Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tips Pria Memilih Sepatu yang Nyaman untuk Dipakai Seharian

5 Tips Pria Memilih Sepatu yang Nyaman untuk Dipakai Seharian
ilustrasi belanja sepatu Oxford (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
Intinya Sih
  • Artikel menekankan pentingnya memilih sepatu berdasarkan kenyamanan dan kesesuaian bentuk kaki, bukan hanya ukuran angka atau tampilan luar.
  • Kenyamanan sejati diuji saat berjalan, dengan memperhatikan tekanan pada telapak, tumit, serta stabilitas langkah selama aktivitas harian.
  • Material yang lentur dan breathable serta kesesuaian dengan ritme aktivitas harian menjadi kunci agar sepatu tetap nyaman dipakai seharian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sepatu yang terlihat bagus belum tentu nyaman dipakai dari pagi sampai malam. Banyak pria baru sadar salah pilih setelah kaki mulai pegal, tumit terasa berat, atau langkah jadi tidak senyaman biasanya. Dalam aktivitas harian yang padat, kenyamanan sepatu justru sering terasa lebih penting daripada tampilannya.

Masalahnya, sepatu yang nyaman bukan hanya soal empuk saat pertama dicoba. Ada beberapa hal kecil yang justru lebih menentukan saat dipakai berjam-jam. Berikut lima tips yang bisa membantu kamu memilih sepatu yang enak dipakai seharian.

Table of Content

1. Prioritaskan fit yang pas, bukan hanya ukuran angka

1. Prioritaskan fit yang pas, bukan hanya ukuran angka

ilustrasi sepatu loafers
ilustrasi sepatu loafers (pexels.com/AnnaZhuk)

Ukuran sepatu di label tidak selalu berarti akan terasa sama di setiap model. Ada sepatu yang ukurannya sama, tapi bentuk toe box, lebar, dan kontur dalamnya bisa sangat berbeda. Karena itu, rasa pas di kaki jauh lebih penting daripada sekadar angka.

Sepatu yang terlalu sempit cepat membuat kaki lelah, sementara yang terlalu longgar bikin langkah kurang stabil. Idealnya, kaki tetap punya ruang bergerak tanpa terasa bergeser berlebihan. Fit yang pas biasanya langsung terasa sejak awal, bukan sesuatu yang dipaksa untuk dibiasakan.

2. Perhatikan kenyamanan saat berjalan, bukan saat berdiri

ilustrasi mencoba sepatu (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi mencoba sepatu (pexels.com/Pixabay)

Banyak orang mencoba sepatu hanya dengan berdiri sebentar. Padahal, kenyamanan asli baru terasa saat kaki benar-benar bergerak. Tekanan pada telapak, tumit, dan bagian depan kaki biasanya baru terasa saat melangkah.

Kalau sempat mencoba, rasakan bagaimana sepatu mengikuti gerak kaki. Apakah langkah terasa natural, apakah ada titik yang menekan, dan apakah tumit terasa stabil. Sepatu yang nyaman untuk seharian biasanya terasa “tidak mengganggu” saat dipakai berjalan.

3. Pilih material yang tetap enak dipakai berjam-jam

ilustrasi beli sepatu (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
ilustrasi beli sepatu (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Sepatu yang terlihat bagus belum tentu nyaman setelah dipakai lama. Material yang terlalu kaku atau kurang breathable bisa membuat kaki cepat panas dan terasa tidak nyaman. Ini sering baru terasa setelah beberapa jam aktivitas.

Untuk pemakaian harian, material yang cukup lentur dan punya sirkulasi udara lebih baik biasanya lebih bersahabat. Kaki terasa lebih rileks dan tidak cepat gerah. Detail kecil seperti ini justru sangat berpengaruh kalau dipakai seharian.

4. Sesuaikan dengan ritme aktivitas harianmu

ilustrasi pria duduk
ilustrasi pria duduk (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Sepatu yang nyaman untuk duduk di kantor belum tentu sama nyamannya untuk banyak jalan kaki. Begitu juga sepatu yang enak buat santai belum tentu cocok untuk aktivitas yang lebih padat. Kenyamanan selalu berkaitan dengan cara kamu benar-benar memakainya.

Kalau harianmu banyak bergerak, pilih sepatu yang mendukung langkah lebih natural dan stabil. Kalau lebih banyak aktivitas indoor, fleksibilitas gaya mungkin bisa jadi pertimbangan tambahan. Semakin sesuai dengan ritme harian, semakin besar kemungkinan sepatu itu benar-benar terasa nyaman.

5. Jangan tergoda empuk di awal saja

ilustrasi pria memakai sneakers
ilustrasi pria memakai sneakers (pexels.com/Mathiass Zomer)

Sepatu yang sangat empuk saat pertama dicoba memang sering terasa meyakinkan. Tapi rasa empuk awal belum tentu berarti nyaman untuk penggunaan panjang. Kadang justru dukungan struktur kaki lebih penting daripada sensasi lembut sesaat.

Yang dicari bukan cuma bantalan, tapi keseimbangan antara cushioning, stabilitas, dan support. Sepatu yang tepat biasanya membuat kaki tetap terasa enak bahkan setelah berjam-jam dipakai. Inilah yang lebih penting daripada kesan pertama semata.

Memilih sepatu untuk dipakai seharian bukan hanya soal model atau merek, tapi soal bagaimana sepatu itu benar-benar bekerja mengikuti aktivitasmu. Kenyamanan yang sesungguhnya biasanya terasa setelah dipakai lama, bukan hanya saat dicoba sebentar.

Kalau fit-nya pas, materialnya mendukung, dan sesuai dengan ritme harian, sepatu akan terasa jauh lebih menyenangkan dipakai. Karena pada akhirnya, sepatu yang paling baik bukan yang paling menarik dilihat, tapi yang paling jarang kamu sadari keberadaannya saat dipakai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Related Articles