Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Choremance? Tren Kencan Sambil Lakukan Pekerjaan Rumah

Apa Itu Choremance? Tren Kencan Sambil Lakukan Pekerjaan Rumah
Ilustrasi choremance (pexels.com/Gustavo Fring)

Di antara kita pasti berpendapat kalau cinta itu bukan melakukan "tugas". Nah, ada tren kencan baru yang sedang banyak digandrungi anak muda yaitu "choremance", dimana ini tentang melakukan pekerjaan rumah bersama pasangan.

Misalnya, merakit furniture mungkin bukan ide kencan romantis, tetapi nyatanya ada keuntungan untuk terlibat dalam semua pekerjaan rumah tangga ini. Jadi, ketahui tentang apa itu choremance hingga keuntungan yang didapat bersama pasangan!

1. Apa itu choremance?

Ilustrasi choremance
Ilustrasi choremance (pexels.com/Jack Sparrow)

Istilah "choremance" kurang lebih perpaduan antara "chore" alias rutinitas dan "romance" yang artinya romantis. Jadi, ini adalah kencan dengan melakukan pekerjaan rumah bersama alias pekerjaan sehari-hari seperti berbelanja, memasak, atau membersihkan rumah bersama.

Tren kencan viral ini berfokus pada menikmati momen bersama pasangan. Tren ini memadukan romantisme dengan pekerjaan rumah tangga, menjadikan menyenangkan dan produktif.

Romantisme tidak selalu tentang mengenakan gaun atau setelan jas, dengan pasangan. Ini tentang menikmati kebersamaan, mengenakan celana olahraga, membuat daftar kegiatan untuk akhir pekan, dan memastikan persediaan makanan di dapur mencukupi.

2. Mengapa "choremancing" jadi begitu populer?

Ilustrasi choremance
Ilustrasi choremance (pexels.com/RDNE Stock project)

Di TikTok, tren ini populer dengan sebutan"choremancing". Bukan tanpa alasan tren kencan ini viral, ini didukung oleh kesibukan orang-orang yang bisa sangat melelahkan. Belum lagi kebanyakan orang terlalu larut dalam tanggung jawab sehingga mulai mengabaikan pasangan.

Jika sudah seperti itu, membuat rencana kencan terasa seperti tugas yang berat, dan seringkali membatalkannya karena harus mengerjakan tugas penting lain yang tidak bisa ditunda. Akibatnya, romantisme pun memudar.

Nah, menjalankan tugas rumah tangga memungkinkan kamu tidak hanya menyelesaikan semua tugas tersebut, tetapi juga membuat kamu terhubung kembali dengan pasangan dan menghabiskan waktu bersama mereka. Semakin banyak orang ingin merasa kurang tertekan saat berkencan dan mencari keaslian.

3. Keuntungan melakukan choremance

Ilustrasi choremance
Ilustrasi choremance (pexels.com/Gustavo Fring)

Choremance jadi pilihan untuk orang-orang yang sibuk
Choremance setidaknya dapat menyelesaikan dua hal sekaligus, yaitu, sejumlah pekerjaan rumah dan percintaan. Ini dapat menghilangkan alasan "terlalu sibuk" untuk pergi berkencan. Ini cocok buat kamu yang sibuk bekerja atau harus mengurus orang lain, seperti anak-anak atau orang tua yang sudah lanjut usia.

Mengungkap kepribadian seseorang
Mudah untuk mempertahankan penampilan mewah saat berkencan di restoran atau nonton film. Melalui choremance, pasangan dapat melihat bagaimana mereka menangani pekerjaan karena adanya tantangan. Kamu dapat melihat siapa sebenarnya pasanganmu, misalnya, suka membantu, mudah beradaptasi, banyak akal, egois, tidak fleksibel, atau mudah panik.

Menurut Amalya Tagakchyan, LCSW, seorang terapis dan CEO Untangled Path Therapy, yang dikutip dari laman Bustle, mengerjakan tugas rumah tangga jadi cara tepat untuk mengenal seseorang dengan cara yang santai dan realistis. Pada kencan biasa, sering banyak kecemasan dan hal-hal yang tidak terduga, tetapi pendekatan ini terasa jauh lebih alami.

Gambaran hubungan jangka panjang yang berkomitmen
Choremance bisa jadi gambaran bagaimana masa depan kamu bersama pasangan nantinya. Jika menurutmu komitmen hanya tentang kencan romantis, maka kamu perlu belajar lebih banyak. Hubungan jangka panjang berarti menjalani hidup sehari-hari dengan saling mendukung dan menyelesaikan banyak hal berdua.

4. Choremance dan hubungan berkomitmen

Ilustrasi choremance
Ilustrasi choremance (pexels.com/Blue Bird)

Bruce Y. Lee, MD, MBA, seorang penulis, jurnalis, dan profesor mengemukakan pendapatnya tentang choremance melalui Psychology Today dalam artikel berjudul "The Choremance Dating Trend Can Be a Time Saver".

Ia menuliskan, setiap hubungan jangka panjang yang berkomitmen seperti pernikahan, adalah sebuah kemitraan. Kemitraan yang kompak dapat membantu pasangan menyelesaikan lebih banyak hal dengan cara yang lebih efisien. Sebaliknya, kemitraan yang buruk dapat membuat segalanya jauh lebih sulit.

Masalahnya, banyak pasangan tidak mengetahui dimana letak kemitraan mereka atau kurangnya kemitraan, sampai akhirnya pasangan ini menikah. Sebelum kamu membuat terlalu banyak rencana jangka panjang dengan seseorang, ada baiknya untuk mengetahui nilai-nilai prioritas pasangan, dan choremance bisa jadi cara yang tepat untuk mengungkap itu semua.

5. Cara merencanakan choremance

Ilustrasi choremance
Ilustrasi choremance (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Choremance dinilai sangat cocok untuk kamu yang biasanya merasa gugup sebelum kencan pertama, menutup diri saat makan malam mewah, atau mendapati diri mengulangi pola kencan yang sama dan berakhir dengan pasangan yang tidak cocok.

Ketika kamu berkencan, coba tanyakan pada pasanganmu apakah mereka ingin mampir ke grocery store atau minum kopi, lalu ikutlah bersama kamu, untuk misalnya laundry pakaian.

Untuk memunculkan beberapa ide, coba cari pekerjaan rumah yang kamu sukai, seperti berbelanja bahan makanan mingguan. Ini bisa menjadi titik awal yang tepat untuk choremance. Anggap saja sebagai proyek kecil yang kamu kerjakan bersama, dan lihat kemana arahnya.

Kita sering mengabaikan pekerjaan rumah, padahal itu adalah kunci untuk menghidupkan kembali romantisme dan menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan. So, apakah choremance jadi ide yang tepat untukmu saat berkencan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us