- Lepaskan tali dan insole
Apakah Sepatu Lari Boleh Dicuci dengan Mesin Cuci?

- Sepatu lari berbahan mesh atau sintetis dapat dicuci mesin sesekali bila label perawatan mengizinkan, tetapi panas dan putaran kuat berisiko merusak lem, foam, serta bentuknya.
- Mesin cuci lebih cocok untuk sepatu mesh, kain, kanvas, atau sintetis bersol karet; hindari kulit, suede, nubuck, dan model dengan konstruksi atau tempelan sensitif.
- Jika memakai mesin, gunakan kantong laundry, air dingin, deterjen lembut, dan siklus singkat; jangan gunakan pengering, sementara cuci tangan tetap paling aman.
Sepatu lari yang dipakai rutin tentu akan terkena berbagai macam kotoran, mulai dari debu, lumpur, hingga keringat. Jika tidak dibersihkan dengan baik, kotoran tersebut bisa membuat sepatu terlihat kusam dan bahkan menimbulkan bau tidak sedap. Karena itu, mencuci sepatu lari secara berkala menjadi bagian penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanannya. Namun, mencuci dengan tangan membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
Bagi yang ingin lebih praktis, mesin cuci mungkin terlihat seperti solusi yang mudah. Tinggal memasukkan sepatu, menambahkan deterjen, lalu menunggu sampai proses pencucian selesai. Akan tetapi, tidak semua sepatu lari aman dicuci dengan mesin karena panas, putaran, dan cara pengeringan yang kurang tepat dapat merusak materialnya. Lantas, bolehkah sepatu lari dicuci dengan mesin cuci?
Table of Content
1. Apakah sepatu lari boleh dicuci dengan mesin cuci?

ilustrasi sepatu (pexels.com/Jordan Hyde) Banyak sepatu lari berbahan mesh atau sintetis dapat dicuci menggunakan mesin cuci, tetapi sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Sebab, panas, putaran yang terlalu kuat, dan proses pengeringan yang kurang tepat dapat merusak lem, mengubah bentuk foam, serta memperpendek usia sepatu.
Selain itu, penting untuk memeriksa petunjuk perawatan sepatu terlebih dahulu karena setiap model dapat memiliki rekomendasi berbeda. Beberapa sepatu mungkin dapat dicuci dengan siklus lembut, sedangkan model tertentu lebih dianjurkan untuk dicuci secara manual. Karena itu, sebelum memasukkan sepatu lari ke mesin cuci, periksa label perawatan atau panduan dari produsennya.
2. Sepatu lari seperti apa yang aman dicuci dengan mesin?

ilustrasi sepatu berbahan kain (pexels.com/Fidan Mammadli) Mesin cuci umumnya lebih cocok untuk sepatu berbahan mesh, kain, kanvas, atau material sintetis dengan sol karet. Bahan-bahan tersebut relatif lebih tahan terhadap air dan proses pencucian dibandingkan material yang lebih sensitif. Sebaliknya, hindari memasukkan sepatu berbahan kulit, suede, nubuck, atau sepatu yang memiliki banyak hiasan tempelan ke dalam mesin cuci.
Sepatu dengan material atau konstruksi khusus juga sebaiknya dicuci sesuai petunjuk produsennya. Kalau masih ragu, mengecek situs resmi merek sepatu bisa menjadi langkah paling aman sebelum mencuci.
3. Cara mencuci sepatu lari dengan mesin cuci

