Jakarta, IDN Times - Tabrakan maut antara CommuterLine (KRL) dengan Kereta Jarak Jauh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menelan puluhan korban jiwa dan luka-luka. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 06.00 WIB, korban meninggal lima orang dan 79 lainnya terluka hingga dilarikan ke beberapa rumah sakit.
Hingga pagi ini, proses evakuasi korban masih berlangsung sejak insiden ini terjadi pada Senin, 27 April 2026 pukul 20.53 WIB. Sekitar empat hingga lima korban di dalam gerbong yang semuanya perempuan dinyatakan masih hidup, namun proses evakuasi tidak mudah.
Pihak berwenang seperti PT KAI, Basarnas, dibantu personel TNI dan Polri bahu membahu mengevakuasi korban. KRL tidak akan dipindahkan sebelum semua korban berhasil dievakuasi, dan Stasiun Bekasi Timur hari ini ditutup sementara untuk proses evakuasi dan penyelidikan penyebab tabrakan maut ini. Sebuah taksi yang sempat mogok di perlintasan disebut-sebut memicu kecelakaan ini.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung lokasi tabrakan untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar. Kementerian Perhubungan juga mendukung langkah-langkah investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan pihak terkait, guna mendalami penyebab insiden tersebut.
Berikut deretan potret kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang berhasil didokumentasikan tim IDN Times di lokasi kejadian, beserta sumber dari lembaga terkait.
