Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Baju Baru Harus Dicuci? Ini Jawaban dan Tips Cucinya

Kenapa Baju Baru Harus Dicuci? Ini Jawaban dan Tips Cucinya
Ilustrasi kenapa baju baru harus dicuci (pexels.com/@yaroslav-shuraev)
Intinya Sih
  • Baju baru perlu dicuci karena bisa mengandung zat kimia, sisa pewarna, dan kotoran dari proses produksi hingga penjualan yang berpotensi menempel di kain.
  • Memakai baju baru tanpa dicuci dapat memicu iritasi, alergi, atau rasa gatal pada kulit akibat bahan kimia dan bakteri yang masih tertinggal.
  • Agar pakaian tetap awet dan aman, pisahkan warna saat mencuci pertama kali, gunakan air dingin, tambahkan cuka putih, serta pakai kantong cuci untuk bahan halus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Wajar kok kalau setiap habis beli baju, rasanya tergoda buat dipakai langsumg begitu sampai di rumah. Padahal, ada alasan penting kenapa baju baru harus dicuci sebelum dipakai sehari-hari. Meski terlihat bersih dan masih wangi toko, pakaian baru ternyata belum tentu benar-benar siap langsung digunakan.

Masih banyak orang yang menganggap langkah ini sepele dan sering dilewatkan begitu saja. Padahal, ada beberapa hal menarik yang jarang disadari tentang pakaian baru sebelum dipakai untuk pertama kali. Nah, supaya gak penasaran lagi kenapa baju baru harus dicuci, yuk simak penjelasan lengkapnya sampai akhir!

Table of Content

1. Alasan sebaiknya baju baru tidak langsung dipakai tanpa dicuci

1. Alasan sebaiknya baju baru tidak langsung dipakai tanpa dicuci

ilustrasi belanja (unsplash.com/@beccamchaffie)
ilustrasi belanja (unsplash.com/@beccamchaffie)

Ada berbagai pendapat mengenai baju baru, apakah bisa langsung dipakai atau tidak. Namun, yang perlu diperhatikan bahwa "baju baru tidak selalu bersih". Ini karena proses pembuatan, pewarnaan, hingga sebuah pakaian sampai ke dalam toko melalui proses panjang yang kita tidak pernah tahu seperti apa. Berikut ini beberapa alasan mencuci baju baru sebelum dipakai:

  • Menghilangkan zat kimia: Banyak pakaian diberi berbagai zat kimia, salat satunya adalah resin formaldehida. Zat ini digunakan untuk mencegah jamur dan kerutan selama pengiriman jarak jauh. Meskipun membuat pakaian tetap terlihat bagus, tapi memberi efek pada kulit.
  • Menghilangkan pewarna berlebihan: Pakaian sering kali mengandung pewarna berlebih yang belum sepenuhnya meresap. Hal ini bisa kamu lihat dari celana jeans baru yang bisa membuat tanganmu menjadi biru juga karena luntur. Dan pencucian awal membantu mengikat pewarna dan menghilangkan banyak sisa bahan kimia.
  • Membantu menghilangkan kotoran tak kasat mata: ada perjalanan panjang yang ditempuh sebuah pakaian sebelum sampai ke dalam tas belanjamu. Pakaian tersebut ditangani oleh banyak orang mulai dari lantai pabrik hingga kontainer pengiriman, dan akhirnya ke rak pajangan tempat tak terhitung banyaknya orang yang menyentuhnya. Dan, mencuci pakaian baru sebelum memakainya membantu menghilangkan sisa-sisa kotoran yang tertinggal dari perjalanan tersebut.

2. Risiko memakai baju baru yang belum dicuci

ilustrasi mencuci (www.instagram.com/nuts.about.yarn)
ilustrasi mencuci (www.instagram.com/nuts.about.yarn)

Bagi sebagian orang, memakai baju baru tanpa dicuci mungkin tidak menimbulkan masalah yang berarti. Namun untuk pemilik kulit sensitif, hal ini perlu menjadi perhatian. Ada sisa bahan kimia dan pewarna pada pakaian baru bisa memicu iritasi atau ruam yang membuat kulit terasa gatal dan kurang nyaman.

