Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

SonicFlo Lepas Debut Album Perdebatan, Refleksi Jujur Kehidupan

SonicFlo Lepas Debut Album Perdebatan, Refleksi Jujur Kehidupan
Foto profil band SonicFlo (Dok.SonicFlo)
Intinya Sih
  • SonicFlo resmi merilis album debut berjudul 'Perdebatan' pada 11 Mei 2026, berisi sembilan lagu yang menggambarkan dinamika kehidupan dan perbedaan pandangan antaranggota band.
  • Proses kreatif album berlangsung tiga bulan dengan keterlibatan penuh tiap personel, menghadirkan kolaborasi ide serta perdebatan musikal yang memperkaya hasil akhir di bawah produksi Coki Bollemeyer.
  • Melalui 'Perdebatan', SonicFlo menegaskan pesan bahwa perbedaan adalah bagian alami kehidupan dan mengajak pendengar untuk menerima serta menikmati setiap proses, termasuk konflik yang menyertainya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Band SonicFlo melepas debut album mereka yang diberi tajuk Perdebatan pada 11 Mei 2026. Album yang berisikan 9 lagu ini menjadi tonggak awal perjalanan Coki Bollemeyer (gitar), Boyi Tondo (bass & keyboard), dan Daffa Bagaskara (vokal), sekaligus refleksi jujur tentang dinamika kehidupan yang penuh dengan perbedaan, pertanyaan, dan konflik.

Mengusung perpaduan warna musik dari tiga kepala dengan selera yang beririsan, SonicFlo menghadirkan eksplorasi sound yang unik. Daffa Bagaskara membawa pengaruh musik 2000-an dengan nuansa alternative pop dan alternative pop rock, sementara Boyi Tondo terinspirasi dari era 80-an dan 90-an. Di sisi lain, Coki Bollemeyer turut menghadirkan sisi musikalitas 80-an yang selama ini belum pernah ia eksplorasi sepanjang kariernya. Perpaduan ini melahirkan karakter musik yang berakar pada nuansa 80-an namun tetap relevan dengan sentuhan modern.

Table of Content

1. Alasan di balik nama "Perdebatan"

1. Alasan di balik nama "Perdebatan"

Trek berjudul “Perdebatan” dipilih sebagai representasi utama dari keseluruhan isi album. Selain menjadi salah satu judul lagu di dalamnya, “Perdebatan” juga menjadi benang merah yang mengikat sembilan lagu di album ini.

“Di album pertama ini, kami punya satu lagu berjudul ‘Perdebatan’ yang akhirnya jadi benang merah dari keseluruhan album. Dari total sembilan lagu yang ada, semuanya berbicara tentang berbagai bentuk perdebatan, mulai dari pergulatan dengan diri sendiri, hubungan dengan pasangan, sampai dinamika dengan orang tua. Jadi bisa dibilang, inti cerita dari album ini adalah tentang perdebatan dalam berbagai sisi kehidupan," ujar Daffa Bagaskara dalam keterangan resminya.

Perjalanan SonicFlo sendiri terbilang organik. Berawal dari pertemuan santai di rumah Coki Bollemeyer, sesi berbincang berkembang menjadi jamming spontan yang kemudian melahirkan materi-materi musik. Lagu-lagu dalam album ini merupakan hasil kolaborasi dari ide-ide yang telah dimiliki masing-masing personel, yang kemudian diperkaya dan disempurnakan bersama. Awalnya direncanakan sebagai EP, proses kreatif yang terus berkembang akhirnya menghasilkan sembilan lagu yang layak dirangkum menjadi sebuah album penuh.

Proses rekaman berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, dimulai dari pengisian drum, bass, gitar, hingga keyboard, dan ditutup dengan proses vokal. Album ini rampung melalui tahap mixing dan mastering pada November 2025, sebelum akhirnya resmi diselesaikan pada Desember 2025.

2. Dinamika kreatif dalam proses pengerjaan album

SF - 1118.jpg
Foto profil band SonicFlo (Dok.SonicFlo)

Seluruh lagu dalam album ini memiliki nilai personal yang kuat bagi masing-masing personel, menjadikan setiap track terasa autentik dan jujur. Dalam proses produksinya, SonicFlo terlibat penuh dalam penulisan lagu dan aransemen, dengan Coki (gitaris sekaligus produser musik) bertindak sebagai produser. Mereka juga dibantu oleh Topan Trinanda sebagai sound engineer sekaligus mixing dan mastering engineer, Danna “Kanda Brothers” pada drum, serta Restha Wirananda pada keyboard untuk 3 trek “Missing You”, “Ashley”, dan “Pernah Ada”.

Dinamika kreatif dalam proses pengerjaan album ini tidak lepas dari “perdebatan” itu sendiri. Perbedaan pandangan dalam pemilihan instrumen maupun notasi menjadi bagian dari proses yang justru memperkaya hasil akhir. Namun, seluruh proses dijalani dengan semangat kebersamaan dan kesenangan dalam bermusik.

3. Perbedaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan

SF - 311.jpg
Foto profil band SonicFlo (Dok.SonicFlo)

Melalui album Perdebatan, SonicFlo ingin menyampaikan pesan bahwa perbedaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Perdebatan akan selalu ada, dan yang terpenting adalah bagaimana setiap individu dapat menerima, menghadapi, dan menyelesaikannya. Album ini mengajak pendengar untuk menikmati setiap proses dalam hidup, termasuk konflik yang datang bersamanya.

SonicFlo berharap album perdana ini dapat diterima dengan baik oleh para pendengar, sekaligus menjadi pengingat bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Sebagai langkah awal, perilisan album Perdebatan pada 11 Mei 2026 menjadi fondasi penting bagi perjalanan mereka ke depan, sekaligus pembuktian dari mimpi yang akhirnya terwujud.

"Ini menjadi salah satu cita-cita yang akhirnya bisa terwujud. Selama ini aku selalu punya keinginan untuk membuat album, namun baru sekarang kesempatannya benar-benar datang. Rasanya bangga dan bahagia sekali bisa sampai di titik ini, dan aku ingin terus melangkah maju bersama teman-teman SonicFlo lainnya," kata Daffa.

Ke depannya, SonicFlo telah menyiapkan berbagai rangkaian promosi, termasuk musik video untuk lagu “Perdebatan” sebagai focus track, serta live session yang akan segera dirilis. Mereka juga berharap dapat segera bertemu langsung dengan para pendengar setia mereka, yang disebut sebagai SonicFriends, dalam berbagai kesempatan pertunjukan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Related Articles