Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Jadi Mahasiswa yang Aktif Drumben, Harus Pintar Atur Waktu!

ilustrasi drumben
ilustrasi drumben (pexels.com/Diana Kumst)
Intinya sih...
  • Manajemen waktu yang cerdas sangat penting untuk menjadi anggota drumben yang sukses. Atur jadwal dengan pengatur jadwal mingguan dan strategi time blocking agar tidak terlalu terbebani.
  • Jaga kondisi fisik dan mental dengan olahraga ringan, pola makan seimbang, serta sikap positif dalam menghadapi latihan yang keras maupun kritik dari pelatih.
  • Bangun relasi dan kekompakan dengan para pemain karena drumben merupakan permainan tim. Selain itu, belajar manajemen stres juga penting untuk menghindari burnout.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Untuk kamu yang baru masuk kuliah, pasti ada banyak pilihan organisasi dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Banyaknya pilihan gak jarang bikin bingung mau ikut yang mana. Nah, salah satu yang paling diminati adalah drumben (marching band). Bukan sekadar main musik bareng-bareng, drumben di kampus bisa jadi tempat belajar disiplin, kerja sama, sampai ajang unjuk prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Namun, jadi mahasiswa aktif dalam drumben itu bukan hal yang bisa dianggap enteng. Kamu harus pintar bagi waktu, punya komitmen tinggi, dan siap mental serta fisik. Kalau kamu penasaran gimana caranya biar bisa tetap enjoy kuliah, tapi juga maksimal dalam drumben, yuk, simak beberapa tips keren berikut ini.

1. Atur jadwal dengan cerdas

ilustasi membuat jadwal
ilustasi membuat jadwal (freepik.com/pch.vector)

Kunci utama jadi mahasiswa drumben ialah manajemen waktu. Jangan sampai jadwal latihan bentrok dengan kuliah atau malah bikin tugas keteteran. Biasanya, latihan drumben bisa makan waktu berjam-jam, apalagi menjelang lomba. Jadi, biasakan buat jadwal mingguan, baik pakai aplikasi di HP atau agenda manual.

Kamu bisa pakai strategi time blocking atau membagi waktu dalam blok-blok tertentu, seperti khusus untuk kuliah, tugas, latihan, dan me time. Dengan begitu, hidup kamu jadi lebih teratur. Percaya, deh, kalau jadwal jelas, kamu gak akan panik waktu dosen memberikan tugas mendadak atau waktu ada latihan dadakan dari pelatih.

2. Jaga kondisi fisik dan mental

ilustrasi olahraga pagi
ilustrasi olahraga pagi (freepik.com/freepik)

Drumben itu butuh stamina kuat. Bayangkan, kamu harus latihan sambil bawa alat musik berat, jalan berjam-jam, bahkan di bawah terik matahari. Kalau badan gampang drop, pasti sulit untuk bertahan. Karena itu, jangan remehkan pola hidup sehat.

Biasakan olahraga ringan, seperti joging atau workout 2–3 kali seminggu. Makan juga harus seimbang, jangan hanya mengandalkan mi instan. Selain fisik, kesehatan mental juga penting. Latihan kadang keras, pelatih bisa galak, dan kamu harus siap menghadapi kritik. Jangan baperan, anggap semua itu proses agar kamu jadi lebih solid dan tangguh.

3. Bangun relasi dan kompak dengan tim

ilustrasi drumben
ilustrasi drumben (pexels.com/Diana Kumst)

Drumben bukan tugas individu, tapi permainan tim. Kalau pengen tampil keren, kamu wajib membangun chemistry dengan teman. Jangan hanya datang latihan terus pulang, tapi coba juga bangun hubungan di luar sesi latihan. Nongkrong bareng, makan bareng, atau sekadar ngobrol santai bisa bikin hubungan makin akrab.

Kalau sudah kompak, latihan jadi lebih menyenangkan. Selain itu, kalau kamu akrab sama senior, banyak keuntungan yang bisa didapat, mulai dari tips teknik main, info lomba, sampai bantuan akademik. Jadi, jangan terlalu cuek, ya! Ingat, dalam drumben, kamu gak hanya main musik, tapi juga belajar arti persaudaraan.

4. Belajar manajemen stres

ilustrasi perempuan sedang meditasi
ilustrasi perempuan sedang meditasi (pexels.com/cottonbro)

Percayalah, jadi mahasiswa drumben itu pasti ada masa-masa hektik. Kuliah lagi padat-padatnya, tugas menumpuk, sementara latihan juga makin intens. Kalau gak bisa atur emosi, kamu bisa gampang capek dan akhirnya burnout.

Sebagai tips, cari cara melepas penat yang sehat. Kamu bisa mendengar musik, journaling, main game sebentar, atau tidur siang singkat. Jangan lupa, komunikasi juga penting. Kalau kamu lagi kewalahan, coba bicara ke pelatih atau ketua divisi. Biasanya, mereka paham, kok, asal kamu bisa jelaskan baik-baik.

5. Jadikan drumben sebagai wadah berkembang

ilustrasi drumben
ilustrasi drumben (pexels.com/Tony Rojas)

Jangan anggap drumben sekadar hobi. Faktanya, pengalaman dalam drumben bisa jadi nilai plus untuk masa depan. Kamu bisa belajar tentang kepemimpinan, kerja tim, disiplin, bahkan public speaking. Semua kemampuan itu bisa banget kamu masukkan ke CV waktu ke depannya melamar kerja.

Selain itu, drumben juga sering memberikan pengalaman jalan-jalan keluar kota, bahkan luar negeri, untuk ikut lomba atau festival. Jadi, manfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan dan jaringan. Semakin kamu aktif, semakin banyak pula ilmu dan pengalaman berharga yang bisa kamu bawa sampai lulus.

Jadi mahasiswa aktif dalam drumben memang gak mudah, tapi juga gak mustahil. Dengan manajemen waktu yang oke, fisik dan mental yang terjaga, kekompakan tim, serta pola pikir positif, kamu bisa bertahan sekaligus sukses di dunia akademik. Jadi, kalau kamu pengen masa kuliahmu lebih berwarna, penuh pengalaman, dan punya banyak cerita seru, drumben bisa jadi pilihan yang tepat. Siap jadi mahasiswa keren yang jago main musik sekaligus disiplin dalam segala aspek hidup?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Life

See More

Ramalan Shio 10 Januari 2026, Shio Macan Siap Hadapi Tantangan Besok?

09 Jan 2026, 09:30 WIBLife