ilustrasi pertemanan dewasa (unsplash.com/Derek Coleman)
Dia sering lupa soal hal-hal mendasar seperti apa yang kamu benci atau rencana besar yang pernah kamu ceritakan. Kamu merasa harus mengulang cerita yang sama berkali-kali karena dia tidak pernah benar-benar menyimpan informasi itu di kepalanya. Sementara itu, kamu justru sangat ingat detail kecil tentang hidup dia, mulai dari hobi sampai masalah keluarganya. Ketimpangan memori ini menunjukkan tingkat ketertarikan yang sangat berbeda di antara kalian berdua saat ini.
Keinginan untuk mengingat detail kecil adalah bentuk penghargaan tertinggi dalam sebuah hubungan pertemanan di masa dewasa. Kalau dia tidak pernah ingat apa yang penting buat kamu, itu artinya dia tidak benar-benar hadir saat kalian sedang bersama. Perhatian yang tulus bakal tercermin dari bagaimana seseorang menjaga informasi kecil supaya tetap relevan dalam setiap percakapan. Kamu berhak berteman dengan orang yang bisa menghargai setiap cerita yang keluar dari mulut kamu tanpa perlu diingatkan.
Melepaskan pertemanan yang sudah tidak sehat memang butuh keberanian besar agar kamu tidak terus merasa tersiksa sendiri. Setelah memahami tanda-tanda pertemanan dewasa kamu sudah satu arah, dirimu kudu mulai memprioritaskan kedamaian pikiran daripada mempertahankan hubungan yang cuma bikin merasa tidak dihargai. Lingkaran pertemanan yang kecil namun berkualitas jauh lebih baik daripada punya banyak teman tapi isinya cuma orang-orang toksik.