Kenapa Banyak Anak Muda Takut Komitmen? Alasannya Cukup Rumit
Komitmen sering dipandang sebagai keputusan besar yang berdampak pada masa depan. Tidak mengherankan jika sebagian anak muda merasa cemas mengambil langkah tersebut karena takut membuat pilihan yang keliru.
"Beberapa orang suka menjaga pilihan mereka tetap terbuka karena mereka takut membuat keputusan yang salah. Tekanan untuk membuat pilihan yang 'benar' ini bisa melumpuhkan," jelas Mosunic.
"Berkomitmen pada seseorang bisa terasa menakutkan, tetapi tidak apa-apa. Jika kamu merasa seperti ini, cobalah untuk tidak menghakimi diri sendiri, memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang tidak kamu inginkan, atau berpura-pura bahwa ketakutanmu tidak ada. Sebaliknya, cobalah untuk memahami apa yang terjadi dan cobalah untuk belajar bagaimana mengelola perasaanmu dengan cara yang terasa aman, dan sesuai dengan dirimu," saran Mosunic.
Ketakutan terhadap komitmen di kalangan anak muda merupakan fenomena yang dipengaruhi banyak faktor, mulai dari pengalaman pribadi, kebutuhan akan kebebasan, tekanan ekonomi, hingga perubahan budaya akibat perkembangan teknologi digital. Tidak semua orang yang takut berkomitmen berarti tidak serius menjalin hubungan; sebagian justru sedang berusaha melindungi diri dari risiko emosional atau mempertimbangkan masa depan dengan lebih matang.