Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Istilah Gym yang Perlu Kamu Tahu biar Gak Bingung

4 min read
5 Istilah Gym yang Perlu Kamu Tahu biar Gak Bingung
ilustrasi aktivitas latihan beban di gym (unsplash.com/Anastase Maragos)
  • Reps adalah jumlah pengulangan gerakan tanpa jeda, sedangkan sets merupakan rangkaian sejumlah reps yang dipisahkan waktu istirahat.
  • Spotter mendampingi pengangkatan beban berat demi keselamatan, sementara form menekankan teknik dan postur benar untuk mengoptimalkan otot serta mengurangi risiko cedera.
  • Progressive overload meningkatkan tantangan latihan secara bertahap melalui beban, reps, set, atau istirahat; compound exercises melibatkan banyak otot dan sendi sekaligus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Melangkahkan kaki ke tempat gym untuk pertama kalinya sering kali bikin pemula merasa ragu. Selain bingung melihat deretan peralatan yang tampak rumit, kamu mungkin merasa canggung saat mendengar berbagai istilah teknis yang diucapkan para pengunjung maupun instruktur. Eits, tenang dulu! Rasa minder seperti ini sangat wajar dialami siapa saja yang baru mau memulai rutinitas olahraga.

Mengenal istilah-istilah dasar gym justru bisa jadi kunci awal agar sesi latihanmu terasa jauh lebih seru dan percaya diri. Gak cuma bikin komunikasi dengan personal trainer jadi makin lancar, kamu juga bisa mempraktikkan setiap gerakan secara presisi dan aman dari risiko cedera. Nah, biar Gak bingun lagi saat latihan, yuk, simak 5 istilah gym populer yang perlu kamu tahu berikut ini!

  1. 1. Reps dan sets

    seorang pria sedang melakukan gerakan pengulangan reps dengan beban dumbbell di tempat gym
    ilustrasi seorang pria yang sedang melakukan hitungan reps menggunakan dumbbell (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Saat menyusun program latihan angkat beban, dua istilah ini pasti paling sering kamu dengar dari instruktur. Reps merupakan singkatan dari repetitions, yaitu berapa kali kamu mengulang satu gerakan olahraga secara penuh tanpa jeda istirahat. Sebagai contoh, jika kamu mengangkat dumbbell ke atas lalu menurunkannya kembali sebanyak sepuluh kali berturut-turut, itu berarti kamu telah menyelesaikan sepuluh reps.

    Sementara itu, sets atau set adalah sekelompok reps yang kamu lakukan dalam satu rangkaian latihan. Setelah menyelesaikan sejumlah reps, kamu biasanya akan mengambil jeda istirahat sejenak sebelum memulai set berikutnya. Jika pelatih meminta kamu melakukan tiga set berisi sepuluh reps, artinya kamu harus mengulang sepuluh kali gerakan sebanyak tiga kali putaran.

  2. 2. Spotter

    seorang wanita menjadi spotter yang memandu dan menjaga keselamatan teman pria saat latihan bench press
    ilustrasi peran spotter yang mendampingi saat melakukan latihan angkat beban (pexels.com/Ketut Subiyanto)

    Ketika seseorang mengangkat beban yang cukup berat, kehadiran seorang teman atau pelatih di dekatnya sangatlah krusial. Orang yang berdiri mendampingi dan siap membantu mengangkat beban saat kamu merasa tidak kuat lagi dinamakan spotter. Kehadiran mereka berfokus pada keselamatan fisik kamu agar tidak tertimpa peralatan berat saat kelelahan.

    Selain memastikan keamanan, seorang spotter juga bertugas memberikan motivasi moral serta menjaga agar bentuk gerakanmu tetap presisi. Meminta bantuan orang lain untuk menjadi spotter adalah hal yang sangat wajar di area gym. Jadi, jangan pernah ragu untuk meminta bantuan orang sekitar saat kamu ingin mencoba beban latihan yang lebih berat.

  3. 3. Form

    seorang pria menjaga form dan postur tubuh yang benar saat latihan lat pulldown di gym
    ilustrasi pentingnya menjaga form dan teknik gerakan yang benar saat latihan di gym (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Di dalam dunia kebugaran, eksekusi gerakan yang benar jauh lebih diutamakan dibandingkan sekadar beratnya beban yang sanggup diangkat. Istilah form merujuk pada teknik, postur tubuh, dan cara melakukan suatu gerakan olahraga dengan benar sesuai dengan anatomi tubuh. Menjaga form tetap stabil akan memastikan bahwa target otot yang ingin dilatih benar-benar bekerja secara optimal.

    Sebaliknya, form yang buruk dan asal-asalan hanya akan meningkatkan risiko cedera otot maupun sendi yang berbahaya. Banyak pemula terjebak mengangkat beban terlampau berat hingga mengorbankan postur tubuh mereka. Oleh karena itu, selalu prioritaskan untuk menguasai form gerakan terlebih dahulu sebelum kamu memutuskan untuk menambah beban latihan.

  4. 4. Progressive overload

    seorang pria sedang menambah piringan beban ke barbell untuk menerapkan progressive overload
    ilustrasi penerapan metode progressive overload dengan menambah beban latihan secara bertahap (pexels.com/Anete Lusina)

    Jika kamu ingin meraih kemajuan latihan yang konsisten, metode satu ini menjadi prinsip utama yang tidak boleh dilewatkan. Progressive overload adalah metode peningkatan stres atau beban latihan secara bertahap pada tubuh seiring berjalannya waktu. Tubuh manusia sangat adaptif, sehingga latihan yang sama terus-menerus lama-kelamaan tidak akan lagi memberi rangsangan perkembangan.

    Peningkatan beban ini tidak selalu harus berupa penambahan berat dumbbell atau pelat beban. Kamu juga bisa menerapkan progressive overload dengan cara menambah jumlah reps, memperbanyak set, hingga memperpendek durasi waktu istirahat antarset. Dengan memberikan tantangan baru secara bertahap, otot tubuh akan terus beradaptasi dan berkembang menjadi lebih kuat.

  5. 5. Compound exercises

    Pria muda berrambut ikal sedang melakukan gerakan barbell squat dengan posisi jongkok di gym
    ilustrasi pria melakukan gerakan barbell squat di pusat kebugaran (pexels.com/Ketut Subiyanto)

    Untuk menghemat waktu serta membakar kalori lebih efisien, jenis gerakan olahraga satu ini sangat disarankan bagi para pemula. Compound exercises adalah jenis latihan yang melibatkan beberapa sendi dan kelompok otot sekaligus dalam satu bentuk gerakan. Contoh gerakan compound yang paling populer antara lain adalah squat, deadlift, push-up, dan bench press.

    Gerakan-gerakan ini sangat efektif karena mampu melatih kekuatan fungsional tubuh secara menyeluruh dalam satu waktu. Selain itu, latihan compound juga membakar lebih banyak kalori dibandingkan latihan isolation yang hanya fokus pada satu otot spesifik. Memasukkan gerakan ini ke dalam jadwal mingguan akan membuat sesi latihanmu jauh lebih produktif.

    Mengenal istilah-istilah dasar gym di atas tentu akan membuat pengalaman berolahragamu menjadi efektif serta semakin percaya diri. Jangan malu untuk terus belajar dan bertanya kepada staf tempat fitness jika kamu masih menemui kendala saat berlatih. Selamat mencoba dan nikmati setiap proses perjalanan kebugaranmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel