Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
113 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Terbanyak di Riau
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) setelah hasil pengawasan menemukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada areal yang mereka kelola dengan total luas mencapai 1.511,55 hektare di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. (Dok. Kemenhut)
  • Polri menangani 169 laporan kebakaran hutan dan lahan hingga 4 September 2026 serta menetapkan 113 orang sebagai tersangka.
  • Mayoritas tersangka merupakan perorangan yang membakar lahan miliknya sendiri, salah satunya untuk membuka lahan.
  • Polda Riau mencatat jumlah tersangka dan luas areal terbakar terbesar dalam penanganan perkara ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu lebih diperkuat untuk mencegah karhutla?
Vote Now
1 Januari sampai 4 September 2026

Dari 169 laporan polisi, 55 perkara masih dalam tahap penyelidikan dan 79 perkara dalam tahap penyidikan.

Hingga 4 September 2026

Polri menangani 169 laporan polisi, mencatat luas areal terbakar 4.741,8915 hektare, dan menetapkan 113 orang sebagai tersangka.

Minggu (6/9/2026)

Pipit Subiyanto menyampaikan mayoritas tersangka merupakan perorangan yang membakar lahan di sekitar atau miliknya sendiri, salah satunya untuk membuka lahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu lebih diperkuat untuk mencegah karhutla?
Vote Now
  • What?
    Polri menangani 169 laporan kebakaran hutan dan lahan serta menetapkan 113 orang sebagai tersangka.
  • Who?
    Polri, 113 tersangka perorangan, Kombes Pol. Pipit Subiyanto, dan Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.
  • Where?
    Penanganan dilakukan di sejumlah wilayah, dengan Polda Riau mencatat 42 tersangka dan areal terbakar 2.112,25 hektare.
  • When?
    Hingga 4 September 2026, dengan data perkara pada periode 1 Januari sampai 4 September 2026.
  • Why?
    Mayoritas tersangka membakar lahan di sekitar atau miliknya sendiri, salah satunya dengan motif membuka lahan.
  • How?
    Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan, berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, serta menindaklanjuti informasi dan temuan dugaan tindak pidana karhutla.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu lebih diperkuat untuk mencegah karhutla?
Vote Now

Polisi sedang mencari orang yang membakar hutan dan lahan. Sampai 4 September 2026, ada 113 orang jadi tersangka dari 169 laporan. Banyak orang membakar lahan miliknya untuk membuka lahan. Polisi masih menyelidiki perkara dan mengajak orang tidak membakar lahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu lebih diperkuat untuk mencegah karhutla?
Vote Now

Koordinasi Polri dengan seluruh pemangku kepentingan serta ruang pelaporan bagi masyarakat menunjukkan penanganan karhutla tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi. Penyelidikan, penyidikan, dan kemungkinan tindak lanjut terhadap keterlibatan korporasi menjadi bagian dari upaya pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang perlu lebih diperkuat untuk mencegah karhutla?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menyelidiki kasus tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga 4 September 2026, Polri telah menangani 169 laporan dengan luas areal terbakar mencapai 4.741,8915 hektare dan menetapkan 113 orang sebagai tersangka.

Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol. Pipit Subiyanto mengatakan, para tersangka yang telah ditetapkan hingga saat ini didominasi perorangan, yang melakukan pembakaran di lahan miliknya sendiri, antara lain dengan motif membuka lahan.

“Dari hasil penanganan perkara yang kami lakukan, tersangka sejauh ini didominasi perorangan. Mereka melakukan pembakaran di lahan yang berada di sekitar atau merupakan miliknya sendiri, salah satunya dengan motif untuk membuka lahan,” ujar Pipit dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/9/2026).

1. Riau terdapat 42 orang tersangka

Menhut Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Banjar, Kalsel, Minggu (23/8/2026). (dok.Kemenhut)

Pipit menjelaskan, penanganan perkara dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan di masing-masing wilayah. Polda Riau menjadi wilayah dengan jumlah tersangka terbanyak, yakni 42 orang, disusul Polda Sumatera Selatan dan Polda Kalimantan Tengah masing-masing 20 orang.

Selanjutnya, Polda Kalimantan Timur 13 orang, Polda Jambi 8 orang, Polda Kalimantan Barat 7 orang, dan Polda Kalimantan Selatan 3 orang.

“Ini terus kami dalami. Apabila dalam proses penyelidikan maupun penyidikan ditemukan adanya keterlibatan korporasi, tentunya akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Pipit.

2. Penegakan hukum bagian dari upaya mencegah karhutla

Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Guntung Damar, Kalimantan Selatan, Minggu (23/8/2026). (dok. Kemenhut)

Sementara itu, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penegakan hukum merupakan bagian dari upaya Polri untuk mencegah karhutla sekaligus memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang melakukan pembakaran secara melawan hukum.

“Polri tidak hanya melakukan pemadaman dan penanganan ketika terjadi kebakaran, tetapi juga memastikan aspek penegakan hukum berjalan. Setiap informasi dan temuan terkait dugaan tindak pidana karhutla akan ditindaklanjuti secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar Trunoyudo.

Trunoyudo menegaskan, Polri terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Penegakan hukum dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pembakaran hutan dan lahan.

“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Polri mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” tuturnya.

3. Polda Riau mencatat luas areal terbakar terbesar yakni 2.112,25 hektare

Menhut Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Banjar, Kalsel, Minggu (23/8/2026). (dok.Kemenhut)

Berdasarkan data pada periode 1 Januari sampai 4 September 2026, dari 169 laporan polisi, sebanyak 55 perkara masih dalam tahap penyelidikan dan 79 perkara dalam tahap penyidikan.

Dari keseluruhan penanganan tersebut, Polda Riau mencatat luas areal terbakar terbesar yakni 2.112,25 hektare, disusul Polda Kalimantan Barat 1.696,3 hektare dan Polda Lampung 637,4 hektare.

“Polri memastikan proses penegakan hukum terhadap pelaku karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat,” kata Trunoyudo.

Pilih fokus utama pencegahan karhutla

Menurutmu, mana yang perlu lebih diperkuat untuk mencegah karhutla?

See More
Penegakan hukum
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Pelaporan masyarakat

Curated For You

Editorial Team

Related Article