Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Cara Mengatasi Eyeliner yang Selalu Pudar di Tengah Hari
ilustrasi seseorang memakai eyeliner (unsplash.com/Ladislav Stercell)
  • Eyeliner cepat pudar dipengaruhi minyak kelopak mata, keringat, sisa skincare, serta teknik aplikasi; mengganti produk saja belum tentu menyelesaikan masalah.
  • Siapkan kelopak mata yang kering dengan menunggu skincare menyerap, menyerap minyak memakai tisu, lalu gunakan base tipis berupa bedak atau eyeshadow netral.
  • Pilih formula sesuai kondisi mata, aplikasikan garis tipis, dan bersihkan eyeliner secara lembut hingga tuntas agar aplikasi berikutnya lebih merata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sudah membuat eyeliner dengan susah payah di pagi hari, tetapi baru beberapa jam kemudian garisnya mulai pudar? Bagian ujungnya mungkin masih terlihat, tetapi area tengah justru mulai hilang atau warnanya berubah menjadi abu-abu. Kondisi seperti ini cukup bikin kesal, apalagi kalau kamu sedang bekerja, kuliah, atau menghadiri acara dan gak punya banyak waktu untuk memperbaiki makeup. Masalahnya, eyeliner yang cepat pudar gak selalu disebabkan oleh produknya.

Minyak alami di kelopak mata, keringat, skincare, hingga teknik aplikasi bisa membuat eyeliner lebih sulit bertahan. Kalau kelopak mata cukup berminyak, produk juga bisa lebih mudah berpindah atau menempel di lipatan mata. Karena itu, mengganti eyeliner saja belum tentu menyelesaikan masalah. Kalau eyeliner kamu selalu pudar di tengah hari, enam cara berikut bisa dicoba.

1. Pastikan kelopak mata bebas minyak

ilustrasi seseorang memakai eyeliner (unsplash.com/Ekaterina Sinitskaya)

Minyak di kelopak mata merupakan salah satu penyebab eyeliner cepat bergeser. Kondisi ini bisa semakin terasa kalau kamu menggunakan skincare atau eye cream yang cukup rich sebelum makeup. Ketika eyeliner diaplikasikan di atas permukaan yang terlalu licin, produk akan lebih sulit menempel dengan baik.

Sebelum menggunakan eyeliner, pastikan area kelopak mata sudah cukup kering. Kalau masih terasa berminyak, kamu bisa menekan perlahan menggunakan tisu atau menggunakan sedikit bedak untuk mengurangi rasa licin. Jangan menggosok area mata karena kulit di sekitar mata cukup sensitif. Permukaan kelopak yang lebih kering dan stabil bisa membantu eyeliner bertahan lebih lama.

2. Jangan langsung mengaplikasikan eyeliner setelah skincare

ilustrasi eyeliner (unsplash.com/Artem Labunsky)

Skincare memang penting, tetapi memberikan waktu agar produk menyerap sebelum makeup juga gak kalah penting. Kalau eyeliner diaplikasikan ketika sisa skincare masih terasa basah atau licin, garis eyeliner bisa menjadi kurang presisi dan lebih cepat pudar. Produk yang berada di bawah eyeliner juga bisa membuat pigmentasi terlihat kurang merata.

Setelah menggunakan skincare dan sunscreen, beri waktu secukupnya sebelum mulai makeup mata. Kamu bisa melanjutkan makeup pada bagian wajah lain terlebih dahulu sambil menunggu produk menyerap. Setelah area kelopak terasa lebih nyaman dan gak terlalu licin, barulah gunakan eyeliner. Langkah sederhana ini bisa membantu menciptakan permukaan yang lebih siap untuk makeup.

3. Gunakan eyeshadow atau bedak sebagai base

ilustrasi eyeliner (unsplash.com/Ashley Piszek)

Memberikan sedikit lapisan base pada kelopak mata bisa membantu mengurangi minyak sekaligus menciptakan permukaan yang lebih stabil. Kamu bisa menggunakan eyeshadow berwarna netral atau sedikit bedak sesuai kebutuhan. Aplikasikan secara tipis agar area mata gak terlihat terlalu berat.

