4 Masalah Kulit Paling Umum yang Terjadi di Usia 40-an, Apa Saja?

Ketika kamu memasuki usia 40-an, kamu mungkin akan menghadapi masalah kulit yang tidak pernah dialami sebelumnya. Namun, penting diingat bahwa seiring bertambahnya usia, kulit pun akan ikut menua dan itu merupakan kondisi normal yang pasti terjadi pada siapa saja.
Perubahan tekstur kulit yang tadinya halus menjadi lebih kasar dan kendur merupakan salah satu contoh nyata yang dikenal sebagai tanda-tanda penuaan. Nah, dengan mengenali masalah kulit umum yang terjadi di usia 40-an sejak dini, bisa membantumu memulai rutinitas skincare yang tepat agar kulit tetap sehat dan bercahaya alami di masa mendatang.
Berikut beberapa masalah kulit di usia 40-an yang perlu kamu ketahui. Apa saja?
1. Kulit kering dan kusam

Siapa sangka, kondisi kulit kering dan kusam tidak hanya terjadi pada usia muda, tetapi juga pada usia tua. Menurut Rachel Nazarian, MD, FAAD, seorang dokter spesialis kulit bersertifikat, dikutip dari Byrdie, masalah kulit ini lebih rentan terjadi saat usia 40-an karena tingkat hidrasi kulit pada usia ini semakin berkurang. Namun, Nazarian menjelaskan bahwa masalah kulit tersebut masih bisa diatasi dengan menggunakan produk skincare yang mengandung bahan-bahan hidrasi tinggi.
“Produk skincare sederhana yang bebas pewangi dan diformulasikan untuk kulit sensitif bisa menjadi pilihan sempurna. Produk yang diperkaya hyaluronic acid juga gak kalah efektif melembapkan kulit, bahkan bisa membuat kulit tampak awet muda,” terangnya.
2. Lingkaran hitam di bawah mata

Tanda-tanda penuaan saat memasuki usia 40-an juga muncul di area mata. Ada kemungkinan besar kamu akan memiliki kantung mata, lingkaran hitam di bawah mata, dan garis keriput di sekitar mata. Kondisi ini jika terus dibiarkan bisa membuat wajah terlihat lelah dan lebih tua.
Tak sampai di situ, kamu pun akan kesulitan saat merias wajah, khususnya di area mata karena kulit tidak tampak segar. Guna meminimalisir munculnya lingkaran hitam di bawah mata dan tanda-tanda penuaan kulit di sekitar mata lainnya, kamu bisa mulai menggunakan eye cream yang mengandung kafein, retinol, dan chrysin setiap malam sebelum tidur.
3. Warna kulit tidak merata

Serena Mraz, MD, selaku dokter spesialis kulit bersertifikat mengatakan bahwa warna kulit tidak merata merupakan salah satu masalah kulit umum yang terjadi di usia 40-an. Perubahan warna kulit yang disertai bintik-bintik cokelat mungkin saja terjadi akibat kerusakan kulit dari paparan sinar matahari saat kamu masih berusia muda.
“Bintik-bintik cokelat tersebut biasanya disebabkan oleh pengaruh sinar matahari dan hormon," ujar Mraz, dilansir Byrdie.
Agar masalah kulit tersebut tidak terjadi padamu ketika memasuki usia 40-an, pemakaian sunscreen setiap hari meski cuaca sedang mendung atau saat kamu berada di dalam ruangan adalah kunci utama agar kulit tetap terlindungi dari bahaya sinar UVA dan UVB.
4. Kerutan dan kulit kendur

Usia 40-an adalah saat di mana kamu benar-benar melihat perubahan besar pada kekencangan kulitmu. Kamu akan mengalami kehilangan volume dan elastisitas yang menyebabkan kulit mengendur. Selain itu, garis-garis halus yang tadinya tampak samar, kini mulai terlihat jelas bahkan ketika kamu tidak menggerakan wajah atau membuat ekspresi wajah apa pun.
Apabila kamu tidak ingin masalah kulit tersebut terjadi di wajahmu saat memasuki usia 40-an nanti, menggunakan produk skincare anti-aging berperan besar dalam mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini. Dokter kulit bersertifikat Caroline Robinson, MD, FAAD, dilansir dari Real Simple turut menyarankan agar mengganti krim malam biasa ke krim malam yang mengandung gliserin atau ceramide guna memperbaiki lapisan pelindung kulit (skin barrier) agar kulit senantiasa sehat.
Itulah beberapa masalah kulit yang sering terjadi di usia 40-an. Penuaan kulit memang merupakan hal yang wajar, tapi kamu bisa meminimalisir kemunculannya dengan rutin memakai rangkaian skincare yang tepat serta melakukan perawatan kulit di klinik kecantikan agar hasilnya lebih optimal.

















