Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Living Apart Together, Tren Pernikahan Modern yang Banyak Dibahas

Living Apart Together, Tren Pernikahan Modern yang Banyak Dibahas
pasangan di di bawah hujan (pexels.com/ Yaroslav Shuraev)
Share Article

Istilah living apart together (LAT) kini mulai banyak diperbincangkan dan dipertimbangkan oleh banyak pasangan. Secara sederhana, pasangan yang memilih LAT menginginkan keseimbangan antara kebebasan pribadi dan komitmen hubungan. Bagi pasangan LAT, tinggal secara terpisah meskipun sudah menikah adalah rahasia hubungan yang panjang, bahagia, dan jauh lebih sehat.

Ingin tahu lebih jauh mengenai hubungan pernikahan LAT serta kekuarangan dan kelebihannya? Simak selengkapnya dalam artikel di bawah ini!

1. Apa itu living apart together?

ilustrasi melihat ponsel sebelum tidur
ilustrasi melihat ponsel sebelum tidur (pexels.com/ Ron Lach)

Living apart together (LAT) merujuk pada pasangan yang menjalin hubungan romantis serius seperti pernikahan, tetapi memutuskan untuk tinggal di tempat yang berbeda. Pasangan trsebut bisa saja tinggal di satu wilayah namun di rumah atau gedung yang berbeda, pada beberapa kasus, mereka juga bisa tinggal di kota yang beda.

Dr. Robert Riordan, seorang psikologi klinis, melansir dari Bride, menjelaskan, langkah tersebut dipilih karena alasan yang beragam, ada yang memang karena keadaan yang mengharuskan, seperti ekonomi atau pekerjaan. Namun, untuk pasangan yang memilih LAN mereka dengan sengaja memilih jalan tersebut demi kebaikan hubungannya.

"Dulu, semua pasangan yang sudah menikah akan tinggal bersama. Namun, kini semakin banyak pasangan yang memilih tinggal terpisah secara permanen karena mereka percaya langkah tersebut merupakan langkah terbaik untuk hubungan keduanya," kata Riordan.

2. Perbedaan living apart together dengan LDR

ilustrasi pasangan LDR (unsplash.com/ A. L.)
ilustrasi pasangan LDR (unsplash.com/ A. L.)

Setelah mengetahui definisi living apart together, kamu mungkin melihat sekilas hubungan tersebut mirip dengan long distance relationship (LDR). Meskipun sekilas konsep tersebut mirip, tapi hal tersebut cukup berbeda.

Riordan menjelaskan, pasangan LAT biasanya membuat keputusan yang disengaja untuk gak tinggal bersama satu sama lain. Keduanya sepakat tinggal di gedung atau rumah berbeda. Sementara itu, pasangan LDR biasanya ada faktor eksternal yang mengharuskan pasangan terpisah jarak geografis, bisa karena pendidikan, pekerjaan, atau keadaan keluarga. Itulah kenapa, pasangan LDR cenderung akan lebih jarang bertemu dibandingkan dengan pasangan LAT.

3. Alasan pasangan memilih living apart together

ilustrasi pasangan dalam mobil (pexels.com/Gustavo Fring)
ilustrasi pasangan dalam mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Ada banyak alasan kenapa pasangan menikah yang memutuskan untuk menjalin hubungan secara LAT. Beberapa mungkin menyukai kesendirian dan ruang pribadi, atau ada juga yang merasa bahwa gak selalu bersama hustru akan memperkuat ikatan mereka.

"Tinggal terpisah mungkin menawarkan sedikit kelegaan bagi pasangan yang menghargai ruang pribadi mereka satu sama lain," papar Sherrie Sims Allen, psikologi dan pakar hubungan, dikutip dari Bride.

Alasan lain yang biasanya melatarbelakangi pasangan memutuskan LAT yakni, gaya hidup yang tidak sesuai. Kebiasan seperti jadwal tidur yang gak cocok, ekspektasi tentang kebersihan rumah yang berbeda, atau bisa juga karena keinginan yang tidak konsisten mengenai tempat tinggal.

4. Kelebihan living apart together

ilustrasi pasangan bersama (pexels.com/SHVETS production)
ilustrasi pasangan bersama (pexels.com/SHVETS production)

Hubungan LAT mungkin akan cocok dipilih untuk pasangan yang menikmati rutinitas dan ruang pribadinya. Dengan konsep ini, pasangan akan saling menghargai kebebasan dan kemandiriannya.

Terapis hubungan Becca Reed, mengutip dari verywellmind, menyebut, " LAT memungkinkan setiap pasangan untuk mengatur lingkungan tempat tinggal mereka sendiri sambil menikmati keintiman emosional dan fisik dari hubungan yang berkomitmen."

Selain itu, banyak pasangan yang memilih hubungan LAT karena dianggap gak membosankan. Banyak pasangan merasa mereka kurang bergairah karena selalu bersama, itulah kenapa cara ini buat hubungan terasa baru dan lebih segar.

5. Kekurangan living apart together

ilustrasi pertengkaran pasangan (pexels.com/Alex Green)
ilustrasi pertengkaran pasangan (pexels.com/Alex Green)

Di sisi lain, menjalin hubungan LAT juga punya tantangan tersendiri. Stigma sosial, komunikasi, dan jarak emosional mungkin jadi hal yang paling dirasakan banyak pasangan LAT.

“Orang mungkin akan bertanya mengapa mereka gak tinggal bersama atau kapan mereka akan pindah bersama, atau menduga bahwa hubungan mereka pasti sedang bermasalah karena mereka gak tinggal bersama,” kata Suzannah Weiss , pelatih hubungan dan seksolog, dikutip dari verywellmind.

Tantangan lain yang mungkin akan dirasakan adalah kesulitan menemukan waktu bersama serta komunikasi. Kurangnya interaksi harian yang spontan juga bisa berpotensi memunculkan perasaan kesepian. Jika hal tersebut terus dirasakan pasangan, bukan gak mungkin mereka akan terputus secara emosional.

Itu dia penjelasan seputar living apart together, mulai dari penjelasan hingga kekurangan dan kelebihannya. Sebenarnya, gak banyak perbedaan antara pasangan LAT atau pasangan yang tinggal serumah selain kebutuhan komunikasi. Agar pernikahan LAT bisa berjalan lancar, Reed merekomendasikan untuk memprioritaskan waktu berkualitas bersama dan komunikasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More

5 Zodiak yang Sering Mengorbankan Kesehatan Mental Demi Hubungan

25 Jun 2026, 21:25 WIBLife