Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Suara Pria Bisa Terdengar Lebih Berat saat Bangun Tidur?
ilustrasi bangun tidur (pexels.com/Sammie Sander)
  • Suara pria dapat terdengar lebih berat atau serak saat bangun karena pita suara baru beristirahat, dengan kelembapan atau lendir yang memengaruhi getarannya.
  • Lendir yang menumpuk, dehidrasi ringan selama tidur, serta bernapas melalui mulut dapat mengeringkan tenggorokan dan membuat suara pagi terdengar kasar.
  • Refluks, merokok, atau penggunaan suara berlebihan juga dapat memengaruhi suara; periksakan ke dokter bila serak menetap, nyeri, atau disertai sulit bernapas maupun menelan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah merasa suara terdengar lebih berat atau serak ketika baru bangun tidur? Kondisi ini cukup umum terjadi dan biasanya hanya berlangsung sementara. Setelah beberapa waktu berbicara, minum, dan beraktivitas, suara umumnya kembali mendekati kondisi normal.

Perubahan tersebut dapat berkaitan dengan kondisi pita suara dan saluran pernapasan setelah tubuh beristirahat selama beberapa jam. Posisi tidur, kelembapan udara, lendir, hingga kebiasaan bernapas melalui mulut dapat ikut memengaruhi suara ketika pagi hari. Berikut beberapa alasannya.

1. Pita suara mengalami perubahan setelah beristirahat

ilustrasi pria bangun tidur (pexels.com/cottonbro studio)

Saat tidur, pita suara tidak digunakan untuk berbicara selama beberapa jam. Kondisi tersebut membuat suara ketika pertama kali berbicara bisa terdengar berbeda dibandingkan setelah tubuh mulai aktif.

Selain itu, sedikit perubahan pada permukaan pita suara akibat kelembapan atau lendir dapat membuat getarannya tidak seoptimal biasanya. Setelah digunakan berbicara secara normal, suara biasanya perlahan kembali seperti semula.

2. Lendir dapat menumpuk di sekitar tenggorokan

ilustrasi bangun tidur (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Saat tidur, produksi dan pergerakan lendir di saluran pernapasan tetap berlangsung. Lendir yang terkumpul di sekitar tenggorokan dapat membuat suara terdengar lebih berat, serak, atau seperti tertahan ketika baru bangun.

Kondisi tersebut biasanya membaik setelah seseorang minum air, menelan, atau membersihkan tenggorokan secara alami. Karena itu, suara pagi yang sedikit berat tidak selalu menunjukkan adanya masalah pada pita suara.

3. Tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan

ilustrasi peregangan saat bangun tidur (pexels.com/Miftah Rafli Hidayat)

Selama beberapa jam tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan. Kondisi ini dapat membuat mulut dan tenggorokan terasa lebih kering ketika bangun, terutama jika kamar memiliki udara yang kering.

Kekeringan pada area tenggorokan dapat memengaruhi kenyamanan saat berbicara dan membuat suara terdengar lebih serak. Minum air setelah bangun dapat membantu menjaga kelembapan saluran suara.

4. Bernapas melalui mulut saat tidur

ilustrasi sulit tidur nyenyak (pexels.com/andrea)

Orang yang tidur dengan mulut terbuka atau sering bernapas melalui mulut dapat mengalami tenggorokan yang lebih kering ketika bangun. Hidung tersumbat akibat pilek, alergi, atau kondisi lain juga dapat membuat seseorang lebih sering bernapas melalui mulut.

Kondisi tersebut dapat membuat suara pagi terdengar lebih kasar atau berat. Jika hidung sering tersumbat atau kebiasaan bernapas melalui mulut berlangsung terus-menerus, penyebabnya sebaiknya diperhatikan.

5. Refluks atau kebiasaan tertentu juga bisa berpengaruh

ilustrasi pria tidur (pexels.com/Andrii Lysenko)

Pada sebagian orang, refluks asam lambung yang terjadi ketika tidur dapat mengiritasi area tenggorokan dan memengaruhi kualitas suara. Suara serak pada pagi hari juga dapat menjadi salah satu keluhan yang muncul pada kondisi tersebut.

Selain itu, kebiasaan seperti merokok atau terlalu banyak menggunakan suara juga dapat memengaruhi kondisi pita suara. Jika suara serak berlangsung lama, sering kambuh, terasa nyeri, atau disertai kesulitan bernapas maupun menelan, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Suara pria yang terdengar lebih berat ketika baru bangun tidur umumnya merupakan perubahan sementara. Kekeringan, lendir, posisi tidur, dan kebiasaan bernapas melalui mulut dapat membuat suara pagi terdengar berbeda dari biasanya.

Namun, suara berat atau serak yang menetap tidak sebaiknya selalu dianggap sebagai hal normal. Jika perubahan suara berlangsung lebih lama atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis dapat membantu mengetahui penyebabnya dengan lebih tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article