Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Trik Menerapkan Mindfulness saat Ngopi
ilustrasi ngopi (pexels.com/Rachel Claire)
  • Minum kopi lebih pelan agar rasa dan aroma benar-benar terasa.

  • Jauhkan ponsel beberapa menit agar perhatian tidak teralihkan.

  • Perhatikan suasana sekitar agar momen ngopi terasa lebih santai. ☕

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngopi sering jadi kebiasaan kecil yang selalu ada pada sela aktivitas. Ada yang meminumnya sebelum mulai kerja, ada juga yang menjadikannya teman santai pada sore hari. Namun, sering kali, kopi habis tanpa benar-benar terasa karena perhatian sudah lebih dulu pindah ke ponsel, pekerjaan, atau obrolan lain.

Padahal, dengan sedikit perubahan kebiasaan, momen ngopi bisa terasa lebih santai dan tidak sekadar lewat begitu saja. Berikut beberapa trik sederhana agar waktu ngopi terasa lebih bisa kamu nikmati. Ada saja?

1. Tegukan pertama diminum lebih pelan

ilustrasi minum kopi (pexels.com/Mike Jones)

Banyak orang langsung meneguk kopi cukup cepat, terutama saat sedang sibuk atau ingin segera kembali bekerja. Padahal, tegukan pertama biasanya menentukan bagaimana seseorang menikmati kopi sampai habis. Coba seruput sedikit lebih pelan agar rasa kopi benar-benar terasa di lidah. Kadang, baru terasa apakah pahitnya kuat, ada sedikit manis, atau justru lebih ringan dari yang kamu bayangkan. Hal kecil seperti ini membuat waktu ngopi tidak terasa terburu-buru.

Ketika diminum perlahan, perhatian biasanya otomatis tertarik pada rasa kopi itu sendiri. Perbedaan kecil antara kopi yang masih panas dan yang mulai hangat juga jadi lebih terasa. Dari situ, secangkir kopi yang biasanya habis tanpa disadari bisa terasa lebih nikmat sampai tegukan terakhir.

2. Jauhkan ponsel beberapa menit pertama

ilustrasi menjauhkan ponsel (pexels.com/Pixabay)

Ngopi biasanya ditemani ponsel, entah membuka media sosial, membaca pesan, atau sekadar menggulir layar tanpa tujuan jelas. Akibatnya, perhatian lebih sering tertuju pada layar dibanding kopi yang sedang diminum. Sesekali, coba letakkan ponsel agak jauh selama beberapa menit pertama saat kopi masih panas.

Awalnya mungkin terasa aneh karena sudah terbiasa mengecek layar setiap beberapa saat. Namun, setelah dicoba beberapa kali, waktu ngopi biasanya terasa lebih santai. Pikiran tidak langsung dipenuhi notifikasi atau informasi lain. Kopi akhirnya benar-benar jadi jeda kecil di tengah aktivitas.

3. Perhatikan suasana sekitar saat sedang duduk ngopi

ilustrasi suasana saat ngopi (pexels.com/fauxels)

Saat duduk dengan secangkir kopi, sebenarnya ada banyak hal kecil di sekitar yang sering luput dari perhatian, misalnya suara mesin kopi di kedai, percakapan ringan di meja sebelah, atau cahaya yang masuk dari jendela. Biasanya, hal-hal ini tidak terasa karena perhatian cepat berpindah ke hal lain. Sesekali, coba berhenti sebentar dan lihat sekeliling sebelum menyeruput kopi lagi. Tidak perlu mencari makna tertentu, kamu cukup menyadari apa yang sedang terjadi di sekitar. Cara sederhana ini sering membuat suasana ngopi terasa lebih santai, bahkan di tempat yang sebenarnya sudah sering dikunjungi.

4. Nikmati proses kecil sebelum minum kopi

ilustrasi proses sebelum minum kopi (pexels.com/John Diez)

Hal-hal seperti menuang kopi, menambahkan gula, atau mengaduk dengan sendok biasanya dilakukan cepat karena dianggap bagian kecil dari rutinitas. Padahal, proses ini bisa jadi bagian yang cukup menyenangkan jika dilakukan tanpa terburu-buru. Perhatikan warna kopi yang berubah saat diaduk atau aroma yang muncul ketika uapnya naik. Detail kecil seperti ini sering terlewat karena semua dilakukan terlalu cepat. Padahal, dari situ, pengalaman ngopi terasa lebih lengkap, bukan hanya soal minum kopinya.

5. Jadikan waktu ngopi sebagai jeda singkat

ilustrasi ngopi (pexels.com/www.kaboompics.com)

Sering kali, kopi habis, lalu aktivitas langsung berlanjut tanpa jeda. Padahal, beberapa detik setelah cangkir kosong bisa dimanfaatkan untuk berhenti sebentar. Kamu bisa duduk santai sebelum kembali bekerja atau melanjutkan kegiatan lain.

Jeda singkat seperti ini membuat waktu ngopi terasa punya ruang sendiri. Tidak perlu lama, kamu cukup sebentar agar pikiran tidak langsung kembali terburu-buru. Banyak orang justru merasa lebih segar setelah memberi jeda kecil seperti ini.

Mindfulness saat ngopi sebenarnya tidak perlu dibuat rumit. Kamu cukup memberi perhatian pada hal-hal kecil yang biasanya dilewati begitu saja. Dengan sedikit perubahan kebiasaan, secangkir kopi bisa terasa lebih dinikmati tanpa harus mengubah rutinitas ngopi yang sudah ada.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