Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Memilih Warna Baju yang Cocok dengan Skin Tone

3 min read
5 Cara Memilih Warna Baju yang Cocok dengan Skin Tone
ilustrasi panduan memadukan warna pakaian pria agar sesuai dengan skin tone (pexels.com/Siarhei Dalivelia)
  • Pilih kontras pakaian berdasarkan perbedaan alami rambut, mata, dan kulit wajah: fitur kontras tinggi cocok dengan warna tegas, sedangkan kontras lembut lebih harmonis dengan kombinasi warna senada.
  • Kenali undertone lewat warna urat nadi: kehijauan cenderung hangat dan cocok dengan earth tone, sementara kebiruan cenderung dingin serta sesuai dengan biru, burgundy, atau abu-abu.
  • Jadikan warna netral sebagai dasar, pakai warna cerah secukupnya sebagai aksen, serta utamakan potongan yang pas dan kenyamanan agar penampilan tetap maksimal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Salah memilih warna pakaian sering kali membuat penampilan pria terlihat kusam atau bahkan tampak salah kostum (saltum). Padahal, memadukan warna baju yang tepat dengan warna kulit (skin tone) dan kontras alami wajah merupakan kunci utama untuk tampil lebih segar serta percaya diri.

Banyak pria masih bingung menentukan palet warna yang paling menonjolkan karakter diri tanpa terkesan berlebihan. Yuk, simak lima cara mudah memilih warna baju yang cocok dengan skin tone kamu berikut ini!

  1. 1. Kenali tingkat kontras alami antara warna rambut dan kulit wajah

    Pria berambut hitam dan kulit terang mengenakan pakaian serba putih
    ilustrasi tingkat kontras alami antara warna rambut dan kulit wajah (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Langkah pertama dalam menentukan warna baju adalah memahami kontras alami antara warna rambut, mata, dan kulit wajahmu. Pria berambut gelap dengan kulit cenderung terang memiliki tingkat kontras tinggi, sehingga sangat cocok mengenakan perpaduan warna yang tegas seperti kemeja putih dengan jas navy.

    Sebaliknya, jika perbedaan warna rambut dan kulitmu cenderung lembut atau berdekatan, perpaduan busana ber-kontras rendah seperti warna krem dan cokelat muda akan terlihat lebih harmonis. Menyesuaikan tingkat kontras pakaian dengan fitur wajah ini mencegah penampilanmu terlihat tenggelam oleh warna baju.

  2. 2. Tentukan undertone kulit melalui tes urat nadi

    Tiga tangan dengan tingkat warna kulit berbeda yang disandingkan berdampingan
    ilustrasi mengenali undertone kulit untuk menentukan warna pakaian yang pas (pexels.com/kaboompics)

    Selain warna permukaan kulit, kamu juga wajib mengetahui undertone atau nada dasar kulit yang terbagi menjadi hangat, dingin, dan netral.

    Cara termudah adalah melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan di bawah cahaya alami matahari. Jika urat nadi tampak kehijauan, kamu memiliki warm undertone yang sangat pas memakai warna earth tone seperti terakota, zaitun, atau kuning mustard.

    Namun, jika urat nadi cenderung kebiruan, artinya kamu pemilik cool undertone yang tampil memesona dalam balutan warna biru maritim, burgundy, atau abu-abu.

  3. 3. Pilih warna netral yang aman sebagai dasar lemari pakaian

    Pria berambut panjang mengenakan baju turtleneck abu-abu dan celana panjang warna abu-abu tua
    ilustrasi pakaian warna netral sebagai pondasi gaya pria yang fleksibel (pexels.com/Ahmet Yuksek)

    Warna-warna netral seperti hitam, putih, abu-abu, navy, dan khaki merupakan pondasi utama gaya pria yang fleksibel untuk segala suasana. Namun, tidak semua warna netral memberikan efek yang sama pada setiap jenis warna kulit seseorang.

    Pria bernada kulit hangat akan terlihat lebih hidup mengenakan warna cream atau khaki ketimbang warna putih bersih yang terlalu mencolok.

    Sementara itu, warna navy dan charcoal umumnya menjadi warna netral paling aman yang cocok untuk hampir semua jenis skin tone pria Indonesia.

  4. 4. Gunakan warna cerah sebagai aksen untuk menyegarkan penampilan

    Pria mengenakan setelan jas berwarna merah terang dipadukan dengan inner turtleneck gelap
    ilustrasi sentuhan warna cerah untuk menyegarkan penampilan harian pria (pexels.com/Metehan Demirkaya)

    Menyesuaikan warna baju dengan kulit bukan berarti kamu harus menghindari warna-warna terang dan mencolok sama sekali. Kuncinya terletak pada porsi dan penempatan warna cerah tersebut sebagai aksen pemanis penampilan harianmu.

    Kamu bisa menggunakan warna terang seperti merah, jingga, atau hijau zamrud pada aksesori seperti dasi, kaus kaki, atau inner di balik jaket netral. Teknik ini membuat tampilanmu tetap terlihat energik dan modis tanpa membuat warna kulit wajahmu terlihat pucat.

  5. 5. Utamakan potongan dan kenyamanan pakaian di atas aturan warna

    Pria berewok berwajah tegas dengan tato di lengan, mengenakan kemeja putih kasual yang digulung lengannya, celana gelap, dan kacamata hitam di luar ruangan.
    ilustrasi pria percaya diri dengan potongan baju yang pas dan nyaman (pexels.com/Gursher Gill)

    Meskipun teori warna pakaian sangat membantu, potongan (fit) dan rasa percaya diri tetap memainkan peranan yang jauh lebih besar. Warna baju terbaik tidak akan terlihat maksimal jika ukuran yang kamu kenakan terlalu longgar atau sempit di badan.

    Jangan ragu untuk bereksperimen dan mengamati warna apa yang paling sering mendatangkan pujian saat kamu memakainya. Pada akhirnya, pakaian yang terasa nyaman dan membuatmu percaya diri akan selalu memancarkan pesonamu secara alami.

    Nah, itulah lima cara praktis memilih warna baju yang sesuai dengan skin tone agar penampilanmu makin menarik dan bebas saltum. Dari kelima tips di atas, langkah mana yang paling ingin kamu coba untuk upgrade gaya harianmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet