Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Teknik Memasak agar Tekstur Tetap Stabil setelah Dimasak

5 Teknik Memasak agar Tekstur Tetap Stabil setelah Dimasak
Orang memasak makanan (pexels.com/ ANTONI SHKRABA production)
  • Segera pindahkan makanan dari wajan setelah matang agar panas sisa tidak membuat tumisan layu, telur terlalu matang, atau gorengan kehilangan kerenyahan.
  • Tiriskan gorengan di rak hingga uap berkurang dan hindari menutupnya saat panas; potong bahan seragam agar panas tersebar merata.
  • Masukkan bahan berdasarkan lama matang untuk menjaga tekstur seimbang, lalu simpan sesuai jenis makanan: gorengan tidak ditumpuk panas, makanan berkuah dalam wadah tertutup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah memasak makanan dengan tekstur yang pas, tapi beberapa saat kemudian hasilnya berubah? Perubahan seperti ini sebenarnya cukup wajar karena proses memasak. Panas yang ada di dalam makanan bisa membuat tekstur terus berubah.

Selain itu, cara memotong bahan, mengatur panas, meniriskan makanan, sampai menyimpannya setelah matang juga ikut berpengaruh terhadap hasilnya. Kalau ingin makanan tetap enak setelah beberapa saat selesai dimasak, cobalah beberapa teknik berikut ini.


  1. 1. Jangan biarkan makanan terlalu lama di wajan panas

    Orang menggoreng
    Orang menggoreng (pexels.com/ Patrick)

    Setelah selesai memasak, segera pindah makanan dari wajan. Untuk beberapa jenis makanan, ini bisa membuat tekstur makanan cepat berubah. Wajan yang baru digunakan masih menyimpan panas, kalau makanan tetap berada di sana, bagian bawahnya bisa terus matang.

    Akibatnya, tumisan bisa jadi terlalu layu, telur semakin matang, dan makanan yang digoreng kehilangan tekstur renyah. Segera pindahkan makanan ke wadah yang sesuai setelah tingkat kematangan tercapai.


  2. 2. Tiriskan makanan sampai uapnya berkurang

    Orang menggoreng
    Orang menggoreng (freepik.com/ wirestock)

    Makanan yang digoreng sering kehilangan kerenyahan karena uap air yang terperangkap setelah diangkat. Biarkan makanan goreng mengeluarkan uap terlebih dahulu sebelum menyimpannya.

    Caranya yaitu dengan meletakkan di rak peniris agar minyak dan uap tidak berkumpul di bagian bawah. Kalau ingin menyimpannya untuk beberapa waktu, jangan langsung menutup wadah saat makanan masih panas.


  3. 3. Potong bahan dengan ukuran yang seragam

    Orang memotong tomat
    Orang memotong tomat (pexels.com/ Arina Krasnikova)

    Usahakan bahan yang ingin dimasak memiliki ukuran yang relatif seragam. Dengan ukuran yang lebih seragam, panas saat memasak jadi lebih merata.

    Hasil akhirnya juga membuat masakan lebih sesuai dan mudah diatur. Cara ini sangat berguna saat membuat tumisan atau masakan yang menggunakan beberapa jenis sayuran sekaligus.


  4. 4. Masukkan bahan berdasarkan lama matangnya

    Bahan masakan di atas meja
    Bahan masakan di atas meja (pexels.com/ Katerina Holmes)

    Kalau semua bahan dimasukkan secara bersamaan, kemungkinan ada bahan yang terlalu matang sementara bahan lain masih keras. Supaya teksturnya lebih seimbang, masukkan bahan berdasarkan tingkat kematangannya.

    Masukkan dulu bahan yang membutuhkan waktu lama untuk memasak. Setelah sedikit matang, baru masukkan bahan yang matangnya cepat. Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan tekstur yang sesuai.

    Cara ini juga membuat proses memasak terasa lebih terkontrol karena tidak mengandalkan besar kecilnya api.


  5. 5. Sesuaikan cara menyimpan dengan tekstur yang diinginkan

    Orang memasak
    Orang memasak (pexels.com/ Gary Barnes)

    Cara menyimpan makanan setelah dimasak sama pentingnya dengan proses memasaknya. Misalnya ingin menyimpan makanan yang digoreng agar tetap renyah, jangan langsung menumpuk dalam wadah tertutup saat masih panas karena uap bisa membuat permukaannya jadi lembap.

    Untuk makanan berkuah, gunakan wadah yang tertutup dengan baik agar cairannya tidak menguap dan teksturnya tetap terjaga. Sebaiknya, jangan menganggap proses memasak selesai saat makanan sudah matang, cara menyimpan setelah matang juga ikut menentukan hasil akhirnya.


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Related Articles

See More