Era Baru Sepatu Lari, Adidas RIlis Hyperboost Edge dan Run

- Adidas merilis Hyperboost Edge dan Hyperboost Run untuk lari harian, menggabungkan bantalan tebal, pantulan responsif, dan bobot 255 gram.
- Hyperboost Edge menjadi super-trainer non-pelat, sedangkan Hyperboost Run menawarkan bantalan ekstra tebal untuk recovery hingga tempo run berbagai level pelari.
- Kedua sepatu tersedia di Indonesia seharga Rp3.500.000 untuk Edge dan Rp2.800.000 untuk Run, setelah diperkenalkan lewat community run pada Juli–Agustus 2026.
Skena lari masa kini bukan sekadar soal mengejar pace, tetapi juga merengkuh kenyamanan maksimal dalam balutan gaya. Menjawab gaya hidup tersebut, Adidas resmi melepas line-up terbarunya: Hyperboost Edge dan Hyperboost Run, yang mengawinkan tiga teknologi mutakhir dengan bobot ultra-ringan hanya di angka 255 gram.
Raksasa sportswear global ini seolah membuka lembaran baru dalam kultur berlari lewat perpaduan bantalan tebal, pantulan energi responsif, dan performa lightweight dalam satu siluet.
Hadir dalam dua model berbeda, seri Hyperboost dirancang khusus sebagai amunisi lari harian yang spesifikasinya bisa disesuaikan dengan goals masing-masing pelari.
1. Adidas Hyperboost Edge untuk super-trainer dan Hyperboost Run sebagai daily trainer

Varian Hyperboost Edge langsung mencuri atensi sebagai super-trainer perdana Adidas yang tampil berani tanpa pelat pengeras (non-plated). Absennya pelat kaku ini membiarkan busa sepatu bekerja secara natural, sukses memberikan sensasi dorongan langkah yang ringan, propulsif, serta lontaran energi yang memanjakan telapak kaki.
Di sisi lain, Hyperboost Run menempatkan diri sebagai daily trainer andalan lewat topangan bantalan Hyperboost Pro yang ekstra tebal. Siluet satu ini terbilang sangat versatile, siap menemani sesi recovery run yang santai di akhir pekan hingga menaklukkan tempo run bagi segala jenis level pelari.
Daya tarik utama kedua varian ini jelas terletak pada midsole Hyperboost Pro yang sukses mengadaptasi DNA sepatu balap elite Adidas. Mengusung stack tumit setinggi 45 mm dan drop 6 mm, konstruksi busa chunky ini tak sekadar tangguh melahap aspal jarak jauh, tetapi juga menciptakan identitas visual yang stylish berkarakter kuat.
2. Performa busa revolusioner hasil dari uji saintifik di laboratorium German Sport University Cologne

Performa busa revolusioner ini bukan sebatas klaim di atas kertas, melainkan hasil uji saintifik di laboratorium German Sport University Cologne.
Dari tes langsung terhadap 60 pelari, sebanyak 77 persen memuji keempukan bantalannya, 73 persen menggemari sensasi pantulannya, dan lebih dari separuh pelari mengakui kenyamanan totalnya sukses melampaui sepatu andalan mereka sebelumnya.
Bergeser ke bagian atas, pengalaman lari kian disempurnakan oleh material PRIMEWEAVE yang membungkus keseluruhan upper. Tekstur rajutan yang sangat halus dan ringan ini dirancang pas memeluk kaki layaknya kaus kaki, memastikan sirkulasi udara tetap sejuk tanpa sedikit pun mengorbankan ruang gerak.
Demi menjaga postur lari selalu stabil, Adidas juga menyematkan area penopang presisi pada bagian tumit. Desain penyokong berlapis material premium ini sukses membuat transisi langkah menjadi jauh lebih mulus, sekaligus menyuntikkan sentuhan estetika berkelas saat dipakai nongkrong pasca-lari.
3. Selebrasi rilisnya koleksi anyar Adidas ini disambut antusias lewat rangkaian community run

Mengintip ke area alas, material LIGHTTRAXION dipercaya sebagai fondasi utama sol luar yang kembali mewarisi ketangguhan seri racing Adidas. Kendati profil material karetnya didesain sangat tipis untuk memangkas bobot, daya cengkeramnya tetap terasa mantap dan aman menjejak di berbagai kondisi permukaan jalan.
Bicara soal looks, lini terbaru ini menawarkan estetika clean dan futuristis lewat tarikan garis desain yang kental dengan nuansa industrial. Sebagai gebrakan visual perdana di keluarga Adidas Running, logo tiga garis ikonis (three stripes) kini tercetak berani tepat di atas bantalan midsole, membiaskan aura modern yang sangat standout.
Mendarat di Indonesia, selebrasi rilisnya koleksi ini disambut antusias lewat rangkaian community run yang meriah. Event itu dimulai saat dua rilisan ini menyapa komunitas Flower Boy, Continuum Athletics, dan Indo Runners Bali pada 22-25 Juli 2026.
Puncak euforia berlanjut saat 100 pelari dari Adidas Runners Jakarta turun ke jalan untuk menguji langsung kegaharan sepatu ini di ibu kota pada Sabtu, 8 Agustus 2026,
Bagi kamu yang ingin segera meng-upgrade amunisi lari harian, Adidas Hyperboost Edge sudah bisa dipinang seharga Rp3.500.000, sementara Hyperboost Run dibanderol Rp2.800.000. Kedua koleksi ini telah tersedia secara lengkap di seluruh gerai resmi Adidas Indonesia, mitra retail pilihan, hingga etalase digital brand kenamaan Jerman ini.




