Setelah itu, baru gambar eyeliner di atasnya. Kalau ingin hasil yang lebih tahan lama, kamu juga bisa menggunakan eyeshadow dengan warna serupa untuk membantu mengunci garis eyeliner. Caranya, aplikasikan eyeshadow tipis menggunakan brush kecil di atas garis eyeliner. Teknik ini bisa membantu mengurangi risiko eyeliner cepat berpindah, terutama pada kelopak mata yang mudah berminyak.

4. Pilih formula eyeliner sesuai kondisi kelopak mata

ilustrasi eyeliner (unsplash.com/Chalo Garcia)

Setiap jenis eyeliner memiliki karakteristik yang berbeda. Ada eyeliner pensil, gel, liquid, hingga produk dengan formula waterproof atau smudge-proof. Kalau kelopak mata mudah berminyak, formula yang terlalu creamy mungkin lebih mudah bergeser dibandingkan produk yang cepat mengering dan memiliki daya tahan lebih baik.

Namun, jangan langsung menganggap waterproof sebagai solusi untuk semua orang. Formula yang tahan air tetap perlu diaplikasikan dengan teknik yang tepat dan dibersihkan menggunakan produk pembersih yang sesuai. Pilih eyeliner berdasarkan kebutuhan dan kenyamanan mata. Kalau mata mudah sensitif, perhatikan juga reaksi kulit dan hentikan penggunaan jika muncul iritasi.

5. Hindari membuat garis terlalu tebal

ilustrasi eyeliner (unsplash.com/Ashley Piszek)

Eyeliner yang terlalu tebal berarti jumlah produk yang berada di kelopak mata juga lebih banyak. Kalau kelopak mata mudah berminyak atau memiliki lipatan yang cukup dalam, lapisan produk yang tebal bisa lebih mudah bergeser. Akibatnya, eyeliner bukan hanya pudar tetapi juga bisa meninggalkan noda di area sekitar mata.

Coba mulai dari garis yang tipis dan tambahkan sedikit demi sedikit sesuai bentuk mata. Fokuskan produk pada bagian yang memang ingin ditegaskan. Setelah eyeliner mengering, hindari terlalu sering membuka dan menutup mata secara berlebihan atau menggosok area tersebut. Semakin sedikit produk yang diperlukan untuk mendapatkan bentuk yang kamu inginkan, biasanya semakin mudah mempertahankan hasilnya.

6. Jangan lupa membersihkan eyeliner dengan benar

ilustrasi makeup remover (pexels.com/SHVETS production)

Eyeliner yang tahan lama membutuhkan pembersihan yang tepat. Kalau masih ada sisa produk dari hari sebelumnya, lapisan baru bisa menempel gak merata. Selain itu, sisa makeup yang bercampur dengan minyak dan kotoran dapat membuat area kelopak lebih mudah bermasalah.

Gunakan makeup remover yang memang sesuai untuk area mata dan bersihkan secara lembut. Kalau menggunakan eyeliner waterproof, jangan menggosok terlalu keras hanya karena produknya sulit hilang. Tempelkan kapas yang sudah diberi pembersih pada area mata selama beberapa detik, kemudian usap perlahan. Setelah bersih, biarkan area mata beristirahat sebelum kembali menggunakan makeup.

Eyeliner yang cepat pudar sebenarnya bisa disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor. Kondisi kelopak mata, skincare, formula produk, hingga teknik aplikasi semuanya bisa memengaruhi daya tahan makeup. Jadi, jangan langsung menyalahkan produk ketika eyeliner mulai hilang beberapa jam setelah digunakan.

Coba mulai dari langkah paling sederhana, yaitu mengurangi minyak pada kelopak dan menggunakan produk secara tipis. Kalau masih belum bertahan, baru pertimbangkan mengganti formula eyeliner yang lebih sesuai dengan kondisi mata. Dengan persiapan yang tepat, kamu gak perlu terus-menerus mengecek eyeliner di kaca setiap beberapa jam hanya untuk memastikan garisnya masih ada.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article