Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanaman Hias Berbunga Merah Menyala yang Cocok Jadi Titik Fokus

5 min read
5 Tanaman Hias Berbunga Merah Menyala yang Cocok Jadi Titik Fokus
ilustrasi bunga sungsang (pexels.com/Winston Chen)
  • Lima tanaman berbunga merah yang direkomendasikan sebagai titik fokus ialah bunga sepatu, soka, kembang merak, bunga sungsang, dan adenium.
  • Bunga sepatu, soka, serta kembang merak membutuhkan paparan matahari memadai; penempatan dan pemangkasan disesuaikan dengan bentuk tumbuh serta kebutuhan ruangnya.
  • Bunga sungsang cocok pada teralis karena merambat, sedangkan adenium ideal di pot atau taman berbatu; keduanya beracun dan perlu penanganan hati-hati.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Warna merah menyala punya daya tarik tersendiri ketika hadir di tengah hijaunya dedaunan. Dalam penataan taman maupun sudut rumah, tanaman hias berbunga merah dapat menjadi pusat perhatian tanpa perlu banyak dekorasi tambahan. Perpaduan warna yang kontras membuat area yang awalnya terlihat biasa saja terasa lebih hidup, segar, dan berkarakter.

Namun, memilih tanaman berbunga merah gak cukup hanya mempertimbangkan keindahan warnanya. Bentuk bunga, karakter pertumbuhan, kebutuhan cahaya, serta cara perawatannya turut menentukan apakah tanaman tersebut cocok dijadikan titik fokus di halaman atau teras rumah. Yuk, kenali lima tanaman hias berbunga merah menyala berikut ini agar kamu bisa memilih jenis yang paling sesuai dengan konsep tamanmu!

  1. 1. Bunga sepatu

    ilustrasi kembang sepatu
    ilustrasi kembang sepatu (pixabay.com/IzabellArt)

    Bunga sepatu menjadi pilihan menarik untuk menghadirkan aksen merah yang kuat di taman rumah. Tanaman tropis ini memiliki bunga berukuran relatif besar dengan mahkota lebar dan benang sari yang menonjol, sehingga tampilannya mudah menarik perhatian meskipun tumbuh berdampingan dengan tanaman lain. Varietas berbunga merah menyala sangat cocok ditempatkan di dekat pagar, sudut halaman, atau sepanjang jalur masuk rumah sebagai elemen yang mempertegas karakter taman.

    Dari segi perawatan, bunga sepatu menyukai paparan sinar matahari yang cukup agar pertumbuhannya optimal dan pembungaannya lebih baik. Tanaman ini juga dapat dipangkas untuk mempertahankan bentuk tajuk yang rapi sekaligus merangsang percabangan baru. Meski setiap bunganya umumnya hanya bertahan singkat, kemunculan bunga baru secara bergantian dapat menjaga tampilan taman tetap menarik dalam waktu yang panjang.

  2. 2. Soka

    ilustrasi soka
    ilustrasi soka (pixabay.com/najibzamri)

    Berbeda dari bunga sepatu yang menonjolkan satu bunga berukuran besar, soka menarik perhatian melalui kumpulan bunga kecil yang membentuk gugusan rapat. Tanaman perdu tropis ini memiliki bunga berwarna merah, termasuk merah cerah yang terlihat kontras dengan daunnya yang hijau mengilap. Karakter tersebut membuat soka cocok dijadikan tanaman pembatas, penghias tepi jalan setapak, atau kelompok tanaman yang memperkuat warna pada bagian depan rumah.

    Soka membutuhkan cahaya matahari yang memadai agar pertumbuhan dan pembungaannya berlangsung dengan baik. Media tanam sebaiknya memiliki drainase yang baik karena kondisi terlalu becek dapat mengganggu kesehatan akar. Untuk mendapatkan tampilan yang lebih teratur, lakukan pemangkasan ringan setelah tanaman selesai berbunga dan sesuaikan jarak tanam agar setiap rumpun memperoleh ruang tumbuh yang cukup.

