Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Cara Mengatasi Eyeliner yang Terlalu Tebal, Pakai Concealer!
Ilustrasi perempuan menggunakan eyeliner (unsplash.com/@mattseymour)
  • Eyeliner yang terlalu tebal tak harus membuat seluruh riasan mata dihapus; garisnya masih bisa dikoreksi secara bertahap dengan produk sederhana.
  • Concealer dan kuas kecil dapat merapikan serta menipiskan garis eyeliner, sementara eyeshadow gelap yang dibaurkan mengubahnya menjadi tampilan smoky lebih lembut.
  • Jika eyeliner terlalu mencolok, tambahkan eyeshadow, bulu mata palsu, atau maskara; bagian yang melebar bisa dibersihkan presisi memakai cotton bud runcing dan micellar water.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menggambar eyeliner memang susah-susah gampang. Saat mencobanya sendiri di depan cermin, hasilnya sering kali berbeda. Sedikit tangan bergeser, garis langsung menjadi lebih tebal. Akhirnya, banyak orang memilih menghapus seluruh makeup mata dan mengulang dari awal. Padahal, langkah itu belum tentu diperlukan.

Eyeliner yang terlalu tebal masih bisa diperbaiki tanpa harus merusak keseluruhan riasan mata. Bahkan, banyak makeup artist memiliki trik khusus untuk "menyelamatkan" eyeliner yang kurang rapi hanya dengan beberapa produk sederhana. Kalau kamu pernah mengalami eyeliner yang terlalu tebal, empat cara berikut bisa menjadi solusi praktis!

1. Rapikan garis eyeliner menggunakan concealer dan kuas kecil

ilustrasi menggunakan concealer (pexels.com/George Milton)

Salah satu cara paling efektif untuk memperbaiki eyeliner yang terlalu tebal adalah menggunakan concealer. Teknik ini sering digunakan oleh makeup artist karena hasilnya lebih presisi dibandingkan langsung menghapus eyeliner. Pilih concealer yang warnanya sesuai dengan warna kulitmu, lalu gunakan kuas kecil yang ujungnya datar atau miring.

Ambil sedikit produk, kemudian rapikan bagian bawah atau ujung eyeliner secara perlahan. Teknik ini bekerja layaknya penghapus kecil yang membentuk kembali garis eyeliner sesuai keinginanmu. Selain membuat garis tampak lebih tipis, concealer juga membantu menghasilkan tepi eyeliner yang lebih tajam dan bersih.

2. Samarkan dengan eyeshadow agar terlihat lebih soft

ilustrasi memakai eyeshadow (unsplash.com/kellysikkema)

Kalau eyeliner sudah telanjur cukup tebal dan sulit diperkecil, jangan buru-buru menghapusnya. Kamu bisa mengubah tampilannya menjadi gaya yang lebih lembut menggunakan eyeshadow. Gunakan kuas kecil berbulu halus, lalu ambil sedikit eyeshadow berwarna cokelat tua, hitam, atau abu-abu sesuai warna eyeliner.

Sapukan tipis-tipis di sepanjang garis eyeliner sambil dibaurkan ke arah atas. Teknik ini akan membuat garis yang tadinya terlihat terlalu tegas berubah menjadi efek smoky eyeliner yang lebih halus. Hasil akhirnya justru sering terlihat lebih elegan, terutama untuk makeup sehari-hari atau acara malam.

3. Seimbangkan dengan menambahkan sedikit eyeshadow atau bulu mata

ilustrasi maskara (pexels.com/Marcus Aurelius)

Kadang masalahnya bukan karena eyeliner terlalu tebal, tapi karena elemen makeup mata lainnya masih terlalu ringan. Akibatnya, eyeliner terlihat sangat mencolok. Daripada menghapus eyeliner, coba tambahkan sedikit dimensi pada riasan mata. Misalnya, aplikasikan eyeshadow dengan warna netral atau shimmer tipis di bagian tengah kelopak.

Kalau kamu memakai bulu mata palsu, eyeliner yang agak tebal biasanya akan terlihat lebih menyatu. Bahkan, banyak makeup artist memang membuat garis eyeliner sedikit lebih tebal untuk menyamarkan garis perekat bulu mata. Jika tidak menggunakan bulu mata palsu, maskara yang lentik dan bervolume bisa membantu mengalihkan perhatian sehingga eyeliner tidak lagi menjadi fokus utama.

4. Gunakan cotton bud runcing dengan micellar water

ilustrasi cotton bud (.pexels.com/karola g)

Kalau ada bagian eyeliner yang benar-benar melebar atau keluar jalur, kamu tetap bisa menghapusnya tanpa merusak seluruh makeup. Gunakan cotton bud berujung runcing, lalu basahi sedikit dengan micellar water. Pastikan kapas tidak terlalu basah agar cairannya tidak menyebar ke area lain.

Setelah itu, usap perlahan hanya pada bagian eyeliner yang ingin dikoreksi. Lakukan sedikit demi sedikit sambil sesekali melihat hasilnya di cermin. Kalau area tersebut ikut menghapus sedikit foundation atau eyeshadow, kamu tinggal memperbaikinya menggunakan concealer atau sedikit eyeshadow sesuai warna sebelumnya.

Eyeliner yang terlalu tebal bukan berarti seluruh makeup harus dihapus. Dengan empat cara di atas, kamu tetap bisa mendapatkan hasil yang rapi tanpa menghabiskan banyak waktu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article