Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Bukti kalau Kutu Buku adalah Tanda Green Flag dalam Hubungan

ilustrasi pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/cottonbro studio)
Intinya sih...
  • Pembaca buku tidak mudah menghakimi pasangan
  • Mereka memiliki empati tinggi dan mendengar dengan baik
  • Kecerdasan emosional tinggi, komunikatif, terbuka, dan romantis secara sederhana
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pembaca buku kerapkali dianggap sebagai sosok yang tenang, punya value alias prinsip yang dipegang dan kayak punya pesona tersendiri yang bikin mereka beda. Mungkin karena mereka terbiasa baca buku dan mereka dapat mengambil pelajaran dari cerita dalam buku yang ia baca, sehingga mereka lebih punya kualitas positif yang dapat membuat mereka bisa menjadi sosok pasangan green flag dalam hubungan. Berikut tujuh alasan pembaca buku jadi sosok pasangan green flag dalam hubungan.

1. Gak mudah menghakimi pasangan

Ilustrasi sosok pasangan yang gak menghakimi
Ilustrasi sosok pasangan yang gak menghakimi (freepik.com/freepik)

Pembaca buku sudah terbiasa membaca cerita dengan beragam karakter beserta latar belakang dan konflik yang terjadi. Oleh sebab itu, mereka cenderung lebih terbuka pada perspektif baru, memahami keadaan yang terjadi sehingga gak mudah menilai dari satu sisi. Dalam menjalani hubungan, mereka akan memberi kesempatan lebih dulu untuk pasangannya menjelaskan sebelum menghakimi. Jadi hubungan yang dijalani akan sehat.

2. Memiliki empati tinggi

Ilustrasi pasangan  (freepik.com/freepik)
Ilustrasi pasangan (freepik.com/freepik)

Buku novel ataupun cerita pendek kerapkali mengajak pembacanya untuk merasakan berbagai emosi seperti kehilangan, bahagia, jatuh cinta, penuh harapan, dan terluka. Nah, dari ikut merasakan emosi dan menyelami kisah tokoh dalam sebuah cerita tersebut, pembaca buku dapat menumbuhkan rasa empati terhadap orang lain. Dalam sebuah hubungan, mereka akan lebih mudah memahami emosi pasangannya serta penuh pengertian.

3. Pendengar yang baik

Ilustrasi pendengar yang baik
Ilustrasi pendengar yang baik (unsplash.com/matheussox)

Orang yang gemar baca buku atau istilahnya bookworm terbiasa menyimak alur cerita serta dialog dengan fokus. Nah, dari sinilah kebiasaan untuk mendengarkan keluh kesah cerita pasangannya sampai selesai tanpa memotong, tipe orang yang gak langsung memberi solusi tanpa diminta, dan ketika pasangannya mengeluh mereka akan memvalidasi terlebih dahulu bukan menjudge itu terbentuk.

4. Kecerdasan emosionalnya tinggi

Ilustrasi pasangan di sungai
Ilustrasi pasangan di sungai (unsplash.com/Kateryna Hliznitsova)

Banyaknya buku yang dibaca dapat membuat seseorang jadi punya berbagai pengalaman hidup yang membentuk karakternya, salah satunya lebih dewasa secara emosional. Nah, orang yang dewasa secara emosional biasanya tahu kapan ia harus memberi dukungan, kapan harus memberi ruang dan menyelesaikan konflik tanpa drama secara berlebihan. Sehingga pasangannya akan merasa nyaman dan hubungan pun terasa aman dan stabil.

5. Komunikatif, bukan yang tiba-tiba silent treatment

Ilustrasi pasangan sesama hobi baca buku
Ilustrasi pasangan sesama hobi baca buku (pexels.com/id-id/@cottonbro)

Karena terbiasa dengan kata-kata, orang yang gemar membaca buku biasanya lebih ekspresif dalam berkomunikasi. Bila terjadi suatu masalah, mereka akan cenderung memilih untuk membicarakan masalah tersebut dengan baik bukan yang tiba-tiba menghilang alias silent treatment yang bikin pasangannya bertanya-tanya atas kesalahahan yang terjadi. Meminta waktu untuk menenangkan diri itu perlu sebelum membicarakan persoalan yang terjadi, yang menjadi masalah itu ketika seseorang tiba-tiba menghilang beberapa waktu tanpa memberikan alasan alias silent treatment.

Bagi seorang pembaca buku, hubungan yang sehat itu hubungan yang saling terbuka dan ketika terjadi konflik bisa diselesaikan dengan cara berdialog.

6. Terbuka dan mau belajar

Ilustrasi pasangan yang saling terbuka dan mau belajar
Ilustrasi pasangan yang saling terbuka dan mau belajar (freepik.com/freepik)

Setiap bacaan memberikan sebuah pengetahuan yang baru dan itu yang membentuk mereka menjadi pribadi yang adaptif serta haus belajar. Dalam menjalani relasi, orang yang gemar baca buku akan lebih menerima saran, mau bertumbuh bersama, serta gak anti kritik.

7. Romantis dengan cara yang sederhana

ilustrasi pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Pembaca buku juga gak kalah romantis loh, hanya saja mereka punya sisi romantis yang gak berlebihan. Mereka cenderung mengekspresikan sisi romantis lewat hal yang sederhana seperti menulis pesan manis, mengingat detail kecil pasangan, mengajak ke tempat yang menenangkan seperti toko buku atau perpustakaan dan memberikan perhatian simpel yang bikin hati hangat.

Memiliki pasangan seorang pembaca buku itu berarti kamu akan punya teman hidup yang dewasa, peka dan penuh perhatian. Bukan hanya seru diajak ngobrol, tapi juga punya pasangan yang suka baca buku itu bikin kamu juga terus bertumbuh menjadi lebih baik. Jadi, kalau kamu atau pasanganmu seorang pembaca buku, selamat kamu memang green flag sejati!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

Jobdesk Penata Artistik, Si Kreatif di Balik Tampilan Karya Seni

30 Nov 2025, 22:57 WIBLife