6 Tips Jaga Hati saat Tetangga Merenovasi Rumah, Bukan Mau Pamer

Hidup bertetangga harus mengembangkan sikap penuh toleransi, memperbanyak pikiran positif daripada negatif, serta saling menghargai. Apalagi saat kamu tinggal di lingkungan dengan rumah-rumah berimpitan seperti di kompleks perumahan atau permukiman padat penduduk. Situasinya lebih menantang.
Kesalahpahaman antarwarga bisa mudah terjadi. Apalagi kalau rumah berada di dalam gang sempit. Ketika ada tetangga yang sedang merenovasi rumah, pikiranmu dapat ke mana-mana.
Setiap pemikiran yang melintas hanya membuatmu merasa tidak nyaman. Jelas bukan tetangga yang mesti menghentikan proses renovasi rumahnya. Kamu yang kudu lebih mampu menjaga hati. Ada enam tips agar hatimu gak gampang panas menyaksikan proses perbaikan rumah orang.
1. Gak usah sibuk memikirkan sumber uangnya

Tetanggamu yang lagi merenovasi rumah. Kamu gak usah memikirkan asal duitnya. Biar itu menjadi urusannya sekalipun ada beberapa hal yang mungkin membuatmu heran. Seperti ia tidak terlihat kaya atau pekerjaannya keren.
Namun, dia merenovasi rumah lebih sering dari siapa pun. Zaman sekarang uang bisa diperoleh dengan berbagai cara. Orang tak tampak punya pekerjaan bergengsi bukan berarti duitnya sedikit.
Siapa tahu dia memiliki beberapa usaha yang kasih tambahan pendapatan di samping pekerjaannya yang tampak biasa saja. Dapat pula ia mulai mencairkan warisan dari orangtua dan sebagiannya digunakan untuk renovasi. Atau, dia mengajukan pinjaman. Ini juga tak salah asal seseorang dapat membayarnya.
2. Renovasi karena harus atau sekadar ingin sama bolehnya

Siapa bilang renovasi hanya diperlukan ketika rumah telah mengalami kerusakan? Rumah masih bagus pun bila pemiliknya menghendaki perubahan-perubahan dapat direnovasi. Seperti rumah hendak diubah menjadi model yang berbeda.
Atau, bikin dapur bersih dan kotor, membongkar taman di depan untuk sepenuhnya dijadikan teras keramik, dan sebagainya. Renovasi tanpa menunggu ada bagian yang rusak parah sifatnya buat mempercantik atau menambah kenyamanan dan fungsi hunian. Kamu sebaiknya gak bersikap menyebalkan tentang motivasi tetangga melakukan renovasi.
Sikap negatif itu misalnya, menyebut renovasi tersebut cuma menghamburkan uang. Walaupun seseorang memang mengeluarkan begitu banyak uang buat renovasi, dia sendiri yang mencari biayanya. Kamu mungkin bukan tipe orang yang bakal merenovasi rumah hanya karena ingin dan bukan butuh. Akan tetapi, orang lain sangat boleh berbeda darimu.
3. Daripada diam-diam memantau, langsung ngobrol aja

Diam-diam mengamati apa pun yang dilakukan tetangga memang terasa menyenangkan. Apalagi kamu tipe orang yang sungkan mau mendekat dan berbicara langsung dengan orang lain. Namun, kebiasaan diam-diam memantau apa yang sedang dikerjakan orang lain hanya akan membuatmu sibuk menduga-duga.
Pikiranmu menjadi terbang ke mana pun kamu suka. Dirimu cuma mengira-ngira, tetapi menganggapnya sebagai kebenaran. Termasuk soal renovasi rumah tetangga. Kamu sibuk menduga-duga alasannya tiba-tiba mengundang tukang.
Dirimu menghitung-hitung perkiraan biayanya dan sebagainya. Lebih baik di satu kesempatan kamu mendekat saja dan mengajak tetangga berbincang. Jangan terlalu takut dirimu dianggap kepo. Wajar kok, kamu menanyakan hal-hal yang jelas-jelas terlihat di depan mata seperti proyek renovasi itu.
4. Kalau ada sesuatu yang sangat mengganggu segera dikomunikasikan

Memang tak jarang renovasi rumah tetangga bikin pemilik rumah di sekitarnya kurang nyaman. Terutama jika kamu termasuk tetangga dekatnya. Posisi rumah kalian bersisian atau berseberangan.
Renovasi rumah pasti membutuhkan material yang cukup banyak. Aktivitas tukang seharian juga dapat mengganggu kenyamananmu. Suaranya berisik, banyak debu, bahkan terkadang ada pecahan bangunan yang jatuh tepat di atap rumahmu dan membuatnya rusak.
Kalau ada hal-hal yang bikin kamu sangat tidak nyaman mending dikomunikasikan baik-baik dengan tetangga daripada dipendam. Memendamnya hanya akan membuatmu makin mendongkol pada tetangga bahkan sampai setelah renovasi lama berakhir. Misal, tukang menata material di titik yang membuatmu kesulitan memasukkan atau mengeluarkan mobil. Minta saja supaya tumpukan material agak digeser.
5. Jangan berpikir tetangga sedang memanas-manasimu

Hindari kesukaan berpikir buruk terhadap tetangga. Seolah-olah semua tindakan tetangga dimotivasi oleh keinginan membuatmu kepanasan. Seperti proses renovasi rumah itu. Kamu barangkali menganggap tetangga sedang berusaha menunjukkan kemampuan finansialnya.
Seolah-olah dia lagi menantangmu. Apakah dirimu bisa melakukan renovasi rumah seperti dirinya? Ingat, semua itu cuma pemikiranmu. Sama sekali tak ada jaminan pemikiran tersebut benar.
Orang yang sedang sibuk merenovasi rumah biasanya gak sempat memikirkan hal-hal lain. Buat apa pula ia memanas-manasimu dengan cara yang membuat mereka keluar uang puluhan hingga ratusan juta rupiah? Renovasi rumah tidak murah. Bila seseorang cuma ingin membuatmu terprovokasi, cukup pakai ucapan pun bisa.
6. Hasil akhirnya bisa buat referensi

Saat ini barangkali kamu sama sekali tidak punya rencana untuk melakukan renovasi. Selain setiap bagian rumah masih terlihat baik, anggaran buat itu juga belum ada. Akan tetapi, siapa yang tahu setelah beberapa tahun lagi?
Gak ada ruginya memperhatikan proses renovasi rumah tetangga dari kacamata yang positif. Tiap ada tetangga yang memperbaiki rumahnya, kamu dapat merekam apa saja yang diubah atau ditambahkan. Dari situ dirimu bisa punya gambaran yang lebih lengkap apabila tiba waktunya merenovasi rumah.
Seperti bagian depan rumahmu ingin dibuat seperti rumah si A dengan beberapa modifikasi. Bagian atap gabungan antara atap dua tetangga sekaligus dan sebagainya. Dirimu telah melihat hasil jadinya di rumah tetangga bahkan kekuatannya. Daripada kamu membayangkan sendiri sebuah konsep renovasi yang belum teruji.
Kamu gak boleh gampang iri atau baper saat tetangga melakukan renovasi rumah. Renovasi merupakan hak setiap pemilik rumah. Bahaya jika hatimu mudah panas ketika melihatnya. Proses renovasi berjalan baik dengan memperhatikan kenyamanan tetangga sekitar pun, dirimu bakal tetap merasa kesal.


















