Looksmaxxing awalnya terdengar seperti upaya merawat diri dan meningkatkan penampilan. Mulai dari lebih rajin skincare, memperhatikan gaya rambut, memilih pakaian yang cocok, sampai rutin berolahraga. Banyak kebiasaan looksmaxxing sebenarnya bisa menjadi bagian dari self-care. Akan jadi masalah ketika keinginan untuk tampil lebih menarik berubah menjadi obsesi.
Setiap detail diperiksa, setiap kekurangan seperti masalah besar, dan penampilan seolah menjadi ukuran untuk menentukan apakah seseorang layak disukai atau tidak. Ketika pola pikir tersebut terbawa ke hubungan asmara, dampaknya bisa cukup mengganggu. Berikut ini lima alasan looksmaxxing sering bikin hubungan terasa kaku.