ilustrasi sepatu (pexels.com/Erik Mclean) Jika sepatu memang diperbolehkan dicuci menggunakan mesin, jangan langsung memasukkannya begitu saja. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan:
Sebelum dicuci, lepaskan tali sepatu dan insole. Tali dapat dimasukkan ke dalam kantong laundry berjaring, sementara insole sebaiknya dicuci secara manual menggunakan sabun lembut dan dikeringkan secara terpisah.
- Bersihkan kotoran yang menempel
Jangan langsung memasukkan sepatu yang masih penuh lumpur atau pasir ke dalam mesin cuci. Ketukkan kedua sol sepatu di luar ruangan, kemudian gunakan sikat lembut atau sikat gigi bekas untuk menghilangkan tanah dan kotoran yang menempel.
- Bersihkan noda terlebih dahulu
Untuk noda yang terlihat jelas, oleskan sedikit deterjen cair atau pembersih yang lembut pada bagian tersebut. Diamkan sekitar 5–10 menit sebelum dicuci.
- Masukkan sepatu ke kantong laundry
Masukkan masing-masing sepatu ke dalam kantong laundry berjaring atau sarung bantal yang bersih. Tambahkan beberapa handuk lama ke dalam mesin untuk membantu meredam benturan sepatu dan menjaga beban mesin tetap seimbang.
- Gunakan air dingin dan siklus lembut
Pilih air dingin dan mode delicate atau gentle dengan putaran rendah. Gunakan sedikit deterjen cair yang lembut. Hindari pemutih dan pelembut pakaian karena bahan tersebut tidak diperlukan untuk mencuci sepatu lari dan dapat memengaruhi material sepatu.
- Gunakan siklus pencucian yang singkat
Pencucian dengan siklus lembut selama sekitar 30 menit biasanya sudah cukup untuk menghilangkan kotoran. Jika tersedia, gunakan pembilasan tambahan untuk memastikan tidak ada sisa deterjen yang tertinggal.
4. Jangan masukkan sepatu lari ke mesin pengering

ilustrasi sepatu sedang dijemur (pexels.com/Gioele Gatto) Jangan memasukkan sepatu lari ke mesin pengering pakaian. Alasannya, suhu panas dapat mengubah bentuk foam pada midsole, menyusutkan bagian atas sepatu, serta melemahkan perekat yang menyatukan berbagai komponennya. Kerusakan tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dan performa sepatu.
Cara yang lebih aman adalah mengeringkannya secara alami pada suhu ruangan. Sepatu dapat diisi dengan kertas yang diremas atau handuk kering untuk membantu menyerap air sekaligus mempertahankan bentuknya. Juga, hindari menjemur sepatu langsung di bawah sinar matahari karena panas dan paparan sinar UV yang intens dapat mempercepat kerusakan foam serta membuat warna sepatu lebih cepat pudar. Selama proses pengeringan, sepatu bisa dibalik satu atau dua kali agar sirkulasi udara menjangkau seluruh bagiannya.
5. Mencuci sepatu lari dengan tangan lebih aman

ilustrasi sepatu (pexels.com/Ray Piedra) Meskipun boleh mencuci sepatu lari menggunakan mesin cuci, tapi mencuci sepatu lari dengan tangan merupakan pilihan yang lebih aman. Metode ini juga memungkinkan kita mengontrol tekanan saat membersihkan setiap bagian sepatu. Caranya, campurkan air hangat kuku dengan sedikit deterjen lembut, kemudian gunakan sikat berbulu lembut untuk membersihkan bagian upper, midsole, dan outsole. Setelah itu, bersihkan sisa sabun menggunakan kain lembap dan keringkan sepatu secara alami pada suhu ruangan.
Cara ini memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan mencuci sepatu dengan mesin cuci. Namun, mencuci dengan tangan memungkinkan proses pembersihan dilakukan dengan lebih hati-hati. Dengan begitu, risiko kerusakan pada lem, foam, dan material sepatu dapat diminimalkan.
Jadi, boleh mencuci sepatu lari menggunakan mesin cuci. Akan tetapi, tidak semua sepatu lari boleh dicuci menggunakan cara ini dan sebaiknya jangan terlalu sering. Selain itu, jangan masukkan sepatu ke mesin pengering. Biarkan sepatu kering secara alami dan jauhkan dari panas matahari langsung. Untuk menjaga sepatu lari tetap awet, mencuci dengan tangan dan melakukan spot cleaning untuk kotoran ringan tetap menjadi pilihan yang lebih aman untuk perawatan sehari-hari.


