka, yang membantu koordinasi tangan-mata, dan kemampuan mendengarkan, memahami perbedaan nada dan intonasi antar not yang akan meningkatkan kemampuan matematika di otak anak, plus bertemu dan berteman dengan orang baru, serta membangun koneksi sejak dini.

    Banyak dampak positif yang akan didapatkan ketika anak mulai mengikuti les musik. Selain mengembangkan bakat, menempa rasa percaya diri, meningkatkan konsentrasi, membangun motivasi belajar, hingga membangun koneksi, jadi alasan yang cukup masuk akal untuk memberikan les musik pada anak. Bagaimana menurutmu?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More