Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Cara Memilih Celana Sesuai Bentuk Tubuh agar Terlihat Proporsional

6 Cara Memilih Celana Sesuai Bentuk Tubuh agar Terlihat Proporsional
ilustrasi celana (pexels.com/Prayoon Sajeev)
  • Pemilihan celana perlu mempertimbangkan model, potongan, panjang, serta bentuk tubuh agar proporsi penampilan terlihat lebih seimbang dan rapi.
  • Tubuh kurus, berisi, atletis, atau berpaha besar dianjurkan memilih straight, slim yang tidak ketat, tapered, atau relaxed fit sesuai kebutuhan ruang pada kaki.
  • Untuk tubuh pendek atau tinggi, panjang celana berperan penting; ukuran dan potongan yang pas lebih utama daripada mengikuti tren demi kenyamanan dan siluet proporsional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Memilih celana bukan hanya soal ukuran yang terasa nyaman. Model, potongan, dan panjang celana juga bisa memengaruhi bagaimana proporsi tubuh terlihat secara keseluruhan.

Tidak semua model celana akan memberikan hasil yang sama pada setiap bentuk tubuh. Karena itu, mengenali bentuk tubuh sendiri bisa membantu pria memilih celana yang membuat penampilan terlihat lebih seimbang dan rapi. Berikut panduannya.

  1. 1. Tubuh kurus

    ilustrasi warna celana pria yang cocok dimiliki
    ilustrasi warna celana pria yang cocok dimiliki (pexels.com/cottonbro studio)

    Pria dengan tubuh kurus bisa memilih celana dengan potongan straight atau slim yang tidak terlalu ketat. Model tersebut dapat mengikuti bentuk kaki tanpa membuat tubuh terlihat semakin kecil.

    Sebaiknya hindari celana yang terlalu skinny karena potongannya yang melekat pada kaki bisa membuat kaki terlihat lebih kurus. Celana dengan sedikit ruang di bagian paha juga dapat memberikan proporsi yang lebih seimbang.

  2. 2. Tubuh berisi

    illustrasi celana pria (unsplash.com/Deepak Mahajan)
    illustrasi celana pria (unsplash.com/Deepak Mahajan)

    Untuk tubuh yang lebih berisi, celana dengan potongan straight atau relaxed fit bisa menjadi pilihan. Model ini memberikan ruang yang cukup pada bagian paha dan kaki sehingga tidak terasa terlalu menempel.

    Hindari celana yang terlalu ketat maupun terlalu longgar. Potongan yang pas justru dapat membuat siluet tubuh terlihat lebih rapi tanpa memberikan volume tambahan.

  3. 3. Tubuh atletis

    ilustrasi warna celana pria yang cocok dimiliki
    ilustrasi warna celana pria yang cocok dimiliki (pexels.com/The Lazy Artist Gallery)

    Pria dengan bahu lebar dan kaki yang cukup berisi bisa memilih celana straight atau tapered. Potongan tersebut dapat mengikuti bentuk kaki sekaligus menjaga keseimbangan antara bagian atas dan bawah tubuh.

    Celana yang terlalu skinny terkadang membuat bagian kaki terlihat lebih besar dibandingkan bagian bawah celana. Karena itu, pilih potongan yang tetap memberikan ruang gerak.

  4. 4. Tubuh pendek

    ilustrasi celana pria (unsplash.com/Charles DeLoye)
    ilustrasi celana pria (unsplash.com/Charles DeLoye)

    Jika memiliki tubuh yang cenderung pendek, perhatikan panjang celana. Pilih celana yang panjangnya pas hingga mendekati bagian atas sepatu agar kaki terlihat lebih jenjang.

    Celana dengan potongan straight atau tapered dan warna yang senada dengan sepatu juga bisa membantu menciptakan garis visual yang lebih panjang. Sebaliknya, celana yang terlalu panjang hingga menumpuk di bagian bawah dapat membuat kaki terlihat lebih pendek.

  5. 5. Tubuh tinggi

    Ilustrasi celana pria (unsplash.com/michael schaffler)
    Ilustrasi celana pria (unsplash.com/michael schaffler)

    Pria bertubuh tinggi biasanya lebih fleksibel dalam memilih model celana. Straight fit, relaxed fit, hingga wide-leg bisa menjadi pilihan selama ukurannya tetap proporsional.

    Jangan lupa memperhatikan panjang celana. Celana yang terlalu pendek bisa membuat kaki terlihat semakin panjang dibandingkan bagian tubuh lainnya, sedangkan potongan yang sedikit menutupi bagian atas sepatu dapat memberikan tampilan yang lebih seimbang.

  6. 6. Paha besar

    ilustrasi celana pria (unsplash.com/Gordon Cowie)
    ilustrasi celana pria (unsplash.com/Gordon Cowie)

    Jika memiliki paha yang lebih besar, hindari celana yang terlalu ketat di bagian tersebut. Pilih model straight atau relaxed fit yang memberikan ruang lebih pada area paha hingga lutut.

    Celana dengan potongan yang nyaman juga membuat siluet kaki terlihat lebih natural. Yang terpenting, jangan memaksakan ukuran yang terlalu kecil hanya demi mendapatkan tampilan yang lebih ramping.

    Apa pun bentuk tubuhnya, kunci utama dalam memilih celana adalah mendapatkan ukuran dan potongan yang pas. Celana yang terlalu ketat maupun terlalu longgar dapat membuat proporsi tubuh terlihat kurang seimbang.

    Jadi, tidak perlu terpaku pada tren atau model tertentu. Pilih celana yang membuatmu nyaman bergerak sekaligus memberikan siluet yang rapi. Dengan begitu, celana sederhana sekalipun bisa membuat penampilan terlihat lebih proporsional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles