Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Akhiri Hiatus, Seringai Rilis 2 Lagu Baru Bareng Gitaris Tamu

Akhiri Hiatus, Seringai Rilis 2 Lagu Baru Bareng Gitaris Tamu
Seringai merilis dua video musik “Sejati” dan “Senarai Feses” sebagai penanda kembalinya mereka usai hiatus. Dua lagu itu sekaligus menjadi pembuka album terbaru Seringai, IV: Anastasis. (Foto: Agung Hartamurti)
Intinya Sih
  • Seringai menandai comeback setelah wafatnya Ricky Siahaan dengan merilis dua video musik, “Sejati” dan “Senarai Feses,” sebagai karya pertama menuju fase baru yang lebih gelap dan agresif.
  • Kedua lagu tersebut menjadi pembuka album IV: Anastasis yang melibatkan kontribusi terakhir Ricky serta kehadiran gitaris tamu Angga Kusuma, menghadirkan energi segar tanpa meninggalkan karakter khas band.
  • Album IV: Anastasis akan dirilis 23 April 2026 lewat label independen High Octane Production, didukung kolaborasi panjang dengan VANS Indonesia sebagai simbol semangat keras dan independen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Seringai akhirnya kembali. Setelah hiatus usai kehilangan personelnya Ricky Siahaan, unit heavy rock/metal ini menandai comeback-nya dengan melepas dua video musik, “Sejati” dan “Senarai Feses.”

Momentum ini terasa penting karena menjadi karya pertama sejak wafatnya sang gitaris, sekaligus co-founder Ricky Siahaan di Tokyo, Jepang pada 19 April 2025. Sosok yang selama ini dikenal sebagai arsitek riff Seringai itu meninggalkan celah besar dalam tubuh band.

Kehilangan sosok penting tak membuat Seringai runtuh. Sebaliknya, mereka menjadikan itu sebagai energi baru untuk melahirkan dua karya anyar.

Terakhir kali Seringai merilis video musik adalah “Ishtarkult” dalam format animasi pada 4 Februari 2021. Setelah lima tahun, mereka kembali dengan satu hantaman audio-visual berdurasi enam menit, sebagai penanda fase baru yang lebih gelap, penuh ledakan emosional, memuat energi yang lebih padat, agresif, dan brutal.

Table of Content

1. Lagu “Sejati” dan “Senarai Feses” menjadi pembuka album terbaru Seringai, IV: Anastasis

1. Lagu “Sejati” dan “Senarai Feses” menjadi pembuka album terbaru Seringai, IV: Anastasis

WhatsApp Image 2026-03-27 at 10.51.52 (1).jpeg
Seringai merilis dua video musik “Sejati” dan “Senarai Feses” sebagai penanda kembalinya mereka usai hiatus. Dua lagu itu sekaligus menjadi pembuka album terbaru Seringai, IV: Anastasis. (Foto: Agung Hartamurti)

Video musik “Sejati” dan “Senarai Feses” sekaligus menjadi pembuka album terbaru Seringai, IV: Anastasis. Judul ini merujuk pada kebangkitan, sebuah simbol yang kuat bagi perjalanan Seringai setelah melewati masa sulit.

Album ini juga menyimpan jejak penting dari Ricky. Materi-materi yang digunakan masih melibatkan kontribusinya, menjadikan proyek ini bukan hanya rilisan baru, tetapi juga bentuk penghormatan.

Kehadiran Angga Kusuma (Billfold, Collapse, eks-Taring) sebagai gitaris tamu memberi warna baru. Ia mengisi seluruh bagian gitar dalam rekaman, menghadirkan energi segar tanpa menghilangkan karakter khas Seringai.

Dari sisi musik, Seringai tampil lebih agresif. Distorsi gitar terasa lebih tebal, ritme lebih menekan, dan struktur lagu lebih padat. Ini mempertegas identitas mereka sebagai salah satu band underground Indonesia paling berpengaruh.

Jika album-album sebelumnya adalah ledakan, maka IV: Anastasis adalah total armageddon. 

2. Seringai kini tampil dengan lima personel saat live

Dalam format anyarnya, Seringai tampil dengan lima unit tempur saat live. Selain vokalis Arian 13, drummer Edy ‘Khemod’ Susanto, basis Sammy Bramantyo, dan Angga sebagai gitaris tamu, Darma Respati (Negatifa) ikut mengisi amunisi anyar band.

Penambahan dua gitaris membuat sound mereka lebih padat dan solid, punya distorsi yang berlapis-lapis, terutama dalam penampilan panggung yang dikenal eksplosif.

Secara visual, proyek ini digarap serius. Disutradarai oleh Edy Susanto bersama Rifqi Fadhlurrahman dari rumah produksi Angin Segar, video musiknya mengusung konsep lebih mentah, keras yang selaras dengan energi lagunya.

Proses shooting sendiri berlangsung di Gedung Putih Studio, Tangerang Selatan pada 2 Maret 2026, sebuah ruang yang diubah menjadi medan tempur visual. 

3. Album IV: Anastasis akan dirilis pada 23 April 2026

Aksi Seringai dalam konseer tunggal bertajuk "Serigala Militia Selamanya." (IDN Times/Ilyas Mujib)
Aksi Seringai dalam konseer tunggal bertajuk "Serigala Militia Selamanya." (IDN Times/Ilyas Mujib)

Dukungan dari VANS Indonesia menjadi bagian dari perjalanan ini. Kolaborasi yang sudah terjalin delapan tahun itu memperkuat posisi Seringai dalam kultur bawah tanah. Bukan sekadar sponsor—ini adalah aliansi antara dua entitas yang hidup di frekuensi yang sama: jalanan, keras, independen, serta menolak takluk. 

Album IV: Anastasis yang diproduseri oleh Sammy Bramantyo akan dirilis pada 23 April 2026 dalam format CD dan semua platform digital (kecuali Spotify) melalui label independen milik band, High Octane Production.

Setelah hampir delapan tahun tanpa album penuh, rilisan ini menjadi momentum penting bagi band. Terakhir kali mereka merilis album penuh Seperti Api (2018), yang sempat meraih penghargaan Karya Produksi Metal/Hardcore Terbaik dari AMI Awards 2018.

Dua video ini bukan nostalgia. Bukan pula comeback yang manis. Ini adalah sebuah deklarasi detonasi. Seringai masih di sini. Dan mereka jauh lebih berbahaya dari sebelumnya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us