Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pelajaran Hidup yang Tidak Kamu Dapatkan di Sekolah, Cek Yuk!

5 Pelajaran Hidup yang Tidak Kamu Dapatkan di Sekolah, Cek Yuk!
ilustrasi buku (pexels.com/George Milton)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Sekolah fokus pada teori dan nilai akademik, namun tidak mengajarkan keterampilan penting seperti perencanaan hidup yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia nyata.
  • Pelajaran tentang cara bereaksi terhadap masalah, melihat dari berbagai sudut pandang, serta belajar dari pengalaman lebih banyak diperoleh di luar sekolah.
  • Menerima kekurangan diri menjadi kunci kepercayaan diri dan kedewasaan, namun hal ini jarang diajarkan dalam sistem pendidikan formal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sekolah merupakan ajang belajar formal yang harus diikuti di Indonesia. Mulai dari sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah akhir. Wajib belajar selama 12 tahun ini membuat setiap kita menghabiskan separuh waktunya untuk belajar di dalam ruangan. 

Tak dapat dimungkiri bahwa dari situlah seseorang menguasai beragam teori yang diajarkan di sekolah. Namun, tahukah kamu bahwa masih banyak ilmu dan pengetahuan yang sangat diperlukan untuk menjalani kehidupan, yang mana tidak diajarkan di sekolah. Apa sajakah itu? Simak penjelasannya berikut ini!

Table of Content

1. Cara membuat perencanaan hidup

1. Cara membuat perencanaan hidup

ilustrasi jadwal (pexels.com/energepic.com)
ilustrasi jadwal (pexels.com/energepic.com)

Kita semua pasti sudah tahu konsep belajar di sekolah. Dari sekolah dasar sampai akhir, kurang lebih yag disampaikan berupa ilmu dan teori saja. Padahal, dalam menjalani kehidupan kita juga membutuhkan yang namanya bekal untuk mempersiapkan bekal saat terjun di kehidupan nyata.

Kita jarang mendapatkan pengetahun tentang membuat perencanaan hidup. Padahal ini tentu sangat penting. Dalam hidup memang kita harus bermimpi, tapi untuk dapat mewujudkan mimpi tersebut maka haruslah ada sebuah perencanaan matang. Inilah yang jarang diajarkan di sekolah. 

2. Bereaksi pada suatu masalah

ilustrasi seorang pria marah-marah (Pexels.com/ Moose Photos)
ilustrasi seorang pria marah-marah (Pexels.com/ Moose Photos)

Seperti istilahnya, sekolah formal lebih mengedepankan hal-hal yang sifatnya formal saja. Mata pelajaran yang harus dipelajari, nilai ujian yang harus terpenuhi dan segala macamya. Pelajaran sekolah jarang dikaitkan dengan masalah-masalah saat ini.

Di sekolah tidak kita temui pelajaran bagaimana bereaksi pada suatu masalah. Malah di luarlah kita akan menemukan hal tersebut. Pelajaran ini juga penting untuk dipelajari, karena dalam hidup kita pasti akan menemui banyak rintangan berupa masalah. 

3. Melihat suatu hal dari sudut pandang yang berbeda

Ilustrasi berdiskusi (pexels.com/Anna Shvets)
Ilustrasi berdiskusi (pexels.com/Anna Shvets)

Pada saat di sekolah kita sering diajarkan materi oleh para guru. Dan, seringnya guru menyampaikan materi hanya dari sudut pandang satu saja. Hal ini membuat kita terbiasa hanya belajar dari satu sudut pandang saja. 

Perlu diketahui dalam konteks kehidupan, kita harus bisa melihat sesuatu dari berbagai sisi. Karena dengan begitu itu, membuat pandangan menjadi luas dan dapat semakin bijak dalam menentukan keputusan. Itulah pentingnya pelajaran hidup untuk memperluas sudut pandang yang mana hak ini tidak diajarkan di sekolah.

4. Pengalaman adalah guru terbaik

ilustrasi bekerjasama (pexels.com/AndreaPiacquad)
ilustrasi bekerjasama (pexels.com/AndreaPiacquad)

Pengalaman di luar sekolah juga penting untuk dimiliki. Pelajaran yang berupa pengalaman itu juga memiliki peran penting untuk kehidupan seseorang. Pengalaman adalah guru terbaik, itulah kalimat yang sering kita dengar.

Mencari pengalaman di luar sekolah harus dilakukan supaya semakin banyak hal yang diketahui, tidak hanya di dalam ruangan kelas saja. Dengan pengalaman, seseorang akan semakin lihai dan terampil dalam suatu hal. Disebutkan juga bahwa pentingnya pengalaman dapat mendewasakan seseorang.

5. Menerima kekurangan dan kelemahan diri sendiri

ilustrasi pria menyendiri (unsplash.com/Andy Art)
ilustrasi pria menyendiri (unsplash.com/Andy Art)

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Hal inilah yang menjadikan manusia memiliki kekurangan dan kelemahan. Kedua hal ini harus diakui menjadi bagian dari diri. Sebab, dari mengakui keduanya dapat mempermudah diri untuk menerima kenyataan yang ada.

Di samping itu juga, seseorang akan tumbuh menjadi percaya diri. Perihal menerima kekurangan dan kelemahan diri ini memang tidak diajarkan di sekolah. Akibatnya sering ditemukan orang-orang yang pasrah pada kenyataan karena tak mampu mengelola kekurangan dan kelemahan diri. 

Beberapa perkara di atas tidak di ajarkan di sekolah. Padahal pelajaran hidup ini sangat penting untuk dikuasai supaya dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik. 

FAQ seputar Pelajaran Hidup yang Tidak Kamu Dapatkan di Sekolah

Mengapa pelajaran membuat perencanaan hidup tidak diajarkan di sekolah?

Sistem sekolah formal umumnya lebih berfokus pada kurikulum akademik dan teori, sehingga materi mengenai persiapan nyata seperti merancang rencana hidup jangka panjang sering kali terlewati.

Bagaimana cara melatih diri agar bisa melihat masalah dari sudut pandang berbeda?

Kamu bisa melatihnya dengan memperbanyak diskusi, membuka diri terhadap opini orang lain, serta membiasakan diri tidak langsung mengambil kesimpulan dari satu sisi saja.

Mengapa pengalaman di luar sekolah disebut sebagai guru terbaik?

Karena melalui pengalaman langsung di dunia nyata, kamu akan dihadapkan pada praktik, tantangan, dan konsekuensi nyata yang dapat mendewasakan serta mengasah keterampilan hidupmu.

Apa manfaat penting dari menerima kekurangan dan kelemahan diri sendiri?

Menerima kekurangan diri membantu kamu lebih realistis, tidak mudah putus asa saat gagal, dan secara bertahap justru dapat membangun rasa percaya diri yang lebih sehat.

Apakah ilmu yang didapatkan di sekolah formal menjadi tidak penting?

Tentu tetap penting. Ilmu sekolah memberikan fondasi dasar akademik dan logika, sementara pelajaran hidup di luar sekolah berfungsi untuk melengkapi kesiapan kamu dalam menghadapi realitas sosial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
Jumawan Syahrudin
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan

Related Articles