Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Cara Membuat Rumah Jadi Lebih Nyaman dengan Penataan Sederhana

3 min read
8 Cara Membuat Rumah Jadi Lebih Nyaman dengan Penataan Sederhana
ilustrasi dekorasi ruang tamu (magnific.com/wuttichai1983)
  • Rumah bisa terasa lebih rapi dan lega dengan mengelompokkan barang berdasarkan fungsi, mengurangi benda tak terpakai, serta memastikan setiap barang memiliki tempat penyimpanan.
  • Penataan furnitur perlu menjaga jalur aktivitas tetap terbuka; cahaya alami siang hari dan pencahayaan malam yang sesuai membantu menciptakan suasana lebih nyaman.
  • Tanaman hijau, warna lembut pada aksesori, serta kebiasaan membersihkan area utama dan mengembalikan barang setiap hari membuat hunian terasa hangat tanpa renovasi besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rumah yang nyaman gak selalu membutuhkan renovasi besar atau furnitur mahal. Penataan sederhana pada beberapa sudut ruangan justru bisa membuat suasana terasa lebih rapi, hangat, dan enak ditempati setiap hari.

Mulai dari merapikan barang hingga mengatur pencahayaan, ada banyak cara praktis untuk membuat hunian terasa lebih nyaman. Perubahan kecil yang dilakukan secara rutin juga bisa membuat rumah terasa lebih lega tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

  1. 1. Rapikan barang sesuai fungsinya

    ilustrasi barang-barang di kamar
    ilustrasi barang-barang di kamar (pexels.com/Pixabay)

    Barang yang berserakan bisa membuat ruangan terasa penuh meski ukurannya cukup luas. Kelompokkan barang sesuai fungsi dan simpan benda yang jarang digunakan di tempat khusus agar area utama tetap terlihat rapi.

    Gunakan kotak penyimpanan, keranjang, atau rak kecil untuk mengurangi tumpukan. Pastikan setiap barang memiliki tempat sehingga proses merapikan rumah terasa lebih mudah.

  2. 2. Kurangi barang yang tidak terpakai

    Barang-barang
    ilustrasi barang-barang (pexels.com/rdne)

    Terlalu banyak barang dapat membuat rumah terasa sesak dan sulit ditata. Coba sortir barang secara berkala, lalu pisahkan benda yang masih digunakan, jarang dipakai, atau sudah tidak diperlukan.

    Barang yang sudah tidak digunakan bisa disumbangkan atau dipindahkan ke tempat penyimpanan. Dengan begitu, ruangan memiliki lebih banyak area kosong dan terasa lebih lega.

  3. 3. Atur furnitur agar tidak menghambat jalan

    Ilustrasi desain interior
    Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Clay Banks)

    Posisi furnitur sangat memengaruhi kenyamanan saat beraktivitas di rumah. Hindari menempatkan meja, kursi, atau rak di jalur yang sering dilewati karena bisa membuat pergerakan terasa sempit.

    Susun furnitur dengan mempertimbangkan ukuran ruangan dan kebutuhan sehari-hari. Berikan jarak yang cukup antar furnitur agar ruangan terasa lebih lapang dan mudah digunakan.

  4. 4. Manfaatkan cahaya alami

    ilustrasi manfaatkan cahaya alami
    ilustrasi manfaatkan cahaya alami (magnific.com/wherestock)

    Cahaya matahari dapat membuat ruangan terasa lebih segar pada siang hari. Buka tirai atau gorden pada pagi hingga siang untuk membantu menerangi ruangan secara alami.

    Selain membuat suasana lebih cerah, cara ini juga bisa mengurangi kebutuhan menyalakan lampu pada siang hari. Pilih tirai dengan bahan yang tetap memberikan privasi tanpa menghalangi terlalu banyak cahaya.

  5. 5. Tambahkan tanaman hijau

    ilustrasi tambahkan tanaman hijau
    ilustrasi tambahkan tanaman hijau (magnific.com/magnific)

    Tanaman dapat memberikan kesan segar pada ruangan tanpa membutuhkan banyak perubahan. Pilih tanaman yang sesuai dengan kondisi cahaya dan ukuran area agar perawatannya tetap mudah.

    Letakkan tanaman di sudut ruangan, dekat jendela, atau di atas rak. Jangan terlalu banyak menaruh tanaman supaya ruangan tetap terlihat rapi dan tidak terasa penuh.

  6. 6. Gunakan warna yang menenangkan

    Ilustrasi desain interior
    Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Clay Banks)

    Warna pada dinding, furnitur, dan aksesori dapat memengaruhi suasana sebuah ruangan. Pilih warna lembut seperti putih, krem, beige, abu-abu muda, atau warna pastel untuk menciptakan kesan tenang.

    Tidak harus mengecat ulang seluruh ruangan untuk mendapatkan efek tersebut. Kamu bisa menggunakan sarung bantal, karpet, gorden, atau dekorasi dengan warna yang senada sebagai aksen.

  7. 7. Atur pencahayaan pada malam hari

    ilustrasi atur pencahayaan pada malam hari
    ilustrasi atur pencahayaan pada malam hari (magmific.com/Studio DC)

    Pencahayaan yang terlalu terang bisa membuat suasana rumah terasa kurang hangat ketika malam. Gunakan lampu dengan tingkat pencahayaan yang sesuai untuk setiap area, terutama ruang keluarga dan kamar tidur.

    Lampu meja atau lampu sudut juga bisa digunakan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Pilih penempatan lampu yang membantu aktivitas tanpa membuat mata cepat lelah.

  8. 8. Jaga area utama tetap bersih

    ilustrasi jaga area rumah tetap bersih
    ilustrasi jaga area rumah tetap bersih (magnific.com/wirestock)

    Ruang keluarga, ruang makan, dan area lain yang sering digunakan sebaiknya mendapat perhatian lebih. Bersihkan permukaan meja, lantai, dan area yang mudah terlihat agar rumah terasa lebih tertata.

    Tidak perlu menunggu sampai rumah benar-benar berantakan untuk mulai merapikannya. Luangkan beberapa menit setiap hari untuk mengembalikan barang ke tempatnya sehingga suasana rumah tetap nyaman.

    Rumah yang nyaman sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Penataan barang, pencahayaan, pemilihan warna, hingga kebersihan rutin dapat membuat suasana hunian terasa lebih tenang tanpa perlu renovasi besar. Jadi, gak perlu langsung membeli banyak dekorasi baru untuk mengubah suasana rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team