ilustrasi tidur (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Meskipun beberapa masalah kulit di atas tergolong umum terjadi akibat memakai makeup setiap hari. Namun, para ahli kulit sepakat bahwa pemakaian makeup setiap hari bukanlah penyebab utamanya, melainkan kebiasaan buruk yang kamu lakukan secara terus-menerus.
Dr. Zoe Indigo, seorang dokter kulit bersertifikat dan pendiri Skintervention Dermatology, dalam laman Huffingtonpost, menjelaskan bahwa menyimpan produk makeup terlalu lama, terutama makeup mata, dapat menjadikannya tempat berkembang biak bakteri. Sementara, penggunaan makeup tebal untuk menutupi jerawat, iritasi, atau bekas luka bisa memperburuk masalah ini seiring waktu.
Dr. Indigo juga menambahkan bahwa alat-alat rias yang tidak dibersihkan setiap minggu akan memicu masalah kulit di kemudian hari. Hal ini karena alat-alat makeup yang dipakai berulang dapat menjadi sarang bakteri dan bakteri tersebut akan menempel ke wajah ketika kamu menggunakannya.
“Kuas dan spons mengumpulkan minyak, sel kulit mati, dan sisa riasan, menciptakan lingkungan yang sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak. Menggunakan alat yang kotor dapat memindahkan bakteri kembali ke kulit, menyebabkan iritasi, pori-pori tersumbat, dan infeksi,” katanya.
Kebiasaan buruk lainnya adalah tidak membersihkan wajah sampai tuntas sebelum tidur. Kebiasaan ini memicu pori-pori tersumbat, iritasi, dan penumpukan sel kulit mati yang seharusnya terkelupas.
Berdasarkan uraian di atas, jelas bahwa pemakaian makeup setiap hari bisa berdampak buruk bagi kulit. Namun, kondisi ini hanya bisa terjadi apabila kamu tidak rutin membersihkan wajah sebelum tidur, kurang merawat kulit, memakai produk yang tidak sesuai tipe kulit, dan tidak menjaga kebersihan alat makeup. Dengan kata lain, meskipun kamu memakai makeup setiap hari, kulit kamu akan tetap sehat jika tidak melakukan kebiasaan buruk di atas.