“Kita mau aja semua orang, terkhusus laki-laki untuk lebih berani dan bereksperimen dengan gaya mereka. Confident dan comfort,” ujarnya, dalam acara Let Them Talk di Brookland Coffee, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Crocs Echo II, Saat Nyaman Jadi Kunci untuk Berani Tampil Beda

- Crocs mengusung kampanye “Let Them Talk” di Indonesia untuk mendorong, terutama pria, agar percaya diri mengekspresikan gaya personal tanpa terpaku penilaian orang lain.
- Crocs Echo II dari Echo Collection 2026 memadukan desain sporty-sculptural, konstruksi Croslite, dan LiteRide footbed untuk menunjang kenyamanan sekaligus eksperimen penampilan.
- Echo II dinilai mudah dipadukan untuk berbagai aktivitas dan pilihan bawahan; produk ini tersedia sejak Agustus 2026 di situs serta gerai Crocs Indonesia seharga Rp1.599.000.
Jakarta, IDN Times - Punya gaya personal bukan berarti harus selalu mengikuti tren. Justru, fashion bisa menjadi ruang untuk mengenali diri sendiri, mencoba sesuatu yang berbeda, dan tampil dengan pilihan yang terasa paling nyaman. Semangat inilah yang dibawa Crocs melalui kampanye “Let Them Talk” di Indonesia, yang mengajak setiap orang, khususnya pria, untuk lebih percaya diri mengekspresikan gaya tanpa terlalu memikirkan penilaian orang lain.
Semangat tersebut hadir bersama Crocs Echo II, siluet terbaru dari Echo Collection yang diperkenalkan pada 2026. Menggabungkan desain yang progresif dengan kenyamanan LiteRide, Echo II menawarkan cara baru untuk bereksperimen dengan penampilan tanpa harus mengorbankan rasa nyaman saat beraktivitas.
Table of Content
1. Berani eksperimen dimulai dari rasa nyaman

Let Them Talk, Kampanye peluncuran Crocs Echo II di Brookland Coffee, Jakarta. 17 September 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto) Bagi Crocs, keberanian dalam berekspresi tidak harus datang dari sesuatu yang terlalu rumit. Justru, ketika seseorang merasa nyaman dengan apa yang dikenakan, rasa percaya diri untuk mencoba gaya yang berbeda bisa muncul dengan sendirinya.
Jovita Dwijayanti, Marketing Manager Crocs Indonesia, mengatakan bahwa Crocs ingin mendorong lebih banyak orang, terutama laki-laki, untuk berani bereksperimen dengan gaya mereka.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat “Let Them Talk” sendiri, yang merayakan kebebasan untuk mencoba sesuatu yang berbeda, menemukan pilihan yang terasa personal, dan menjadi diri sendiri melalui apa yang dikenakan.
2. Siluet chunky yang gampang dipadukan

Let Them Talk, Kampanye peluncuran Crocs Echo II di Brookland Coffee, Jakarta. 17 September 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto) Salah satu hal yang membuat Crocs Echo II menarik untuk dieksplorasi adalah siluetnya. Terinspirasi dari estetika sporty, desain Echo II hadir dengan garis melengkung dan bentuk sculptural yang memberikan karakter lebih tegas sekaligus kontemporer. Di balik tampilannya yang bold, terdapat konstruksi Croslite dan LiteRide footbed yang dirancang untuk memberikan kenyamanan.
Buat Teddy Adhitya, penyanyi dan penulis lagu, karakter tersebut justru membuat Echo II terasa mudah digunakan dalam berbagai kesempatan. “Gue melihat produk Crocs Echo 2 ini sangat cozy karena gampang di-mix and match, bahkan bisa dibawa manggung. Siluet chunky-nya ngebuat bisa gue pakai setiap hari dan bisa gue adaptasi tanpa repot ikat-ikat,” katanya.
Hal serupa juga dirasakan Nathanael Moss, fashion enthusiast. Menurutnya, kenyamanan bisa menjadi salah satu hal yang membantu seseorang merasa lebih percaya diri dengan gaya yang dipilih.
“Ketika nyaman juga bisa boost confident. Yang paling penting kita cari yang bisa bikin kita nyaman, style seperti ini ya orang mau suka atau tidak yang penting diri kita terpuaskan terlebih dahulu,” ujarnya.
Dengan karakter tersebut, Echo II juga dapat dipadukan dengan berbagai pilihan bawahan, mulai dari celana panjang hingga celana pendek. Fleksibilitas styling ini membuat satu pasang footwear dapat mengikuti karakter dan kebutuhan pemakainya.
3. Let Them Talk, yang penting jadi diri sendiri

Let Them Talk, Kampanye peluncuran Crocs Echo II di Brookland Coffee, Jakarta. 17 September 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto) Pada akhirnya, gaya personal bukan sekadar tentang bagaimana seseorang terlihat di mata orang lain. Ada proses untuk menemukan apa yang membuat diri sendiri merasa nyaman, kemudian menjadikannya bagian dari cara berekspresi.
Teddy menyebut prinsip tersebut sebagai bagian penting dari caranya memandang fashion. “Buat gue, comfort come first. Gimana cara gue nyaman dengan diri sendiri, being different, menemukan kenyamanan dalam ketidaknyamanan,” tuturnya.
Sementara itu, Nathanael melihat pilihan gaya sebagai sesuatu yang kembali kepada diri masing-masing. “Kalau ditanya nyaman pasti built di diri sendiri. Ketika nyaman juga bisa boost confident,” katanya.
Pesan itu menjadi inti dari kampanye “Let Them Talk”. Bersama Crocs Echo II, perbedaan tidak harus menjadi sesuatu yang dihindari. Sebaliknya, pilihan yang terasa personal bisa menjadi cara untuk menunjukkan karakter, bereksperimen, sekaligus menemukan gaya yang benar-benar terasa sebagai diri sendiri.
Crocs Echo II saat ini telah tersedia di website resmi Crocs Indonesia dan seluruh gerai Crocs Indonesia sejak Agustus 2026 dengan harga Rp1.599.000.