  3. 3. Kembang merak

    ilustrasi kembang merak
    ilustrasi kembang merak (pexels.com/Jahra Tasfia Reza)

    Kembang merak menawarkan karakter visual yang berbeda melalui bunga dengan kelopak berwarna merah hingga jingga kemerahan dan benang sari panjang yang menjulur keluar. Susunan bunga yang tampak ringan serta bentuknya yang unik menghadirkan kesan tropis yang lebih dinamis dibandingkan tanaman berbunga dengan mahkota membulat. Tanaman ini cocok dijadikan titik fokus pada taman yang cukup luas, terutama jika kamu ingin menghadirkan nuansa tropis dengan bentuk tanaman yang lebih ekspresif.

    Tanaman kembang merak menyukai tempat terbuka dengan paparan sinar matahari yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan. Setelah tumbuh mapan, tanaman ini relatif toleran terhadap kondisi kering dibandingkan sejumlah tanaman hias yang membutuhkan kelembapan tinggi. Meski demikian, pemangkasan tetap diperlukan untuk mengendalikan bentuk tajuk dan menjaga tampilannya, terutama jika tanaman ditanam dekat jalur pejalan kaki atau area aktivitas keluarga.

  4. 4. Bunga sungsang

    ilustrasi bunga sungsang
    ilustrasi bunga sungsang (pexels.com/Mohit Khare)

    Bunga sungsang memiliki bentuk yang mudah dikenali karena kelopaknya melengkung ke belakang dengan tepian bergelombang, sementara warnanya dapat memadukan merah menyala dan kuning. Bentuk bunga yang tidak biasa membuatnya terlihat dramatis dan cocok untuk taman yang membutuhkan aksen berbeda dari tanaman berbunga pada umumnya. Sebagai tanaman merambat dengan sulur di ujung daun, bunga ini lebih sesuai ditempatkan pada penyangga, teralis, atau struktur taman yang memungkinkan batangnya tumbuh menjalar.

    Dibandingkan tanaman perdu, bunga sungsang membutuhkan perhatian lebih terhadap arah rambatan dan kestabilan penyangganya. Tanaman ini umumnya tumbuh baik di tempat terang dengan media tanam yang memiliki drainase baik, sementara penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi media agar akar dan organ bawah tanahnya gak mudah membusuk. Hal penting yang gak boleh diabaikan adalah seluruh bagian tanaman ini beracun jika tertelan, sehingga penempatannya harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

  5. 5. Adenium

    ilustrasi adenium
    ilustrasi adenium (pexels.com/Serg Alesenko)

    Adenium atau kamboja Jepang menawarkan daya tarik yang berasal dari perpaduan bunga berwarna cerah dan batang bawah yang membesar. Varietas tertentu memiliki bunga merah menyala atau merah dengan gradasi warna yang membuat tampilannya semakin menonjol. Bentuk batangnya yang unik menjadikan adenium cocok sebagai titik fokus di teras, taman berbatu, maupun sudut rumah dengan koleksi tanaman dalam pot.

    Adenium membutuhkan sinar matahari yang cukup dan media tanam berpori agar air gak menggenang di sekitar akarnya. Penyiraman sebaiknya dilakukan setelah mempertimbangkan tingkat kekeringan media karena tanaman ini mampu menyimpan air pada batangnya. Selain itu, getah adenium bersifat beracun, sehingga pemangkasan dan pemindahan tanaman perlu dilakukan dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan serta menjaga agar getahnya gak mengenai mata atau mulut.

    Tanaman hias berbunga merah menyala dapat menghadirkan karakter berbeda, mulai dari bunga besar yang mencolok hingga gugusan bunga kecil yang padat dan bentuk kelopak yang eksotis. Pilihan terbaik bergantung pada luas area, intensitas cahaya matahari, kebutuhan perawatan, serta gaya taman yang ingin kamu hadirkan. Dengan menempatkan tanaman secara tepat dan memahami karakter masing-masing jenisnya, kamu bisa menciptakan titik fokus yang menarik tanpa membuat taman terlihat berlebihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team