Nah, kondisi seperti ini biasanya muncul karena kulit bereaksi terhadap zat-zat yang masih menempel dari proses produksi pakaian. Sisa bahan kimia pada pakaian baru juga bisa menjadi pemicu alergi buat beberapa orang. Bahkan, rasa gatal dan perihnya bisa timbul secara langsung hingga menimbulkan bekas di kulit, lho.

Selain masalah kulit, pakaian baru yang belum dicuci juga berpotensi membawa kotoran dan bakteri dari proses penyimpanan maupun saat dipajang di toko. Apalagi, kita tidak pernah benar-benar tahu sudah berapa banyak orang yang menyentuh atau mencoba pakaian tersebut sebelumnya. Dan, daripada mengambil risiko yang sebenarnya bisa dicegah, lebih baik luangkan waktu sebentar untuk mencuci baju baru terlebih dahulu.

Pada pakaian baru juga, biasanya masih ada lapisan tambahan dari pabrik yang membuat kain terasa agak kaku atau kasar saat disentuh. Setelah dicuci, serat kain umumnya akan terasa lebih lembut sehingga pakaian jadi lebih nyaman dipakai. Hal kecil seperti ini sering gak disadari, padahal bisa berpengaruh pada kenyamanan saat mengenakan baju.

Gak kalah penting, mencuci pakaian baru bisa membantu menghilangkan sisa pewarna yang masih menempel di permukaan kain. Ini penting terutama untuk pakaian berwarna gelap atau terang yang rentan luntur pada pencucian awal. Dengan begitu, risiko warna menempel ke kulit atau pakaian lain pun bisa lebih diminimalkan.

3. Tips mencuci pakaian baru sebelum dipakai

ilustrasi mencuci (unsplash.com/@jmarjes)
ilustrasi mencuci (unsplash.com/@jmarjes)

Mencuci pakaian baru juga gak bisa asal karena justru bisa bikin rusak warna bahkan ukuran, lho. Berikut ini adalah cara yang bisa kamu coba supaya pakaian barumu bersih dan tetap menarik saat digunakan pertama kali:

  • Pisahkan baju warna gelap dan warna terang: Saat mencuci pakaian baru, sebaiknya pisahkan dulu baju berwarna gelap dan terang, terutama pada pencucian pertama. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko warna luntur yang bisa menempel ke pakaian lain. Jadi, lebih aman mencuci pakaian dengan warna senada atau memisahkan baju yang warnanya sangat terang maupun pekat.
  • Pakai air dingin: gunakan air dingin saat mencuci pakaian baru bisa memnuat warna kain tetap terjaga. Air dingin membantu mengurangi kemungkinan pewarna kain mudah luntur selama proses pencucian. Karena itulah, banyak orang memilih air dingin untuk menjaga warna pakaian tetap awet dan tidak cepat pudar.
  • Tambahkan cuka putih: gak banyak yang tahu kalau cuka putih dapat membantu menjaga agar pakaian berwarna cerah tetap berkilau dan menghilangkan bau pabrik jika ditambahkan ke cucian.
  • Gunakan kantong cuci: jika ingi mencuci bra, pakaian dalam, atau pakaian dengan kain halus lainnya, pakai kecepatan mencuci yang lembut. Selain itu, kamu bisa menggunakan kantong cucian jaring dan selalu gunakan air bersuhu dingin untuk menjaga bentuk dan keutuhan bahannya.

Sekarang sudah tahu kan kenapa baju baru harus dicuci alih-alih langsung dipakai? Mencuci baju bukan sekadar supaya wangi, tapi juga membantu menjaga kulit tetap nyaman sekaligus mempertahankan kualitas warna dan kainnya. Meski terlihat sepele, kebiasaan kecil ini bisa membuat pakaian baru terasa lebih bersih, nyaman, dan siap dipakai sepanjang hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Related Articles