Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perhatikan, Ini 5 Alasan Kamu Gak Pernah Punya Hubungan yang Lama

unsplash.com/Xan Griffin
unsplash.com/Xan Griffin

Kamu pasti iri sekali saat melihat orang lain, bahkan teman-temanmu begitu mudahnya menjalin hubungan sampai bertahun-tahun lamanya. Sedangkan kamu setiap menjalin hubungan hanya bisa bertahan paling lama 6 bulan saja. Selebihnya hanya hitungan minggu dan bulan saja. 

Kamu juga mulai bertanya pada diri sendiri, apa yang salah denganmu selama ini? Padahal, kamu sama seperti mereka yang bisa menjalani hubungan yang lama.

Nah, daripada kamu bingung sendiri, lebih baik simak alasan-alasan berikut ini yang mungkin saja jadi penyebab kamu gak pernah langgeng dalam hubungan. 

1. Niat awalmu saat menjalin hubungan hanyalah main-main saja

pexels.com/Tran Long
pexels.com/Tran Long

Sebelum menyalahkan orang lain, terlebih mantan-mantan yang telah menjalin hubungan denganmu, cobalah intropeksi dirimu sendiri, terutama soal niat awalmu saat menjalin sebuah hubungan. Jika dulu niat awalmu hanya ingin senang-senang dan main-main, maka ke depannya hubunganmu pun gak akan pernah langgeng.

Setiap masalah yang hadir gak bisa kamu selesaikan dengan baik. Kamu hanya lari dari masalah dan memilih putus saat kamu sudah gak lagi merasa senang dalam hubungan itu. 

2. Kamu punya ekspektasi yang tinggi soal hubungan

pexels.com/Gabby K
pexels.com/Gabby K

Gak ada yang salah saat kamu punya harapan memiliki hubungan yang bahagia layaknya postingan couple goals di media sosial. Namun, kamu juga harus sadar kalau hubungan itu ada bahagia dan masalahnya.

Jika kamu terlalu berekspektasi yang indah-indah saja dan memiliki hubungan yang sempurna, lalu pada kenyataannya kamu malah menemukan banyak kekurangan, maka saat itulah kamu akan memilih mengakhiri hubungan dari pada mencari solusi. 

3. Gak menghargai privasi selama menjalin hubungan

pexels.com/Keira Burton
pexels.com/Keira Burton

Meski kamu dan dia sudah menjalani hubungan sekarang ini, tapi bukan berarti kamu bisa mengetahui segala hal tentangnya dan ingin selalu bersama dia setiap harinya. Pasalnya itu sama saja kamu gak menghargai privasinya.

Hal inilah yang kemudian menjadi sebab pasanganmu jadi gak nyaman karena ada beberapa hal yang harusnya jadi privasinya, malahan kini sudah diketahui dan dicampuri olehmu sendiri. 

4. Kamu terlalu menganggap pasangan adalah milikmu seorang

pexels.com/Gustavo Fring
pexels.com/Gustavo Fring

Pasanganmu akan sangat bahagia kalau kamu mencintainya, tapi pasangan juga akan kesal dengan sikapmu saat rasa cintamu dibarengi dengan rasa memilikimu akan dirinya begitu dalam. Dia jadi gak leluasa saat bersikap karena kamu telalu mengenangnya dan mulai mengatur apa pun yang dilakukan oleh pasanganmu.

Dia jadi gak betah menjalin hubungan ini dan akhirnya, dia memilih untuk mengakhiri hubungan denganmu. Berakhirnya hubungan ini bisa membuatnya merasa lega. 

5. Gak ada batasan saat kamu berteman dengan lawan jenis

pexels.com/Alexy Almond
pexels.com/Alexy Almond

Kalau kamu berani menjalani sebuah hubungan itu sama artinya kamu harus berani menjaga perasaan pasanganmu agar gak kecewa dan cemburu atas sikapmu. Kamu harus tahu batasan saat bergaul dengan teman-temanmu, khususnya dengan teman yang lawan jenis.

Jangan malah kamu ingin bebas karena sikapmu yang selalu merasa ingin bebas saat bergaul dengan siapa pun ini dapat menjadi boomerang untuk hubunganmu. Pasangan akan merasa gak dihargai olehmu yang bisa dekat dengan siapa saja dan kamu akan menyesal saat hubungan ini berakhir. 

Sekarang kamu sudah tahu alasan di balik kamu yang gak pernah punya hubungan yang lama dan langgeng dengan seseorang. Oleh karena itu, berubahlah menjadi lebih baik dan pengertian. Jangan sampai lima hal di atas kamu lakukan lagi. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
P U T R I
EditorP U T R I
Follow Us