Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tanaman Hias yang Cocok Diletakkan di Ruangan Minim Cahaya
ilustrasi zamioculcas zamiifolia (pexels.com/Thành Đỗ)
  • Lidah mertua, sirih gading, aglaonema, tanaman ZZ, dan peace lily dapat mempercantik ruangan minim cahaya karena relatif toleran terhadap kondisi teduh.
  • Kelima tanaman tetap membutuhkan cahaya tidak langsung agar tumbuh sehat; kondisi terlalu gelap dapat memperlambat pertumbuhan, memudarkan corak daun, atau mengurangi pembentukan bunga.
  • Penyiraman perlu disesuaikan dengan kelembapan media tanam untuk mencegah akar membusuk; sirih gading, ZZ, dan peace lily perlu dijauhkan dari anak-anak serta hewan peliharaan karena beracun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ruangan dengan pencahayaan terbatas sering kali terasa kurang segar, terutama jika tidak memiliki jendela besar atau hanya mendapat sedikit sinar matahari. Meski begitu, kamu tetap bisa mempercantik interior dengan tanaman hias yang mampu beradaptasi di tempat teduh. Pilihan tanaman yang tepat bisa membuat ruangan terasa lebih asri tanpa perlu mengubah tata letak rumah.

Namun, tidak semua tanaman hias cocok diletakkan di sudut ruangan yang minim cahaya. Beberapa jenis tanaman memang lebih toleran terhadap pencahayaan rendah, tetapi tetap membutuhkan cahaya untuk tumbuh dengan baik. Agar tanaman tetap sehat dan dekorasi ruangan terlihat menarik, berikut lima tanaman hias yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertua (pexels.com/Damir K)

Lidah mertua atau Sansevieria menjadi salah satu tanaman hias favorit untuk mempercantik ruangan. Daunnya tumbuh tegak dengan bentuk memanjang dan corak hijau yang khas. Tanaman ini cocok diletakkan di sudut ruang tamu, dekat meja kerja, atau di samping lemari untuk memberikan sentuhan alami tanpa memakan banyak tempat.

Lidah mertua cukup toleran terhadap kondisi cahaya rendah dan tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Namun, pertumbuhannya bisa melambat jika terus-menerus berada di tempat gelap. Letakkan tanaman ini di area yang masih mendapat cahaya tidak langsung dan pastikan media tanamnya mengering sebelum disiram kembali agar akarnya tidak membusuk.

2. Sirih Gading

ilustrasi sirih gading (magnific.com/Azerbaijan_stockers)

Sirih gading atau Epipremnum aureum cocok untuk kamu yang ingin menghadirkan dekorasi hijau dengan perawatan relatif mudah. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan corak hijau atau perpaduan hijau dan kuning. Batangnya yang menjuntai membuat sirih gading terlihat menarik saat diletakkan di rak, lemari, maupun pot gantung.

Tanaman ini mampu beradaptasi dengan pencahayaan rendah, meskipun corak kuning pada daunnya bisa memudar jika kekurangan cahaya dalam waktu lama. Kamu bisa menempatkannya di ruangan dengan cahaya tidak langsung dan menyiramnya ketika bagian atas media tanam mulai mengering. Perlu diingat, sirih gading beracun jika tertelan, sehingga sebaiknya dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

3. Aglaonema

ilustrasi aglaonema merah (pecels.com/Jeffry surianto)

Aglaonema dikenal karena memiliki daun dengan perpaduan warna hijau, perak, merah muda, atau merah, tergantung varietasnya. Penampilannya yang dekoratif membuat tanaman ini cocok menjadi pemanis meja sudut, rak, maupun area dekat sofa. Beberapa varietas berdaun hijau juga relatif toleran terhadap kondisi pencahayaan rendah.

Agar aglaonema tetap tumbuh sehat, letakkan tanaman di tempat yang mendapat cahaya tidak langsung dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyiramnya secara berlebihan karena media tanam yang terlalu basah bisa menyebabkan akar membusuk. Perlu diketahui, varietas dengan warna daun lebih cerah umumnya membutuhkan cahaya lebih terang dibandingkan varietas yang didominasi warna hijau.

4. Zamioculcas zamiifolia

ilustrasi zamioculcas zamiifolia (pexels.com/Thành Đỗ)

Tanaman ZZ atau Zamioculcas zamiifolia memiliki daun hijau tua yang mengilap dengan susunan rapi pada batangnya. Bentuknya yang minimalis membuat tanaman ini cocok untuk ruangan bergaya modern, baik di rumah maupun di kantor. Tanaman ZZ juga bisa menjadi pilihan bagi kamu yang tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman hias setiap hari.

Salah satu keunggulan tanaman ZZ adalah kemampuannya menyimpan air pada bagian rimpang sehingga tidak perlu sering disiram. Tanaman ini dapat bertahan dalam kondisi cahaya rendah, tetapi tetap membutuhkan pencahayaan untuk tumbuh optimal. Pastikan media tanamnya memiliki drainase yang baik dan tidak menyiramnya sebelum tanah cukup mengering. Tanaman ZZ juga beracun jika tertelan, sehingga perlu dijauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.

5. Peace Lily

ilustrasi peace lily (pexels.com/Elena holovchenko)

Peace lily atau Spathiphyllum bisa menjadi pilihan jika kamu menyukai tanaman hias dengan tampilan elegan. Daunnya berwarna hijau pekat, sedangkan bunganya yang berwarna putih memberikan kontras menarik. Tanaman ini cocok diletakkan di ruang keluarga, sudut kamar yang terang tanpa sinar matahari langsung, atau area kerja yang ingin dibuat lebih nyaman.

Peace lily cukup toleran terhadap cahaya rendah, meskipun pembentukan bunganya dapat berkurang jika pencahayaan terlalu minim. Tanaman ini menyukai media tanam yang lembap, tetapi bukan berarti tanahnya harus terus-menerus basah. Periksa kelembapan tanah secara berkala dan siram ketika permukaannya mulai mengering. Perlu diperhatikan juga bahwa peace lily beracun jika tertelan dan getahnya dapat menyebabkan iritasi.

Memilih tanaman hias untuk ruangan minim cahaya tidak harus sulit. Lidah mertua, sirih gading, aglaonema, tanaman ZZ, dan peace lily bisa menjadi pilihan untuk mempercantik interior sesuai selera dan kebutuhan perawatanmu. Meski toleran terhadap cahaya rendah, kelima tanaman tersebut tetap membutuhkan pencahayaan yang cukup untuk bertahan hidup. Jadi, pilih sudut ruangan yang masih mendapat cahaya tidak langsung, sesuaikan penyiraman dengan kebutuhan tanaman, dan nikmati suasana rumah yang terasa lebih asri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article