Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ritual di Depan Cermin, Mengapa Rutinitas Kecantikan Terasa Personal?
Ilustrasi gaya makeup (freepik.com/freepik)
  • Rutinitas kecantikan dapat menjadi jeda singkat setelah aktivitas padat, memberi waktu untuk fokus pada diri sendiri lewat langkah perawatan yang akrab.
  • Pilihan makeup, lipstik, atau parfum favorit dapat mencerminkan selera, gaya, dan identitas personal tanpa harus mengikuti tren.
  • Perawatan diri sebaiknya menjadi ruang bereksplorasi dan merasa nyaman dengan diri sendiri, bukan mengejar standar kecantikan dari media maupun lingkungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah gak sih, setelah seharian sibuk dengan pekerjaan dan berbagai urusan, kamu tetap menyempatkan diri untuk skincare-an sebelum tidur? Padahal badan sudah capek dan rasanya ingin langsung rebahan, tapi ada kepuasan tersendiri saat membersihkan wajah, memakai produk favorit, lalu menutup hari dengan rutinitas kecil yang sudah akrab dilakukan setiap malam.

Momen seperti ini bukan cuma soal menjaga kulit atau ingin terlihat lebih baik. Ada rasa nyaman ketika punya waktu untuk diri sendiri, memilih produk yang disukai, dan melakukan sesuatu tanpa harus memikirkan ekspektasi orang lain. Mungkin itu juga yang membuat rutinitas kecantikan terasa berbeda bagi setiap orang. Lalu, kenapa ritual sederhana di depan cermin bisa punya makna yang begitu personal?

1. Menjadi jeda kecil di tengah kesibukan

Ilustrasi makeup (freepik.com/ jcomp)

Setelah seharian memikirkan pekerjaan, membalas pesan, dan menyelesaikan berbagai urusan, rasanya menyenangkan ketika punya waktu untuk berhenti sejenak. Rutinitas skincare bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk menikmati momen tersebut. Mulai dari membersihkan wajah, mengoleskan pelembap, hingga memijat kulit perlahan, setiap langkah memberi kesempatan untuk fokus pada diri sendiri tanpa harus terus memikirkan hal lain.

Karena dilakukan berulang kali, rutinitas ini juga bisa menjadi bagian keseharian yang terasa akrab. Kita sudah mengenal urutannya, tahu produk yang ingin digunakan, dan gak perlu memikirkan banyak hal untuk memulainya. Meski gak serta-merta menghilangkan stres, beberapa menit untuk merawat diri bisa menjadi jeda di tengah hari yang melelahkan. Bukan karena semua masalah langsung selesai, melainkan karena kita memberi diri sendiri kesempatan untuk bernapas sejenak.

2. Produk favorit yang mencerminkan diri

Makeup Monster’s Muse (instagram.com/ninapark)

Pernah gak, kamu punya lipstik andalan yang selalu dipakai atau parfum favorit yang wanginya terasa begitu menggambarkan dirimu? Pilihan kecil seperti ini bisa menjadi bagian dari cara kita mengekspresikan diri. Ada yang suka makeup natural, ada yang senang tampil bold, dan ada pula yang memilih aroma parfum tertentu karena terasa paling cocok dengan kepribadiannya.

“Kita menggunakan fashion dan pakaian untuk membentuk identitas dan menunjukkan siapa diri kita,” tutur Carolyn Mair, Psikolog, dikutip dari American Psychological Association.

Hal ini ini juga bisa diterapkan pada pilihan kecantikan. Produk yang kita gunakan bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga cara untuk menunjukkan selera dan gaya personal tanpa harus mengikuti tren.

3. Belajar lebih menerima diri sendiri

Ilustrasi skincare infused makeup (freepik.com/freepik)

Pernah gak, kamu bercermin lalu malah sibuk mencari kekurangan wajah sendiri? Jerawat, bekas noda, atau makeup yang terasa kurang sempurna bisa bikin kita lupa menikmati proses berdandan. Padahal, merawat diri gak harus selalu tentang memperbaiki penampilan. Terkadang, kita hanya ingin tampil segar dan merasa lebih nyaman dengan diri sendiri.

Psikolog Ashleigh Gallagher, Ph.D., dalam wawancara dengan American Psychological Association (APA), membahas bagaimana media dan lingkungan dapat memengaruhi cara seseorang memandang tubuhnya. Pengaruh ini bisa membuat kita membandingkan penampilan sendiri dengan standar kecantikan yang sering terlihat di sekitar. Karena itu, rutinitas kecantikan sebaiknya menjadi ruang untuk bereksplorasi dan menemukan gaya yang disukai, bukan sekadar mengejar standar orang lain.

Rutinitas kecantikan bukan cuma soal merawat penampilan, tetapi juga menikmati waktu untuk diri sendiri, mengekspresikan kepribadian, dan belajar menerima diri apa adanya. Sudah mulai menerapkannya untuk dirimu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article