Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Australia Bangga Pernah Dukung Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Australia Bangga Pernah Dukung Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
Menlu Sugiono dengan Menlu Australia Penny Wong dalam kegiatan penandatanganan Deklarasi Perlindungan Pekerja Kemanusiaan. (IDN Times/Marcheilla Ariesta).
  • Penny Wong menyatakan hubungan Australia dan Indonesia makin erat melalui Traktat Keamanan Bersama yang ditandatangani di Jakarta pada Februari 2026.
  • Australia menyampaikan belasungkawa atas gempa di NTT yang menurut informasi Wong menewaskan sedikitnya 53 orang.
  • Wong menyoroti dukungan Australia terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia dan komitmen memperkuat hubungan kedua negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang paling menonjol dari hubungan RI-Australia?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong menegaskan hubungan Australia dan Indonesia semakin erat, terutama setelah kedua negara memperkuat komitmen keamanan melalui Traktat Keamanan Bersama atau Treaty on Common Security yang ditandatangani di Jakarta pada Februari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Wong dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Dia mengatakan, perjanjian tersebut menjadi landasan bagi babak selanjutnya dalam hubungan Australia dan Indonesia.

“Traktat Keamanan Bersama, yang ditandatangani oleh para pemimpin kita di Jakarta pada Februari lalu, menegaskan kembali komitmen kita untuk memperdalam dan memperluas kemitraan serta bertindak bersama demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan kita bersama ini,” kata Wong dalam pernyataannya, Senin (17/8/2026).

Wong juga menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia sekaligus belasungkawa atas gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir pekan lalu. Dia mengatakan Australia berdiri bersama pemerintah dan rakyat Indonesia di tengah situasi sulit tersebut.

  1. Australia ikut berduka atas Gempa NTT

    RSUD T.C Hillers Maumere
    Tim SAR gabungan evakuasi korban gempa NTT (Dok. Tim SAR)

    Wong mengatakan sejumlah warga Australia telah melihat dampak kehancuran akibat gempa yang melanda NTT. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sedikitnya 53 orang meninggal dunia dan banyak lainnya mengalami luka-luka.

    “ Saya bersama dengan Perdana Menteri Australia turut menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa, serta menyampaikan simpati kami kepada semua pihak yang terdampak oleh peristiwa tragis ini,” ujar Wong.

    Dia menegaskan pemerintah Australia akan terus memberikan dukungan moral kepada Indonesia dalam menghadapi bencana tersebut.

    “ Kami berdiri bersama Pemerintah dan rakyat Indonesia di masa-masa sulit ini,” katanya.

    Di tengah situasi tersebut, Wong juga menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Indonesia yang merayakan 81 tahun kemerdekaan. Dia menyebut Indonesia sebagai sahabat penting bagi Australia.

    “ Hari ini juga menandai peringatan hari ulang tahun ke-81 kemerdekaan Indonesia, dan kami mengucapkan selamat kepada sahabat-sahabat kami di Indonesia atas peringatan ini,” ujar Wong.

  2. Australia dukungannya dalam Kemerdekaan RI

    Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong. (x.com/@SenatorWong)
    Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong. (x.com/@SenatorWong)

    Wong kemudian menyoroti sejarah hubungan Australia dan Indonesia, termasuk dukungan Canberra terhadap perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Menurut Wong, Presiden Prabowo Subianto kerap menyampaikan Australia merupakan salah satu negara yang sejak awal mendukung dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

    Australia, kata Wong, mengumumkan pengakuan de facto terhadap Pemerintah Indonesia pada 9 Juli 1947. Tidak lama setelah itu, ketika Belanda melancarkan agresi militer besar-besaran pertama terhadap Republik Indonesia, Australia membawa persoalan tersebut ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Dewan Keamanan PBB kemudian membentuk komite untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Dalam proses itu, Indonesia memilih Australia sebagai perwakilannya.

    “ Indonesia memilih Australia sebagai perwakilannya—sebuah kehormatan istimewa,” kata Wong.

    Wong mengatakan Australia bangga terhadap sejarah tersebut. Menurutnya, hubungan kedua negara memiliki arti penting karena keamanan Australia juga bergantung pada hubungan dengan negara-negara di kawasan, termasuk Indonesia.

    “ Kami bangga akan sejarah tersebut, karena kami menyadari bahwa keamanan Australia bergantung pada hubungan kita dan kawasan tempat kita berada,” ujarnya.

  3. Traktat keamanan jadi babak baru hubungan RI-Australia

    Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese menandatangani perjanjian kerja sama di Istana Merdeka
    Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese menandatangani perjanjian kerja sama di Istana Merdeka, Jumat (6/2/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Wong juga mengutip pernyataan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, tidak ada hubungan yang lebih penting bagi Australia selain hubungan dengan Indonesia. Dia kemudian mengingat kembali Perjanjian Lombok yang ditandatangani kedua negara 20 tahun lalu. Perjanjian tersebut menjadi dasar komitmen Australia dan Indonesia untuk saling menghormati kedaulatan serta integritas wilayah masing-masing.

    “ Dua puluh tahun yang lalu, kedua negara kita menandatangani Perjanjian Lombok, yang mengukuhkan komitmen teguh untuk saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing,” ujarnya.

    Menurut Wong, hubungan Australia dan Indonesia kini telah berkembang menjadi lebih erat sebagai dua negara tetangga sekaligus mitra.

    “ Saat ini, hubungan antara kedua negara kita sebagai tetangga dan mitra telah menjadi lebih erat dari sebelumnya,” katanya.

    Dia menilai Traktat Keamanan Bersama yang ditandatangani para pemimpin kedua negara di Jakarta pada Februari lalu menjadi fondasi penting untuk memperdalam kerja sama Australia dan Indonesia.

    “ Hal ini menjadi landasan bagi babak selanjutnya dalam hubungan kita dengan Indonesia,” ujar Wong.

    Wong menambahkan pemerintahan Perdana Menteri Albanese telah membawa hubungan Australia dengan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Dia memastikan Canberra akan terus memperkuat hubungan tersebut pada masa mendatang.

    “ Pemerintah Perdana Menteri Albanese telah membawa hubungan kami dengan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, dan kita akan terus memperkuat hubungan penting ini di masa-masa mendatang,” kata Wong.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More