Kelelahan mental setelah menjalani pekerjaan, tuntutan sosial, dan berbagai persoalan sehari-hari dapat memengaruhi cara seseorang beristirahat. Pada kondisi tertentu, pria justru lebih memilih tidur dibanding melakukan aktivitas lain yang biasanya terasa menyenangkan. Pilihan tersebut gak selalu berarti malas, sebab tidur dapat menjadi cara tubuh dan pikiran mengambil jeda setelah melewati hari yang penuh tekanan.
Kondisi ini cukup relatable bagi pria yang terbiasa menjalani rutinitas padat tanpa banyak memberi ruang untuk beristirahat. Saat pikiran sudah terasa penuh, tidur menjadi pilihan sederhana yang gak membutuhkan banyak energi maupun keputusan tambahan. Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan kecenderungan tersebut, yuk pahami alasannya bersama.
